Senin, Februari 27, 2006

Mengenang Sahabatku SITI FATIHATUL ALIYAH (YAYA/LIA)

Hari minggu telah menjadi hari kelabu bagi diri ini, seorang sahabatku telah terlebih dahulu meninggalkan aku dan teman-temannya untuk menghadap kekasihnya.
Aku ingat ketika hari kamis lalu, kami masih bersanda gurau. Bercerita tentang kesiapannya untuk ikut suatu acara, namun aku tidak tahu itu akan menjadi pertemuan ku yang terakhir dengannya. Hari Rabu aku masih ingat, Dia walaupun dalam keadaan sakit masih tetap menjalankan proker yang aku bebankan kepadanya, Hari Rabu terbitlah Newslette Kastrat Edisi perdana, Aku tidak tahu kalau itu akan menjadi Newsletter pertama dan terakhir yang Dia buat.

Yaya aku sebut namanya, Dia adalah Staf ku di Departemen Kastrat Senat Fasilkom. Dia sangat berbeda dengan anggota-anggota lainnya, iya… Dia adalah anggota Kastrat yang paling semangat yang pernah aku temui, walaupun yaya sakit, walaupun yaya tidak bisa pergi ke kampus, yaya masih tetap bisa mengerjakan prokernya. Yaya… Maafin yudi yach....

Melalui tulisan ini aku ingin mengingatmu….
Tahun 2004, ketika penerimaan mahasiswa baru (PMB) tertulis nama Siti Fatihatul Aliyah, Aku tidak mengenal awalnya. Lalu selama tahun pertama Yaya, aku tidak begitu kenal dengan yaya, hanya bertegur sapa dan kalau ketemu paling di dalam suatu rapat. Ketika tahun kedua, ketika open rekrutmen senat Fasilkom, tertulis nama dia dalam deretan calon Kastrat, Al-hasil Yaya diterima di Kastrat. Mulai dari sini aku mengenalnya, Melalui rapat-rapat dan lainnya. Aku tidak menyangka ternyata yaya ini seorang wanita yang kuat, bayangkan ketika outbond senat, beliau sanggup berjalan dari villa sampai air terjun yang jalannya sangat terjal tanpa lelah dan sampai disana mengalahkan rekan prianya, begitu juga ketika turun, dia sanggup turun pada posisi terakhir tetapi sampai di villa dia yang pertama sampai. Aku Bangga kepada mu Yaya… Yaya, masih ingatkah ketika kita KASTRAT di Foto depan Villa sambil mengepalkan tangan ke atas, itu adalah foto terkomplit KASTRAT ( eh gak dech, waktu itu gak ada rissa)

Teringat lagi aku ketika Yaya menjadi PO ( Ketua Panitia ) Diskusi Sospol tentang Kontraversi kenaikan harga BBM, aku masih bisa melihat yaya duduk di bangku belakang sambil mendengarkan ceramah dan teringat pula aku ketika dia berpapasan dengan aku ketika ingin membeli kue-kue untuk pembicara tersebut, seorang ketua panitia yang mau turun kelapangan untuk beli kue juga. Aku Bangga kepada mu Yaya…
Aku masih ingat tulisan mu tentang ucapan terimakasih kepada dekanat fasilkom ui atas kerjasamanya dalam proses advokasi mahasiswa baru. Di saat lain Aku ingat ketika kita Krida di Waroeng Steak, ketika kita saling sharing, ketika kita saling berkenalan lebih dalam sesama KASTRAT.
Dan yang masih aku ingat adalah hari rabu dua minggu lalu engkau menagih-nagih aku buka yang ingin aku pinjam kan, tetapi akhirnya aku ingat juga, Maaf jika lama memberikan bukunya.
Namun, ketika kemarin lusa aku mendengar engkau hanyut dan belum ditemukan, aku bingung dan bimbang, Yaya? Staf KASTRAT ku? Yaya yang 2004 itu? Kemarinnya diberitahu kalau YAYA Sahabatku telah meninggal dengan Syahid.
Inna Ilahi Wa Inna Ilaihi Rojiun…
Yaya, Aku rela akan kepergian mu…
Teman-teman kastrat akan meneruskan perjuangan mu sampai tutup usia kami.

Selamat Jalan Yaya
Selamat bertemu dengan Kekasih mu disana
Do’a Kami menyertai mu……

1 komentar:

Dirgantoro mengatakan...

Lagi iseng2 googling "Yaya Siti Fatihatul Aliyah", eh paling atasnya postingan ente di blog ente yg uda lama gk di update (iya kan?)

Well, sekedar mengenang...

Kapan kita mau silaturahmi lagi?

and Yud, thx ya waktu itu uda temenin ane ke rumah terakhir yaya :)

Wassalamualaikum