<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720</id><updated>2012-02-16T19:49:43.211+07:00</updated><category term='politik'/><category term='all about UI'/><category term='kenangan...'/><category term='menikah'/><category term='Reborn'/><category term='organisasi'/><category term='kantor'/><title type='text'>Dunia ini hanya pantas di taruh di tangan .....</title><subtitle type='html'>Who Am I? I'm just a man. Now,I still study ini Computer Science, University Of Indonesia. I'm humories, care and verry active. My hobies is make a friendship to all people. So, I'm so glad to invite You to be my BestFriends.Maybe it just a blog, but for me its more than blog.
So' come on joint with Me!</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>58</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-5524840504897653691</id><published>2009-12-05T16:59:00.000+07:00</published><updated>2009-12-05T16:59:38.460+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kantor'/><title type='text'>Satu Tahun kemudian (1)</title><content type='html'>Bismillahirrohmanirrohim...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, setelah terlena 1 tahun lebih dengan dunia kapitalis, akhirnya aku menemukan lembaran catatan kehidupanku lagi, blog ini akahirnya ketemu lagi. Sungguh tiba-tiba rekaman-rekaman dahulu kembali diputar dalam layar pikiran otak-ku ini. Blog, kegemaran yang telah hilang dalam kehidupanku satu tahun ini. Namun aku bisa kembali bermain dengan kegemaran ku yang satu lagi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini aku mencoba memutar lagi rekaman satu tahun terakhir yang tidak tercatatkan di memory blog ini. Terakhir November 2008 blog ini aku kunjungi, waktu itu adalah minggu pertama aku bekerja di perusahaan yang baik ini. ALLOH telah memberikan jalan yang terbaik kepadaku dengan memilihkan perusahaan baik ini untuk aku arungi. Padahal teringat waktu melamar kesana-kemari, melamar ke SMART Telecom yang aku tolak menandatangai kontraknya hanya karena mensyaratkan hal yang sangat kekanak-kanakan, dilarang berjenggot. Terlepas SMART, datang wawancaar McDermot, namun ALLOH belum berkehendak, bukan lahan ku. Kemudian BEJ yang kembali lagi hampir selesai jika aku mengikuti tes kesehatan waktu itu, namun istriku tak setuju karena masih berpendapat BEJ yang isinya saham2 masih diperdebatkan halal-haramnya, daripada bingung, istriku mengusulkan meninggalkan keraguan tersebut. Namun ALLOH ternyata punya rencana lain yg lebih aik, aku diterima di perusahaan ini dengan kelonggaran dan kebebasan yang diberikanya. Subhanalloh padahal pada awalnya aku tak pernah terpikirkan masuk kesini, namun karena support dari seorang kawan yg sudah masuk duluan, aku memberanikan diri dan mengikuti semua rangkaian tes dan wawancaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 bulan perama di perusahaan ini, sebuah ladang baru telah aku temukan, tidak ada sama sekali berhubungan dengan IT, lebih tepatnya ini adalah Teknik Industri ataupun orang ekonom, pekerjaanku adalah Analisa dan menghitung stock produk dari perusahaan ini agar tetap selalu terpantau, tidak boleh kosong dan tidak boleh kebanyakan. Sebuah ilmu baru di perkerjaan ini, berkutat dengan Excel dan data2. Ingin sekali-sekali bermanuver dengan membuat system untuk memudahkan pekerjaanku ini, namun karena sudah terlena dengan pekerjaan, hal tersebut tertunda terus....(berlanjut)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-5524840504897653691?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/5524840504897653691/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=5524840504897653691' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/5524840504897653691'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/5524840504897653691'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2009/12/satu-tahun-kemudian-1.html' title='Satu Tahun kemudian (1)'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-8672809740415480806</id><published>2008-11-10T16:05:00.000+07:00</published><updated>2008-11-10T16:09:13.633+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Reborn'/><title type='text'>ReBorn again</title><content type='html'>Alhamdulillah akhirnya aku kembali ke dunia maya. Dengan nuansa baru, semangat baru dan jiwa baru, semangat menghidupkan blog ini kembali lagi.Semoga saja tulisan ini menjadikan awalan untuk tulisan-tulisan tajam yang akan lahir.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-8672809740415480806?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/8672809740415480806/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=8672809740415480806' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/8672809740415480806'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/8672809740415480806'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2008/11/reborn-again.html' title='ReBorn again'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-281360267417709085</id><published>2007-11-14T16:34:00.000+07:00</published><updated>2007-11-14T16:38:12.563+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menikah'/><title type='text'>13 Hal Yang Disukai Pria Dari Wanita</title><content type='html'>Cinta adalah fitrah manusia. Cinta juga salah satu bentuk kesempurnaan penciptaan yang Allah berikan kepada manusia. Allah menghiasi hati manusia dengan perasaan cinta pada banyak hal. Salah satunya cinta seorang lelaki kepada seorang wanita, demikian juga sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa cinta bisa menjadi anugerah jika luapkan sesuai dengan bingkai nilai-nilai ilahiyah. Namun, perasaan cinta dapat membawa manusia ke jurang kenistaan bila diumbar demi kesenangan semata dan dikendalikan nafsu liar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam sebagai syariat yang sempurna, memberi koridor bagi penyaluran fitrah ini. Apalagi cinta yang kuat adalah salah satu energi yang bisa melanggengkan hubungan seorang pria dan wanita dalam mengarungi kehidupan rumah tangga. Karena itu, seorang pria shalih tidak asal dapat dalam memilih wanita untuk dijadikan pendamping hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak faktor yang bisa menjadi sebab munculnya rasa cinta seorang pria kepada wanita untuk diperistri. Setidak-tidaknya seperti di bawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Karena akidahnya yang Shahih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga adalah salah satu benteng akidah. Sebagai benteng akidah, keluarga harus benar-benar kokoh dan tidak bisa ditembus. Jika rapuh, maka rusaklah segala-galanya dan seluruh anggota keluarga tidak mungkin selamat dunia-akhirat. Dan faktor penting yang bisa membantu seorang lelaki menjaga kekokohan benteng rumah tangganya adalah istri shalihah yang berakidah shahih serta paham betul akan peran dan fungsinya sebagai madrasah bagi calon pemimpin umat generasi mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah menekankah hal ini dalam firmanNya, “Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.” (Al-Baqarah: 221)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Karena paham agama dan mengamalkannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak hal yang membuat seorang lelaki mencintai wanita. Ada yang karena kemolekannya semata. Ada juga karena status sosialnya. Tidak sedikit lelaki menikahi wanita karena wanita itu kaya. Tapi, kata Rasulullah yang beruntung adalah lelaki yang mendapatkan wanita yang faqih dalam urusan agamanya. Itulah wanita dambaan yang lelaki shalih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah, Rasulullah saw. bersabda, “Wanita dinikahi karena empat perkara: karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya. Maka, ambillah wanita yang memiliki agama (wanita shalihah), kamu akan beruntung.” (Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw. juga menegaskan, “Dunia adalah perhiasan, dan perhiasan dunia yang paling baik adalah wanita yang shalihah.” (Muslim, Ibnu Majah, dan Nasa’i).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, hanya lelaki yang tidak berakal yang tidak mencintai wanita shalihah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Dari keturunan yang baik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw. mewanti-wanti kaum lelaki yang shalih untuk tidak asal menikahi wanita. “Jauhilah rumput hijau sampah!” Mereka bertanya, “Apakah rumput hijau sampah itu, ya Rasulullah?” Nabi menjawab, “Wanita yang baik tetapi tinggal di tempat yang buruk.” (Daruquthni, Askari, dan Ibnu ‘Adi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu Rasulullah saw. memberi tuntunan kepada kaum lelaki yang beriman untuk selektif dalam mencari istri. Bukan saja harus mencari wanita yang tinggal di tempat yang baik, tapi juga yang punya paman dan saudara-saudara yang baik kualitasnya. “Pilihlah yang terbaik untuk nutfah-nutfah kalian, dan nikahilah orang-orang yang sepadan (wanita-wanita) dan nikahilah (wanita-wanitamu) kepada mereka (laki-laki yang sepadan),” kata Rasulullah. (Ibnu Majah, Daruquthni, Hakim, dan Baihaqi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Carilah tempat-tempat yang cukup baik untuk benih kamu, karena seorang lelaki itu mungkin menyerupai paman-pamannya,” begitu perintah Rasulullah saw. lagi. “Nikahilah di dalam “kamar” yang shalih, karena perangai orang tua (keturunan) itu menurun kepada anak.” (Ibnu ‘Adi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, Utsman bin Abi Al-’Ash Ats-Tsaqafi menasihati anak-anaknya agar memilih benih yang baik dan menghindari keturunan yang jelek. “Wahai anakku, orang menikah itu laksana orang menanam. Karena itu hendaklah seseorang melihat dulu tempat penanamannya. Keturunan yang jelek itu jarang sekali melahirkan (anak), maka pilihlah yang baik meskipun agak lama.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Masih gadis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapapun tahu, gadis yang belum pernah dinikahi masih punya sifat-sifat alami seorang wanita. Penuh rasa malu, manis dalam berbahasa dan bertutur, manja, takut berbuat khianat, dan tidak pernah ada ikatan perasaan dalam hatinya. Cinta dari seorang gadis lebih murni karena tidak pernah dibagi dengan orang lain, kecuali suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, Rasulullah saw. menganjurkan menikah dengan gadis. “Hendaklah kalian menikah dengan gadis, karena mereka lebih manis tutur katanya, lebih mudah mempunyai keturunan, lebih sedikit kamarnya dan lebih mudah menerima yang sedikit,” begitu sabda Rasulullah yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Baihaqi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang hal ini A’isyah pernah menanyakan langsung ke Rasulullah saw. “Ya Rasulullah, bagaimana pendapatmu jika engkau turun di sebuah lembah lalu pada lembah itu ada pohon yang belum pernah digembalai, dan ada pula pohon yang sudah pernah digembalai; di manakah engkau akan menggembalakan untamu?” Nabi menjawab, “Pada yang belum pernah digembalai.” Lalu A’isyah berkata, “Itulah aku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menikahi gadis perawan akan melahirkan cinta yang kuat dan mengukuhkan pertahanan dan kesucian. Namun, dalam kondisi tertentu menikahi janda kadang lebih baik daripada menikahi seorang gadis. Ini terjadi pada kasus seorang sahabat bernama Jabir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw. sepulang dari Perang Dzat al-Riqa bertanya Jabir, “Ya Jabir, apakah engkau sudah menikah?” Jabir menjawab, “Sudah, ya Rasulullah.” Beliau bertanya, “Janda atau perawan?” Jabir menjawab, “Janda.” Beliau bersabda, “Kenapa tidak gadis yang engkau dapat saling mesra bersamanya?” Jabir menjawab, “Ya Rasulullah, sesungguhnya ayahku telah gugur di medan Uhud dan meninggalkan tujuh anak perempuan. Karena itu aku menikahi wanita yang dapat mengurus mereka.” Nabi bersabda, “Engkau benar, insya Allah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Sehat jasmani dan penyayang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat Ma’qal bin Yasar berkata, “Seorang lelaki datang menghadap Nabi saw. seraya berkata, “Sesungguhnya aku mendapati seorang wanita yang baik dan cantik, namun ia tidak bisa melahirkan. Apa sebaiknya aku menikahinya?” Beliau menjawab, “Jangan.” Selanjutnya ia pun menghadap Nabi saw. untuk kedua kalinya, dan ternyata Nabi saw. tetap mencegahnya. Kemudian ia pun datang untuk ketiga kalinya, lalu Nabi saw. bersabda, “Nikahilah wanita yang banyak anak, karena sesungguhnya aku akan membanggakan banyaknya jumlah kalian di hadapan umat-umat lain.” (Abu Dawud dan Nasa’i).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, Rasulullah menegaskan, “Nikahilah wanita-wanita yang subur dan penyayang. Karena sesungguhnya aku bangga dengan banyaknya kalian dari umat lain.” (Abu Daud dan An-Nasa’i)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Berakhlak mulia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Hasan Al-Mawardi dalam Kitab Nasihat Al-Muluk mengutip perkataan Umar bin Khattab tentang memilih istri baik merupakan hak anak atas ayahnya, “Hak seorang anak yang pertama-tama adalah mendapatkan seorang ibu yang sesuai dengan pilihannya, memilih wanita yang akan melahirkannya. Yaitu seorang wanita yang mempunyai kecantikan, mulia, beragama, menjaga kesuciannya, pandai mengatur urusan rumah tangga, berakhlak mulia, mempunyai mentalitas yang baik dan sempurna serta mematuhi suaminya dalam segala keadaan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Lemah-lembut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ahmad meriwayatkan hadits dari A’isyah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Wahai A’isyah, bersikap lemah lembutlah, karena sesungguhnya Allah itu jika menghendaki kebaikan kepada sebuah keluarga, maka Allah menunjukkan mereka kepada sifat lembah lembut ini.” Dalam riwayat lain disebutkan, “Jika Allah menghendaki suatu kebaikan pada sebuah keluarga, maka Allah memasukkan sifat lemah lembut ke dalam diri mereka.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Menyejukkan pandangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw. bersabda, “Tidakkah mau aku kabarkan kepada kalian tentang sesuatu yang paling baik dari seorang wanita? (Yaitu) wanita shalihah adalah wanita yang jika dilihat oleh suaminya menyenangkan, jika diperintah ia mentaatinya, dan jika suaminya meninggalkannya ia menjaga diri dan harta suaminya.” (Abu daud dan An-Nasa’i)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya sebaik-baik wanitamu adalah yang beranak, besar cintanya, pemegang rahasia, berjiwa tegar terhadap keluarganya, patuh terhadap suaminya, pesolek bagi suaminya, menjaga diri terhadap lelaki lain, taat kepada ucapan dan perintah suaminya dan bila berdua dengan suami dia pasrahkan dirinya kepada kehendak suaminya serta tidak berlaku seolah seperti lelaki terhadap suaminya,” begitu kata Rasulullah saw. lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka tak heran jika Asma’ binti Kharijah mewasiatkan beberapa hal kepada putrinya yang hendak menikah. “Engkau akan keluar dari kehidupan yang di dalamnya tidak terdapat keturunan. Engkau akan pergi ke tempat tidur, di mana kami tidak mengenalinya dan teman yang belum tentu menyayangimu. Jadilah kamu seperti bumi bagi suamimu, maka ia laksana langit. Jadilah kamu seperti tanah yang datar baginya, maka ia akan menjadi penyangga bagimu. Jadilah kamu di hadapannya seperti budah perempuan, maka ia akan menjadi seorang hamba bagimu. Janganlah kamu menutupi diri darinya, akibatnya ia bisa melemparmu. Jangan pula kamu menjauhinya yang bisa mengakibatkan ia melupakanmu. Jika ia mendekat kepadamu, maka kamu harus lebih mengakrabinya. Jika ia menjauh, maka hendaklah kamu menjauh darinya. Janganlah kami menilainya kecuali dalam hal-hal yang baik saja. Dan janganlah kamu mendengarkannya kecuali kamu menyimak dengan baik dan jangan kamu melihatnya kecuali dengan pandangan yang menyejukan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Realistis dalam menuntut hak dan melaksanakan kewajiban&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu sifat terpuji seorang wanita yang patut dicintai seorang lelaki shalih adalah qana’ah. Bukan saja qana’ah atas segala ketentuan yang Allah tetapkan dalam Al-Qur’an, tetapi juga qana’ah dalam menerima pemberian suami. “Sebaik-baik istri adalah apabila diberi, dia bersyukur; dan bila tak diberi, dia bersabar. Engkau senang bisa memandangnya dan dia taat bila engkau menyuruhnya.” Karena itu tak heran jika acapkali melepas suaminya di depan pintu untuk pergi mencari rezeki, mereka berkata, “Jangan engkau mencari nafkah dari barang yang haram, karena kami masih sanggup menahan lapar, tapi kami tidak sanggup menahan panasnya api jahanam.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Rasulullah, “Istri yang paling berkah adalah yang paling sedikit biayanya.” (Ahmad, Al-Hakim, dan Baihaqi dari A’isyah r.a.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, “Para wanita mempunyai hak sebagaimana mereka mempunyai kewajiban menurut kepantasan dan kewajaran,” begitu firman Allah swt. di surah Al-Baqarah ayat 228. Pelayanan yang diberikan seorang istri sebanding dengan jaminan dan nafkah yang diberikan suaminya. Ini perintah Allah kepada para suami, “Berilah tempat tinggal bagi perempuan-perempuan seperti yang kau tempati. Jangan kamu sakiti mereka dengan maksud menekan.” (At-Thalaq: 6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Menolong suami dan mendorong keluarga untuk bertakwa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istri yang shalihah adalah harta simpanan yang sesungguhnya yang bisa kita jadikan tabungan di dunia dan akhirat. Iman Tirmidzi meriwayatkan bahwa sahabat Tsauban mengatakan, “Ketika turun ayat ‘walladzina yaknizuna… (orang yang menyimpan emas dan perak serta tidak menafkahkannya di jalan Allah), kami sedang bersama Rasulullah saw. dalam suatu perjalanan. Lalu, sebagian dari sahabat berkata, “Ayat ini turun mengenai emas dan perak. Andaikan kami tahu ada harta yang lebih baik, tentu akan kami ambil”. Rasulullah saw. kemudian bersabda, “Yang lebih utama lagi adalah lidah yang berdzikir, hati yang bersyukur, dan istri shalihah yang akan membantu seorang mukmin untuk memelihara keimanannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Mengerti kelebihan dan kekurangan suaminya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nailah binti Al-Fafishah Al-Kalbiyah adalah seorang gadis muda yang dinikahkan keluarganya dengan Utsman bin Affan yang berusia sekitar 80 tahun. Ketika itu Utsman bertanya, “Apakah kamu senang dengan ketuaanku ini?” “Saya adalah wanita yang menyukai lelaki dengan ketuaannya,” jawab Nailah. “Tapi ketuaanku ini terlalu renta.” Nailah menjawab, “Engkau telah habiskan masa mudamu bersama Rasulullah saw. dan itu lebih aku sukai dari segala-galanya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Pandai bersyukur kepada suami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw. bersabda, “Allah tidak akan melihat kepada seorang istri yang tidak bersyukur (berterima kasih) kepada suaminya, sedang ia sangat membutuhkannya.” (An-Nasa’i).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Cerdas dan bijak dalam menyampaikan pendapat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang tidak suka dengan wanita bijak seperti Ummu Salamah? Setelah Perjanjian Hudhaibiyah ditandatangani, Rasulullah saw. memerintahkan para sahabat untuk bertahallul, menyembelih kambing, dan bercukur, lalu menyiapkan onta untuk kembali pulang ke Madinah. Tetapi, para sabahat tidak merespon perintah itu karena kecewa dengan isi perjanjian yang sepertinya merugikan pihak kaum muslimin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw. menemui Ummu Salamah dan berkata, “Orang Islam telah rusak, wahai Ummu Salamah. Aku memerintahkan mereka, tetapi mereka tidak mau mengikuti.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kecerdasan dalam menganalisis kejadian, Ummu Salamah mengungkapkan pendapatnya dengan fasih dan bijak, “Ya Rasulullah, di hadapan mereka Rasul merupakan contoh dan teladan yang baik. Keluarlah Rasul, temui mereka, sembelihlah kambing, dan bercukurlah. Aku tidak ragu bahwa mereka akan mengikuti Rasul dan meniru apa yang Rasul kerjakan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah, Ummu Salamah benar. Rasulullah keluar, bercukur, menyembelih kambing, dan melepas baju ihram. Para sahabat meniru apa yang Rasulullah kerjakan. Inilah berkah dari wanita cerdas lagi bijak dalam menyampaikan pendapat. Wanita seperti inilah yang patut mendapat cinta dari seorang lelaki yang shalih. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;@ diambil dari dawatuna.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-281360267417709085?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/281360267417709085/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=281360267417709085' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/281360267417709085'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/281360267417709085'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2007/11/13-hal-yang-disukai-pria-dari-wanita.html' title='13 Hal Yang Disukai Pria Dari Wanita'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-2799592208329353281</id><published>2007-09-17T15:44:00.000+07:00</published><updated>2007-09-17T15:55:35.090+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='all about UI'/><title type='text'>UI ku yang tambah aneh</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_UHeOZZvgipQ/Ru5As0fXs2I/AAAAAAAAAAk/J3yDZ2VFXUw/s1600-h/shofwan.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_UHeOZZvgipQ/Ru5As0fXs2I/AAAAAAAAAAk/J3yDZ2VFXUw/s200/shofwan.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5111093765860733794" /&gt;&lt;/a&gt;Belum ada 1 bulan meninggalkan dunia kampus UI, berita aneh sudah tersebar kemana-mana. Pada awalnya sih gw berharap UI semakin berkembang setelah rektor baru yang katanya dekat sama mahasiswa terpilih. Kemahasiswaan semakin dinamis, bukti kongkret mahasiswa sebagai pemberi solusi bangsa mungkin akan kembali lagi. Namun apa yang terjadi... ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua kasus di UI terdengar di telinga gua. Kasus MWA UM saudara Shofwan ABC dan kasus DPM UI Umar Badarsyah. Kaget gw denger dua kasus ini, apalagi kasus shofwan, masih belum percaya aja. Gw berpikir...apakaha lembaga formal kemahasiswaan sudah gak punya bahan diskusi lagi kah, atau mereka sudah gak bisa melihat kasus-kasus di masyarakat, ataukah mereka sudah capek ngurusin rakyat dengan senjata tumpulnya, akhirnya mereka bikin kasus internal saja. Duh capek deh gw ngeliat gerakan teman-teman atau adek-adek gw itu. Nyok kita lihat kasus yang nomor satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shofwan ABCD seorang yang gw kenal sangat hebat, istiqomah dan tawadu adalah seorang mahasiswa FISIP UI angkatan 2003 yang sekarang (gak tahu masih di anggap atau gak sekarang) mempunyai jabatan sebagai Anggota Majelis Wali Amanat (MWA) unsut Mahasiswa, sekaligus Mahasiswa Berprestasi Utama UI tahun 2006 dan Mahasiswa Berprestasi utama tingkat nasional, ibarat kata Dia itu orang hebat deh, semua ilmu mungkin ada di dia kali yach.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedudukan Shofwan di MWA UI adalah kedudukan yang sangat strategis dan membawahi kepentingan seluruh mahasiswa UI, Puluhan ribu mahasiswa UI hanya terwakilkan oleh satu suara dia. Sebuah possi yang sangat berat. Posisi ini dia dapatkan mulai dari 1 januari 2007 sampai 31 desember 2007. Namun seorang shofan yang bertalenta tinggi memiliki posisi lain yaitu sebagai seorang mapres UI dan mapres Nasional. Posisi inilah yang melahirkan banyak tawaran-tawaran baik politik, ekonomi atau bahkan akademik. Tetapi gw yakin seorang shofwan itu adalah orang yang profesional yang menghargai usaha-usaha rekannya dan menjaga amanah yang dia pegang yaitu sebagai MWA UI unsur Mahasiswa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada gading yang tak retak, tidak ada shofwan yang sempurna. Tawaran , Ajakan, Imingan dari status mapres ternyata meluluhkan jiwa ke-profesionalannya. Sebuah tawaran Beasiswa S2 gratis ke Jepang menghampirinya, padahal saat ini yang gw tahu, shofwan itu belum lulus S1. Dengan alasan menjaga hubungan baik UI dan pemerintah Jepang, Saudaraku yang gw cintai Shofwan ABCD mengambil pilihan yang bukan shofwan banget, yaitu meninggalkan amanah dia di MWA UM yang tinggal 3 bulan ini dan lebih baik memilih mengambil tawaran dari jepang yaitu melanjutkan S2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaget gw denger kabar ini, seorang shofwan yang tak usah diragukan lagi integritasnya, malah memilih kepentingan akademisnya...waduh...cape deh...Gw gak bisa komentar deh tentang sahabat gw ini.Tapi ini buat pembelajaran deh buat kita semua tentang yang namanya tanggung jawan terhadap amanah. Kalau gw kaya shofwan mungkin waktu gw di BEM fasilkom gw bisa ninggalin BEM dah memilih tawaran KP di kalimantan yang dpt gaji gede, tapi untungnya gw masih sadar akan amanah gw. Ya begitulah manusia, penuh dengan hawa nafsu..he..he...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gak nyambung sama judul yach ??? ada lagi....nah itu dia gw ngerasa lembaga formal udah gak punya kerjaan kali yee....jadinya ya itu dia malah bikin masalah di internal sendiri. Dah lama gw gak denger aksi-aksi mereka lagi, udah lama gw gak denger bakti sosial mereka buat bengkulu atau kampung gw di padang. Mereka lebih milih maen di  kandangnya doank...UI memang aneh...Tanya kenapa !!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-2799592208329353281?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/2799592208329353281/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=2799592208329353281' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/2799592208329353281'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/2799592208329353281'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2007/09/ui-ku-yang-tambah-aneh.html' title='UI ku yang tambah aneh'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_UHeOZZvgipQ/Ru5As0fXs2I/AAAAAAAAAAk/J3yDZ2VFXUw/s72-c/shofwan.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-2363764123045961673</id><published>2007-09-04T09:41:00.000+07:00</published><updated>2007-09-04T10:42:35.700+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='politik'/><title type='text'>Kasus Raisyah, apakah sebuah skenario besar SBY ???</title><content type='html'>Mungkin kita teringat akan berita di Koran maupun di televise tentang penculikan anak seorang pengusa muda, anak ketua HIPMI, yaitu Raisyah Ali yang baru berumur 5 tahun, pada tanggal 15 Agustus 2007 telah di culik oleh segerombolan penculik, dan pada tanggal 24 Agustus 2007 Raisyah dapat di ketemukan kembali oleh polisi setelah menangkap para pelaku di daerah Jagakarsa. Sebenarnya kasus ini tidak terlalu aneh dalam Negara kita, sudah sering kita mendengar kasus penculikan anak-anak di Jakarta maupun di daerah lainnya. Namun kasus ini terasa amat sangat aneh dan janggal ketika orang nomor satu Indonesia yang langsung turun tangan masalah ini, janggal sekali, seorang presiden turun kedalam masalah criminal. Dimanakah kejanggalan itu terjadi??? Mari kita coba berfikir logis….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Kasus ini adalah kasus kriminal pertama tingkat regional yang langsung ditanggapi oleh seorang SBY. Kasus raisyah hanyalah kasus yang sudah biasa terjadi. Apakah hanya karena orang tuanya yaitu ketua HIPMI, maka SBY langsung bertindak ??? kalau begitu SBY sudah pilih kasih terhadap rakyatnya, kasus penculikan anak kecil dr keluarga miskin tidak pernah dia bahas, penculikan sampai pembunuhan tidak pernah beliau bahas, kenapa Pak SBY ??? Apakah ada agenda tersembunyi di balik ini semua ??? apakah bapak ingin mendiskreditkan suatu golongan ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.kasus pembebasan Raisyah di SPBU Tanjung Barat masih janggal pula. Polisi tidak menjelaskan secara terperinci kejadian di SPBU tersebut, kemudian kenapa tidak melibatkan media ??? aksi penggerebekan teroris atau pencuri , biasanya polisi mengajak media, tetapi kenapa kali ini tidak ??? apakah ada sebuah skenario ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Penjelasan Kepolisian tentang melacak sinyal dari nomor telepon, saya kira ada kejanggalan juga. Semua orang sudah tahu kalau semua nomor HP harus teregister, dengan begitu pihak operator bisa tahu keberadaan nomor tersebut, dan ini diketahui semua orang. Jikalau penculik itu cerdas, tidak mungkin nomor HP yang penculik gunakan untuk menghubungi orang tua Raisyah itu teregistrasi dan di gunakan berulang kali. Penculik yang cerdas pasti menggunakan 1 nomor untuk sekali pakai. Tetapi kenapa penculik kelas kakap ini terlalu bodoh ??? padahal sebagian dari mereka adalah anak SMA dari SMA yang cukup ternama. Apakah penculik itu hanya sebagai tameng ??? apakah penculik itu hanya mengikuti suruhan dari bakingan nya???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Ketika para penculik tertangkap, media langsung menghubungkan kasus ini dengan gerakan radikal sebuah kelompok, dan tempat bekerja para penculik menjadi sorotan utama, yang notabenenya adalah tempat penjualan buku-buku islam. Langsung saja media yang sok tahu itu, langsung menghubung-hubungkan dengan ekskul yang ada di sekolah tersebuh. Iya, hal ini lah yang saya anggap tujutan dari skenario ini. Ingin memperlihat kepada media kalau pencuri tersebut adalah seorang aktivis islam dan bergerak di eksul agama di sekolahnya. Dan masyarakat sudah tahu, eksul-ekskul agama di sekolah adalah tempat kaderisasi bagi para pemuda-pemuda sebuah organisasi atau partai politik. Dan itulah yang ingin dibawa oleh tokoh utama penculikan itu, ajang pencitraan negatif terhadap sebuah partai sebelum bertarung pada PilPres 2009. dimana saat ini partai tersebut menjadi ancaman bagi partai mayoritas saat ni karena aksi simpatiknya terhadap masyarakat dan terkenal dengan bersih dari korupsi.\&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya itulah sebuah analisa dari saya, benar sahabat, politik itu benar-benar penuh intrik, semua hal bisa di politisasi. Tetapi hanyalah 4JJI yang tahu kemana semua ini bermuara..Wallohu’alam bi showab&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-2363764123045961673?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/2363764123045961673/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=2363764123045961673' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/2363764123045961673'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/2363764123045961673'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2007/09/kasus-raisyah-apakah-sebuah-skenario.html' title='Kasus Raisyah, apakah sebuah skenario besar SBY ???'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-5498053591344207077</id><published>2007-08-30T14:07:00.000+07:00</published><updated>2007-09-04T13:03:51.693+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kantor'/><title type='text'>Seperti inikah dunia kerja</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_UHeOZZvgipQ/RtZy9-dTLmI/AAAAAAAAAAc/DdqrGCzT4L8/s1600-h/Image009.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_UHeOZZvgipQ/RtZy9-dTLmI/AAAAAAAAAAc/DdqrGCzT4L8/s200/Image009.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5104393636734512738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sudah hampir satu bulan aku berada disini, bukan menjadi mahasiswa lagi, tetapi telah menjadi skrup kapitalis alias karyawan swasta.Ketika dulu aku menginginkan untuk bekerja tapi sekarang aku menginginkan menjadi mahasiswa lagi, he..he..&lt;br /&gt;Pulang dari malaysia, aku langsung dipanggil dan alhamdulillah di terima di perusahaan ini sebagai Asisten Manager. Asisten manager? sebuah posisi yang belum aku bayangkan. Dalam pikiran ini mungkin yang terbayang adalah kerja yang menumpuk, deadline tugas, dan lain-lain. Tetapi setelah hampir 1 bulan ini, aku belum merasakan hal itu, entah apa karena aku yang malas ataukah karena yang lain, aku merasa belum benar-benar bekerja disini, hari-hari kerja lebih banyak diisi dengan browsing dan belajar ASP ataupun Flash, namun aku belum merasakan pekerjaan sesuai posisiku yaitu Asisten Manager. Hm...mungkin karena perusahaan ini masih baru yah,sehingga pekerjaannya masih sedikit atau apalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tetapi disisi lain, aku mendapatkan perusahaan yang nyaman bagiku, perusahaan yang nuansa islami kental, bagaimana tidak, di perusahaan kecil seperti ini ada yayasan musholanya, terus ada kajian 2kali seminggu, ada pengajian, terus acara makan-makan 2minggu sekali, dan katanya lagi kalau bulan romadhon pada pulang cepat (he..he..). ya itulah dia, satu sisi nyaman satu sisi lainnya aku merasa belum maksimal atau kurang efektif berada di kantor ini. Namun seperti kata sahabat, jalani saja dulu, jadikan ini sebuah pengalaman sekaligus mencari modal buat nikah nanti (^_^), buat istri ku (ntah siapapun itu siapa yang jadi) maafkan aku yang selalu mengeluh ini.&lt;br /&gt;tetap semangat ya teman-teman..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-5498053591344207077?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/5498053591344207077/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=5498053591344207077' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/5498053591344207077'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/5498053591344207077'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2007/08/seperti-inikah-dunia-kerja.html' title='Seperti inikah dunia kerja'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_UHeOZZvgipQ/RtZy9-dTLmI/AAAAAAAAAAc/DdqrGCzT4L8/s72-c/Image009.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-4588191109118760403</id><published>2007-08-29T17:35:00.000+07:00</published><updated>2007-08-29T17:58:43.043+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kenangan...'/><title type='text'>27 April Dreaming</title><content type='html'>Menangis bukan berarti cengeng...&lt;br /&gt;Menangis bukan berarti wanita...&lt;br /&gt;Menangis adalah tanda cinta...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga saja tangis ini jadi penyemangat diri untuk menjadi anak yang sholeh...&lt;br /&gt;Semoga saja tangis ini memantapkan cinta seorang anak kepada bundanya...&lt;br /&gt;Semoga saja tangis ini dari hati yang terdalam...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I Love U Mom...&lt;br /&gt;I Miss U Mom...&lt;br /&gt;Smoga kita bisa dipertemukan kembali yah Mah...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-4588191109118760403?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/4588191109118760403/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=4588191109118760403' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/4588191109118760403'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/4588191109118760403'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2007/08/27-april-dreaming.html' title='27 April Dreaming'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-6615195045451646386</id><published>2007-06-06T17:38:00.000+07:00</published><updated>2007-06-06T18:16:39.625+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='organisasi'/><title type='text'>Tindakan INKONSTITUSIONAL</title><content type='html'>Sangat sedih saya melihat kerorganisasia di Fasilkom saat ini, terutama organisasi yang pernah saya diami beberapa waktu lalu yaitu BEM Fasilkom. Sampai saat ini saudara Franova sebagai Ketua BEM Fasilkom pengganti saya belum sama sekali mendapatkan mandat untuk memimpin BEM Fasilkom dari DPM Fasilkom UI. Karena akibat ini Franova melakukan tindakan pelanggaran Inkonstitusional yaitu sudah menjalankan Program kerjanya Open Recruitment Anggota BEM, Padahal beliau sampai saat ini belum menjadi ketua BEM Fasilkom UI yang resmi dan syah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah ironi memang karena saya pikir permasalahan ini bukan di BEM tetapi di DPM Fasilkom. Saat ini pun saya masih bingung DPM siapakah yang masih berkuasa, DPMnya Anjar kah atau DPMnya Arudea ??? Sangat bingung memang. Sudah sering saya bertanya kepada DPM Anjar untuk memutuskan hukum untuk Saya sebagai ketua BEM 2006/07 dan segera lantik DPM yang baru, jangan ditinggalkan saja, ini adalah tanggung jawab anda, namun jawabannya sangat tidak menyenangkan, "nanti saja yach setelah gw selesai laporan dan sidang KP"... Ya 4JJI apa-apain ini, lembaga formal digantung nasibnya hanya karena ketua lembaganya sedang sibuk kuliah, tindakan yang sangat TIDAK ETIS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian-kejadian ini kalau terjadi di fakultas lain mungkin akan menjadi pembahasan yang seru dan mereka semua akan di caci maki. Anjar yang meninggalkan lembaganya dan Franova yang belum resmi menjadi ketua BEM malah sudah menjalankan program kerjanya. Untungnya ini terjadi hanya di Fasilkom, sebuah fakultas yang stagnan, fakultas yang adem ayem saja, tidak pernah mempermasalahkan sebuah masalah, ha..ha..ha..LUCU banget saya melihat fakulas ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ingin saya lihat adalah BEM Fasilkom dan DPM yang baru, mereka semuanya digantung begitu saja oleh DPM sebelumnya tanap status yang pasti. BEM gak bisa gerak karena belum mengantongi mandat, DPM pun belum tahu sudah resmi atau belum, wong saya aja belum di SPJ-kan.^_^. Yang paling kasihan adalah BEM, karena mereka harus merekrut anggota BEM yang baru sementara itu hanya bisa maksimal dilakukan ketika masa aktif kuliah, padahal sekarang sudah zaman UAS dan sudah tidak ada kuliah, ini akan menjadi sulit sekali bagi Franova untuk merekrut sebanyak-banyaknya anggota.Ditambah lagi program-program kerjanya yang harus di jalankan secepatnya terutama bidang adkesma..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya ini semua bisa diselesaikan dengan beberapa kompromi:&lt;br /&gt;1. Saudara Franova meminta izin kepada DPM (tapi saya tidak tahu DPM Anjar atau Arudea) untuk menjalankan terlebih dahulu Porgram kerjanya yang mendesak yaitu Open Recrutimen.&lt;br /&gt;2. Segera lantik saudara Franova sebagai ketua BEM Fasilkom UI yang syah karena akan sangat banyak program yang harus dia lakukan saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya semoga dengan adanya tulisan ini yang tidak akan pernah dibaca orang, saya bisa bantu dari jauh..he3x...Tetap semangat rekan-rekan di BEM Fasilkom UI 2007/2008&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-6615195045451646386?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/6615195045451646386/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=6615195045451646386' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/6615195045451646386'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/6615195045451646386'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2007/06/tindakan-inkonstitusional.html' title='Tindakan INKONSTITUSIONAL'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-2983650777616469567</id><published>2007-05-30T17:35:00.000+07:00</published><updated>2007-05-30T18:01:59.121+07:00</updated><title type='text'>Memulai kembali</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_UHeOZZvgipQ/Rl1ZE95xAyI/AAAAAAAAAAM/R6w0AHbmjEA/s1600-h/sunset.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp3.blogger.com/_UHeOZZvgipQ/Rl1ZE95xAyI/AAAAAAAAAAM/R6w0AHbmjEA/s200/sunset.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5070306697360245538" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Halo semuanya....&lt;br /&gt;setelah keluar dari BEM Fasilkom, akhirnya bisa merasakan hawa sejuk diluar sini, sudah tidak ada lagi ular-ular yang memperhatikan, sudah tidak ada lagi spy-spy yang berkeliaran. Jadi saya bisa nulis blog lagi nih, mau keras atau biasa isinya cuek wae ah...he3x..sebenarnya selama ini sudah menulis di tempat lain yang dirahasiakan, tapi kayanya kurang terpublish juga sih, so saya mau melanjutkan yang dulu lagi ah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau nulis apa yach...&lt;br /&gt;Alhamdulillah menjadi manusia yang tidak penting lagi, buktinya sekarang sudah jarang dapat telepon atau sms lagi dari teman-teman, atau mungkin mereka ngubungi saya hanya karena saya ***..duh tega nian diri ini.Tapi tak apa-apalah, sekarang jadi fokus sama Tugas Akhir dan sidang KP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi cukup sulit juga beradaptasi dengan kebiasaan ini lagi. biasanya nyabut pamflet-pamflet liar yang tidak ada capnya, sekarang sudah tidak bisa lagi padahal tangan sudah gatel banget mau cabut itu pamflet, tapi apa mau dikata saya bukan orang penting lagi..Biasanya kalau ada isu mau banget dibahas atau disikapi kaya keputusan rektor yang terbaru, tapi sayang diri ini sudah tidak bisa lagi..Biasanya berdiam diri di sebuah ruangan, sekarang sudah tidak bisa merasakan ruangan itu lagi..Yah, waktu seperti roda, selalu berputar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun nikmat juga sisa waktu ini. Bisa ngisi Blog lagi, bisa meeboan bebas lagi, bisa  gangguin orang-orang lagi, bisa memulai ta'aruf juga (hope), pulsa bisa hemat, tidur bisa nyenyak..he3x..Ya nikmatin aja deh, mudah-mudahan sudah maksimal tabungan 1 tahun di BEM itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat berjuang penerus-penerus pergerakan BEM Fasilkom..&lt;br /&gt;BEM Fasilkom sekarang harus lebih baik daripada yang kemarin..&lt;br /&gt;kalau sama saja..maka kalian adalah orang-orang yang merugi..&lt;br /&gt;kalau lebih buruk..maka kalian adalah orang-orang yang celaka..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-2983650777616469567?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/2983650777616469567/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=2983650777616469567' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/2983650777616469567'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/2983650777616469567'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2007/05/memulai-kembali.html' title='Memulai kembali'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_UHeOZZvgipQ/Rl1ZE95xAyI/AAAAAAAAAAM/R6w0AHbmjEA/s72-c/sunset.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-115158056382739655</id><published>2006-06-29T18:28:00.000+07:00</published><updated>2006-06-29T18:29:24.086+07:00</updated><title type='text'>Putih dan Hitam</title><content type='html'>Kasihan orang yang tidak tahu bahwa putih itu bertingkat&lt;br /&gt;Kasihan orang yang tidak tahu bahwa hitam itu bertingkat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasihan orang yang tidak tahu bahwa selain putih, masih ada hitam&lt;br /&gt;Kasihan orang yang tidak tahu bahwa selain hitam, masih ada putih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal putih itu bertingkat, dari putih yang abu- abu hingga yang paling suci&lt;br /&gt;Padahal hitam itu bertingkat, dari hitam yang abu- abu hingga yang paling pekat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ada yang memilih putih, karena sedari lahir dia tahunya dunia hanya putih&lt;br /&gt;Mungkin ada yang memilih hitam, karena sedari lahir dia tahunya dunia hanya hitam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal diantara putih, jika dilihat seksama, ada noktah hitam di dalamnya&lt;br /&gt;Padahal diantara hitam, jika dilihat seksama, ada noktah putih di dalamnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya karena mayoritas, bukan berarti yang minoritas akan dilupakan&lt;br /&gt;Hanya karena minoritas, bukan berarti yang mayoritas akan melupakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin di putih, ada hitam yang merasa aman , dia tidak ingin keluar, padahal bisa&lt;br /&gt;Mungkin di hitam, ada putih yang merasa jera, dia sangat ingin keluar, tapi tidak bisa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebegitu mudahkah menilai putih ?&lt;br /&gt;Sebegitu mudahkah menuduh hitam ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beruntunglah yang memilih putih karena tahu bahwa ada yang hitam sebelumnya&lt;br /&gt;Bahagialah yang sudah paham bahwa putih pun masih bertingkat- tingkat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisakah putih berubah menjadi hitam ?&lt;br /&gt;Dapatkah hitam berbalik menjadi putih ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa ! Semua masih bisa Saudaraku……&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia sangatlah rumit…&lt;br /&gt;Manusia bukanlah sekedar hitam atau putih,&lt;br /&gt;kita punya keduanya&lt;br /&gt;Karena Dialah yang menciptakan kita untuk memimpin keduanya dan memilihnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya Allahlah yang berkuasa membolak- balik hati&lt;br /&gt;Saudaraku….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga yang dikaruniai Allah tahu putih dan hitam&lt;br /&gt;Dia juga dikaruniai Allah kekuatan untuk merubahnya&lt;br /&gt;Dan bukan hanya diam saja&lt;br /&gt;Pasrah dan menangisi apa yang ada…&lt;br /&gt;Kasihan orang ini, lebih baik dia tidak tahu apa- apa&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Daripada tahu banyak tapi cuma diam saja, takut !&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bukan manusia itu namanya….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiada kemuliaan tanpa kekuatan !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-115158056382739655?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/115158056382739655/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=115158056382739655' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/115158056382739655'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/115158056382739655'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2006/06/putih-dan-hitam.html' title='Putih dan Hitam'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-115042584589873122</id><published>2006-06-16T09:43:00.000+07:00</published><updated>2006-06-16T09:44:06.140+07:00</updated><title type='text'>Bernostagia Sesaat....</title><content type='html'>Finaly…alhamdulillah..bisa istirahat total hari ini. The freedom of Sunday. Kepenatan di kampus, di bimbel, atau di DPRa untuk saat ini aku tinggalkan sejenak. Terima kasih ya 4JJI, aku masih diberikan kesempatan untuk bisa istirahat dan flash back ke belakang.&lt;br /&gt;Sebenarnya ingin sekali aku banyak melakukan minggu-minggu lalu, tetapi malah tidak terkejar semuanya. Novel ku “From Dago to Madinah” sudah ku tinggal hampir sebulan, Padahal target 2007 terbit harus aku capai. Tulisan mengenai Duka Jogja dan Bantul belum juga ku tulis, padahal ingin sekali ku bercerita tentang duka jogja ketika aku kesana. Masih banyak lagi yang tidak jadi ku lakukan dalam minggu-minggu lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi hari ini aku tidak mau memikirkan BEM Fasilkom yang sedang sibuk dengan Oprek dan Rakernya, Ataupun bimbel yang sedang sibuk dengan super intensifnya, ataupun Acara bulan sabit kembar, Bakti Sosial di RW ku. Sekarang aku hanya ingin memikirkan atau ingin bernostgia kebelakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nostagia Mamah&lt;br /&gt;Semalam aku baru benar-benar menyadari betapa aku butuh belayan mamah di tengah kesibukan ku selama ini, aku masih ingat ketika mamah tidak akan mau tidur selama aku belum pulang, aku masih ingat ketika mamah membawa makanan yang banyak setiap berkunjung ke kosan ku di bandung, aku masih ingat ketika mamah buru-buru datang ke kampus hanya untuk ngasih name-tag ku yang tertinggal waktu mabim.Mah…yudi kangen sama mamah, mamah lagi ngapain sekarang? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku merasa tidak menangkap cinta mamah ketika masih hidup, aku malah tersibukkan dengan acara-acara kampus, aku tersibukkan dengan kehidupan ku sendiri di kampus, padahal pada waktu itu mamah butuh aku ketika sakit. Ku teringat di hari terakhir, Jam 5 Pagi aku mendatangi kamarnya dan mengipasi nya, lalu mencoba membantunya duduk. Ketika duduk, aku kaget setengah mati, perlak tempat mamah sudah basah terkena darah, Ya 4JJI ada apa ini ??? aku masih ingat ketika itu mamah bilang sudah ada yang menunggunya didepan, tetapi kau tidak mengerti maksudnya. Selama pagi itu, mamah sudah tidak bisa berjalan lagi dan akhirnya harus di bersihkan di tempat tidurnya. Karena aku masih ada ujian, aku pamit untuk pergi ke kampus. Ketika sampai ke kampus, aku ditelpon oleh orang rumah untuk segera pulang, karena mamah sudah kritis. Namun….Aku begitu BODOH…aku begitu MENYESAL…aku memilih untuk ikut ujian dulu. Waktu menuju pulang ke rumah aku tidak menyadari apa-apa. Tetapi Halilintar menyambar ku ketika sampai di rumah, Sebuah kurung batang ada di depan rumah ku, puluhan bangku sudah ada di depan rumah, pada waktu itu aku sudah berfikir yang macam-macam…dan ketika masuk rumah…mamah sudah terbujur kaku di kelilingi orang-orang. MAMAH…..Kenapa aku begitu egois untuk terus ujian, aku sangat menyesal tidak berada di dekat mamah pada waktu itu. Mamah…Maafin yudi yach…Anak mu yang durhaka ini tidak berada di sisi mu ketika engkau dipanggil 4JJI. Waktu itu aku sudah tidak bisa berbicara lagi, hanya bisa meratapi jasad Mamah yang sudah ditinggal oleh Mamah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih ingat semua kejadian 40 hari lalu, dan sekarang aku lapar dan haus akan cinta Mamah….sekarang sudah tidak ada yang menunggui ku setiap pulang, karena Bapak sudah tidur karena capek bekerja, sudah tidak ada yang biasa bangunin subuh ku lagi, sudah tidak ada yang menyiapkan susu pagi buat ku lagi. Dan sudah tidak ada lagi tempat untuk meluapkan rasa tangis ini.&lt;br /&gt;Mungkin 4JJI memberikan pelajaran kepadaku untuk bisa lebih mandiri lagi, untuk bisa berjuang sendiri sama seperti kehidupanku di bandung lalu. Satu yang aku dapatkan Ibroh dari Wafatnya Mamah…Aku harus tidak hanya memikirkan kampus saja, aku harus memikirkan keluargaku juga, aku tidak boleh menzholimi Bapak dan adik-adik ku lagi, aku harus cinta sama keluargaku, yang selama ini aku tinggalkan karena kesibukkan di kampus. Terima kasih ya 4JJI atas peringatan MU ini..Dan ya 4JJI tolong jaga Mamah ku yach! Tempatkan beliau dalam barisan Nabi Muhammad SAW, Dan semoga aku bisa bertemunya lagi di akhir kelak ya 4JJI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Istirahat Mamah…&lt;br /&gt;Aku kan berusaha untuk bisa menjadi anak yang Sholeh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nostagia Yaya&lt;br /&gt;Ketika mengingat wafatnya Mamah…aku langsung mengingat Sahabat ku Lia. Aku teringat lagi akan perangainya yang begitu santun dan bersemangat. Aku teringat akan jasadnya ketika baru sampai di rumahnya, ketika aku melihat kondisi wajahnya yang penuh dengan tanda-tanda bertabrakan dengan batu-batu kali. Ingat sekali ketika pertama kali bertemu dengan dia ketika masih Maba, masih belum kenal, tetapi ketika kami di “satukan” dalam bidang Kastrat, aku baru mengenal siapa dia sebenanya, dia menjadi andalan ku untuk bisa mengembangkan Kastrat di Fasilkom. Aku menjadi teringat kembali, ketika aku membawa barang-barang dia yang tersimpan di dalam loker, Aku memegang erat buku-bukunya, aku merasa sedang memegang peninggalan seorang Mujahidah, karena aku memang menganggap dia syahid. Pasca Lia, Kastrat menjadi lesuh, Rissa sudah sulit untuk ikut rapat karena dia menjadi satu-satunya wanita dalam kastrat. Akupun menjadi teringat ketika dia meminjam buku sospol ku untuk tugasnya, itu tepat 1 minggu sebelum kejadian, dan paginya sebelum Lia berangkat ke sukabumi, dia mengembalikan bukunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sekarang, aku tetap merasakan semangatnya dalam BEM sekarang ini. Dan aku berjanji untuk meneruskan perjuangannya, akan meneruskan usahanya, untuk merubah Fasilkom  menjadi melek akan sospol. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya 4JJI, tolong jaga Lia ya 4JJI ! Tempatkanlah dia bersama mujahidah-mujahidah yang telah mendahuluinya ya 4JJI.  Selamat Istirahat Siti Fatihatul Aliyah !!! My Best friend…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-115042584589873122?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/115042584589873122/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=115042584589873122' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/115042584589873122'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/115042584589873122'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2006/06/bernostagia-sesaat.html' title='Bernostagia Sesaat....'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-114989759902638427</id><published>2006-06-10T06:39:00.000+07:00</published><updated>2006-06-13T09:48:22.886+07:00</updated><title type='text'>JANGAN KECEWA....</title><content type='html'>Teringat sekali 10 bulan lalu aku berikrar, ".....Dengan Nama 4JJI Aku berikrar tidak akan berharap kepada semua manusia, dan berusaha untuk tidak pernah kecewa, walaupun kondisi memaksakan hal itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saat ini aku kembali di tantang, untuk tidak kecewa. Sebuah perjuangan yang cukup susah bagi ku, karena disatu sisi merasa di tanggapi oleh beberapa orang, di satu sisi lain aku sudah mendapat pengalaman pahit selama 2 tahun tentang trust kepada teman, dan sekarang aku di uji lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya 4JJI, tolong ya 4JJI...Jauhkan kekecewaan ini, aku tidak mau bersahabat lagi kalimat itu.Cukup sudah kekecewaan tahun lalu. Aku hanya berharap kepada MU ya 4JJI ! Walaupun ada orang tidak amanah dengan amanah yang aku berikan, walaupun ada orang yang selalu mengobrak-abrik amanah yang sedang aku bawa, walaupun aku di tinggalkan begitu saja ...Aku ber'DOA semoga aku ikhlas...semoga aku tidak merasa kecewa dengan keadaan tersebut...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya ingin sekali ku tumpahkan rasa *** ini, tapi karena di fasilkom banyak ular-ular yang mungkin sedang baca blog ini,lebih baik ku simpan saja dalam blog ku yang lain, its secret.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;======================================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa yach.....&lt;br /&gt;Ketika aku tidak datang muktamar SALAM, Aku mendapat surat peringatan, surat kekecewaan dari seseorang...&lt;br /&gt;Tetapi ketika ada Laporan Pertanggung Jawaban BEM UI dan Laporan pertanggung Jawaban Senat Fasilkom, tidak ada kata wajib dan Dia sendiri tidak datang....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika serah terima Amanah FUKI, semua orang di wajibkan datang...&lt;br /&gt;Namun kenapa ketika serah terima Jabatan BEM FASILKOM, Gak ada YANG DATANG...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita berteriak-teriak tentang JIHAD &amp; SYAHID serta kekaguman dengan bangsa Palestina..&lt;br /&gt;Namun ketika di minta menjadi Relawan Jogja,perkataan yang keluar adalah : &lt;br /&gt;Afwan akh, ane masih ada kuliah..&lt;br /&gt;Afwan akh, ane ada UAS...&lt;br /&gt;Afwan akh, ANE GAK BISA...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TANYA KENAPA ????&lt;br /&gt;*ingin sekali aku tersenyum melihat kondisi ini semua*&lt;br /&gt;=============================================&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-114989759902638427?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/114989759902638427/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=114989759902638427' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114989759902638427'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114989759902638427'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2006/06/jangan-kecewa.html' title='JANGAN KECEWA....'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-114973627942069339</id><published>2006-06-08T09:55:00.000+07:00</published><updated>2006-06-08T10:11:19.756+07:00</updated><title type='text'>Do'a untuk Khemal &lt; Cepat Sadar ya Khemal&gt;</title><content type='html'>Ternyata aku salah medapatkan info...sahabat ku masih tergeletak di rumah sakit di Banyumas. Maaf yach Mal, aku kira kamu sudah sembuh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadi pagi ketika aku menelpon ke Q-bho, ternyata Khemal belum pulang ke jakarta, dia masih di rawat di Banyumas, sementara itu Dayat, Q-bho, Satria sudah kembali ke jakarta, walau masih menahan-nahan sakit. Ketika Q-bho bicara, Bicaranya masih tertitah-titah, karena bagian dagunya dan mulutnya masih harus dirawat lagi. Sementara Dayat dan Satria sudah bisa berjalan. Tetapi adik kelas ku, si Khemal, sahabat ku yang kalau ketemu pasti ledek-ledekan holaqohnya, setiap ketemu nanyain kabar sekolah, setiap kali ketemu nanyain kabar Bos, yang setiap ketemu selalu kehangatan yang dibawanya sekarang ini masih dalam keadaan tidak sadar di rumah sakit.. Khemal, seandainya aku bisa kesana, aku pasti akan datang menengok mu.Khemal... di dalam dunia tidak sadar mu, kami semua teman-teman mu selalu mendo'akan dirimu, agar mendapatkan CINTA NYA, semoga engkau masih diberikan kesempatan untuk bisa berlomba-lomba lagi dengan kita mencari keping-keping CINTA NYA...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khemal...Gue udah bilang ke Bos, dan dia sekeluarga mendo'akan loe Mal, dan kita semua dapat tugas dalam tahajud-tahajud kita untuk mendo'akan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya 4JJI..yang maha adil, yang maha segala hak, Aku memohon kepada MU, tolong lah Sahabatku ya 4JJI, berikanlah kesempatan kepada dia untuk bisa bersama-sama berjuang lagi untuk menegakkan agama MU ya 4JJI.. Berikanlah dia kesempatan untuk bisa berbakti kepada kedua orang tuanya, berikanlah dia kesempatan lagi untuk bisa mengumpulkan dan mencari Ridho MU ya 4JJI. Ya 4JJI, aku berharap Khemal jangan bergabung dulu dengan YAYA dan ALPHIN, adik-adik ku yang lain, berikanlah dia kesempatan lagi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TOLONG YA 4JJI !!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cepat sembuh ya KEMAL !!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-114973627942069339?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/114973627942069339/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=114973627942069339' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114973627942069339'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114973627942069339'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2006/06/doa-untuk-khemal.html' title='Do&apos;a untuk Khemal &lt; Cepat Sadar ya Khemal&gt;'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-114965972561111768</id><published>2006-06-07T12:54:00.000+07:00</published><updated>2006-06-07T12:55:26.056+07:00</updated><title type='text'>Amanah...Amanah..Amanah...Aminah???</title><content type='html'>"...Janganlah engkau melihat berat ringannya sebuah amanah yang engkau bawa, tapi betapapun amanah mu itu, semuanya akan dimintai pertanggungjawabannya...Dan itu akan menghisab mu..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inna ilaihi wa inna ilaihi rojiun...&lt;br /&gt;aku memohon ampun sebanyak-banyak kepada MU ya 4JJI setiap detik selama satu periode ke depan, aku harus mempertanggungjawabkan amanah ku di tempat ini. Aku takut, sebanyak detik itu pula, aku akan menzholimi amanah ku ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa semua orang mengucapkan "selamat menjalankan amanah yach...sukses yach senatnya..bla..bla...", aku berfikir memang mudah sekali mengucapkan itu, tetapi bagi diri ku, sebuah pengujian bagi diri ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak mau di jebloskan oleh sekelompok orang, tetapi orang yang menjebloskan ku itu tidak mau ikut bertanggung jawab ketika aku sudah terjeblos. Aku mungkin tidak bisa memaksa mereka, tetapi aku ingin mengetuk idealisme mereka yang katanya jundi, yang katanya saudara se akidah...Aku menunggu idealisme mu...Tapi aku gak akan mengharapkan itu semua, karena aku sudah berpengalaman dengan yang namanya "harapan" dan itu akan berakhir menyedihkan ketika aku harus berharap kepada manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teringat aku perkataan mantan ketua senat MIPA beberapa tahun lalu, dia mangalami lebih jauh buruk di bandingkan dengan ku. Dia memang di majukan oleh kelompok itu, tetapi dia di tinggalkan begitu saja, mulai dari kampanye, bikin-bikin poster, pamflet, spanduk, dll semuanya dia kerjakan sendiri, sampai-sampai sempat di vonis oleh dokter terkena penyakit. ketika mendengar ucapannya, aku langsung terpukul, aku yang sudah dibantu oleh beberapa orang, masih saja mengeluh. Aku bayangkan, MIPA yang konstituennya sangat banyak dibandingkan fasilkom, bisa dia lakukan sendiri. dari situ lah aku berAzam, untuk tidak akan menggantungkan harapan kepada orang lain. Karena yang aku ingnkan dalam amanah ini adalah hanya RIDHO NYA saja, bukan mendapatkan kemenangan dalam kampanye, bukan popularitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi saat ini,kenapa pemikiran itu muncul kembali ??? Apakah sudah benih-benih penyakit hati itu kembali lagi ??? Inna ilaihi rojiun....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-114965972561111768?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/114965972561111768/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=114965972561111768' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114965972561111768'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114965972561111768'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2006/06/amanahamanahamanahaminah.html' title='Amanah...Amanah..Amanah...Aminah???'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-114950408501424508</id><published>2006-06-05T17:35:00.000+07:00</published><updated>2006-06-05T17:41:25.266+07:00</updated><title type='text'>To my Friends in Banyumas</title><content type='html'>Saat ini ku berdo'a kepada MU ya 4JJI.... Tolong selamatkan lah saudara-saudaraku yang sedang terbaring di rumah sakit Banyumas. Mereka adalah pejuang-pejuang yang rela mengorbankan jiwanya untuk kemanusiaan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Kemal Semoga engkau diberikan waktu lagi untuk bisa beramal di dunia ini...Cepat Sadar dan Sembuh yach !!! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Dayat, Qibho dan satria semoga diberikan kesabaran oleh 4JJI SWT.. Ambillah Ibroh dari peristiwa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syafakillah ya Akhi !!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-114950408501424508?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/114950408501424508/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=114950408501424508' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114950408501424508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114950408501424508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2006/06/to-my-friends-in-banyumas.html' title='To my Friends in Banyumas'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-114948415414500001</id><published>2006-06-05T12:08:00.000+07:00</published><updated>2006-06-05T12:09:14.166+07:00</updated><title type='text'>PERJALANAN ke JOGJA &amp; BANTUL</title><content type='html'>LAPORAN PERJALANAN TIM RELAWAN FASILKOM ke JOGJA &amp; BANTUL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maha kuasa 4JJI yang berhak menghancurkan dan mematikan milik-NYA. Iulah kalimat pertama yang saya ucapkan ketika saya mendengar dan melihat gempa joga &amp; Jateng. Kita adalah manusia biasa yang hanya bisa berusaha tetapi tuhanlah berkehendak, siapa yang tahu hanya dengan getaran selama 57 detik, hampir 6500 jiwa meregang nyawa atau meninggal. Dengan perasaan sama-sama sakit sebagai saudara, maka beberapa orang dari fasilkom berangkat ke jogja untuk misi kemanusiaan dan pencarian data-data yang akan dibutuhkan oleh UI AID. Tim kemanusiaan itu adalah : Ibu Kasiah (Dosen), Ibu Junus (Orang tua dari Mika 2004), Tante Leni (Kerabat dari Leni 2005), Yudi Ariawan (Mahasiswa 2003, perwakilan Mahasiswa), dan Heri (Fisip 2003,perwakilan BEM UI). Kami berangkat menggunakan kendaraan mobil kijang milik keluarga Mika, yang di kendarai oleh seorang sopir (maaf..saya lupa namanya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami memulai perjalanan ini dari rumah mika sekitar jam 4 pagi hari selasa, tanggal 30.kemudian kami melalui jalur pantai utara dan melewati beberapa kota, kamipun sempat singgah di pasar bumiayu untuk membeli bahan-bahan makanan yang akan kita masak di dapur umum dan kita distribusikan ke posko-posko pengungsian. Selama perjalanan itu kamu selalu mengadakan contact dengan mas Ari dan Pak Erwin dari pihak Rektorat. Dalam perjalanan kami medapatkan informasi, terjadi gempa lagi di padang dan papua, waktu itu kami menjadi panik, karena suami dari Tante Leni berada di Papua, namun kami mendapatkan kabar gembira dari papua, Om Leni tidak apa-apa.Akirnya kamipun sampai di daerah Jogja sekitar jam ½ 5 sore, dan kami langsung menuju ke rumah keluarga Ibu kasiah yang berada di daerah pakem, arah sleman, dekat Monjali (Monumen Jogja Kembali), dan sampai sekitar jam 6 sore. Disana tim terpisah, Ibu Mika &amp; Tante Leni pergi ke kota untuk melihat anaknya yang ‘nge-kos’. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah istirahat, kamipun memulai misi kami, Ibu Kasiah membawa bahan-bahan makanan ke dapur umum dan membeli barang-barang yang akan di distribusikan besok pagi, sementara itu Saya dan Heri melakukan survey ke rumah sakit Sardjito, bersama 2 orang teman keponakan Ibu Kasiah yaitu Mas Didik, dan Mas Fani. Di rumah sakit kami yang berseragam Jaket Kuning, di bantu oleh 2 orang mahasiswi relawan ,yaitu Mba Ana dan Mba Lala (Mahasiswi angkatan 1999 FKG UGM) dan kepala humas R.S Sarjito , Ibu Susan. Waktu kami sampai di depan RS, kami kira tidak ada pengungsi disini, ternyata setelah dibawa ke gedung parkir belakang rumah sakit, Ribuan pengungsi di rawat di halaman parkir yang berlantai 4. sebuah kesedihan yang kami lihat, dengan kondisi seadanya, dengan peralatan seadanya, dengan keterbatasan dimana-mana, para pasien korban gempa dirawat. Ada sekitar 2500an pasien korban gempa yang di rawat disini, sementara Rumah Sakit hanya bisa menampung 750 pasien, oleh sebab itu kenapa ditaruh di lapangan parkir RS. Sebagian lagi pasien di tempatkan di gedung politeknik yang belum jadi, namun disini lebih manusiaswi tetapi cukup crowded. Hal-hal yang kami temukan selama di RS Sarjito adalah : Hampir 98% pasien berasal dari Bantul, Sebagian besar pasien mengalami patah tulang akibat gempa, sebuah keluarga (6 orang) dirawat semuanya akibat tertimpa puing-puing rumah, anak-anak kecil yang harus berkepala di perban dan tangan di gips, serta tidak adanya pembedaan ruang untuk semua pasien akibat gempa. Setelah kami bertanya kepada kepala hukum &amp; humas, ternyata sampai selasa siang tadi sebenarnya pasien-pasien masih ‘berserakan’ di luar lapangan parkir, dan baru sekarang ini dapat dimasukkan ke dalam RS. Sebuah kenyataan pahit, hampir 3 hari pasien ditelantarkan di pinggir-pinggir tenda darurat di depan RS, padahal setiap malam hujan selalu turun. Waktu itu sebenarnya kami ditawari utnuk membantu menjadi relawan di RS Sarjito, tetapi karena waktu misi kami hanya 2 hari, maka kami lebih memilih meneruskan misi kita ke Bantul. Setelah berkeliling dan melakukan wawancara dengan pasien, kamipun balik ke tempat penginapan. Pada awalnya kami ingin melakukan perjalanan ke Bantul bertemu dengan Posko BEM UGM, tetapi karena waktu sudah larut dan kondisi Bantul yang masih gelap gulita, kami menunda besok siangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah istirahat cukup, kami melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan Posko UI dengan koordinator nya Visna (Mapala UI, Mahasiswa Geografi 2001) dan Posko UGM dengan Koordinator Agung (Ketua BEM UGM). Setelah membagi-bagi rencana kegiatan dan membeli peralatan-peralatan yang akan di distribusikan, kami pun menjalankan misi berikutnya. Ibu kasiah bersama Ibu Mika dan Tante Leni akan mendistribusikan makanan yang ada di dapur umum ke tiga deah bencana yaitu Imogiri, Puyungan, dan Plered. Sementara itu, saya bersama Heri dibantu 2 teman Ibu Kasiah yaitu Mas Didik dan Mas Dono, kami akan masuk Bantul untuk memberikan bantuan ke Posko UI. Kami membawa Obat-obatan, Pakian Bayi, Alat penerangan, Minyak, Bensin, dan peralatan menulis yang akan diberikan di Posko UI. Posko UI sendiri berada di Desa Bekang, Purwodadi, Kecamatan Bambang Lipuro, Bantul, sebuah daerah yang cukup terpencil di daerah Bantul.Selama perjalanan menuju Posko UI, kami merekam dan melihat di kanan-kiri jalan di Bantul, banyak sekali rumah-rumah yang tidak roboh melainkan rata dengan tanah, tetapi belum terjadi keanehan dalam perjalanan ini. Ketika sampai di Posko UI, kami bertemu dokter-dokter dati FK, teman-teman dari FIK,FKM dan Mapala UI. Setelah menge-drop barang-barang dan melakukan wawancara dengan beberapa orang, kami menuju Posko BEM UGM. Tetapi sebelumnya kami harus ke Posko UNICEF dulu untuk membantu teman-teman di Posko UI untuk membawa obat-obatan dari FK. Ketika sampai di posko UNICEF, sebuah suasana yang berbeda yang  kami temukan, Posko tersebut sedang membagi-bagikan barang-barang kepada 1600an pengungsi di daerah tersebut di Desa Seloharjo, yang berbeda adalah Posko tersebut bisa dikatakan posko ‘mewah’, karena tenda-tenda pengungsian yang berstandar internasional, dan bahan makanan yang menumpuk, dan fasilitas IT juga ada disana.Inilah bedanya Posko Lokal dengan Posko Luar Negeri. Di posko UNICEF kami sempat melakukan wawancara dengan koordinator saat itu yaitu Mas Pepeng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menyelesaikan tugas di Posko UNICEF, kami melanjutkan ke Posko BEM UGM di Lapangan Bola Citro Jayan, Desa Trimulyo, Kecamatan Jetis, Bantul. Selama perjalanan dari Posko UNICEF ke Posko UGM, kami melihat pemandangan yang berbeda sekali, di setiap kanan-kiri jalan banyak posko-posko mandiri yang dibuat oleh warga sekitar, di setiap jalan itupula, mulai dari anak kecil sampai nenek melakukan aksi ‘minta-minta’ ke pengemudi kendaraan yang lewat. Astagfirulloh al’azim dalam pikiran saya. Kenapa ini bisa terjadi ??? Dimana batuan untuk mereka ??? padahal tadi kami sempat melewati Balai Desa Seloharjo, disana bahan-bahan logistik menumpuk banyak. Dan ini apa pula ??? Sebuah kenyataan menunjukkan bahwa distribusi bantuan logistik tidak merata bahkan tidak sampai ke tangan yang membutuhkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena waktu semakin sore dan tidak ada barang-barang yang kami bawa, kami terus melanjutkan perjalanan (Mohon maaf saudaraku....). Ketika dalam perjalanan yang cukup lama juga , kami sempat berkunjung ke desa wisata di daerah Seloharjo, disana hanya 1 rumah saja yang masih tegar berdiri, info yang kami dapatkan adalah sebelum gempa, desa wisata itu akan kedatangan tamu/penyewa dari salah satu SD swasta dari jakarta, untuk tiga hari, jumat-sabtu-minggu. Tetapi mereka memutuskan tidak jadi, karena melihat kondisi merapi yang sedang awas. Alhamdulillah mereka tidak datang kesini, kalau saja mereka jadi menginap disini, entah berapa jiwa lagi bertambah di hari sabtu itu. Kamipun meneruskan perjalanan ke Jetis dan kembali lagi kenyataan pahit terjadi, disebalah kanan-kiri jalan, terhampat para pengungsi yang meminta-minta. Ketika kami sampai di Posko UGM, kami langsung melakukan wawancara dengan Agung, dan mecari infromasi yang bisa kita dapatkan. Info-info yang kami dapatkan adalah : Masih banyak daerah-daerah yang berlum tercover oleh bantuan, Sulitnya birokrasi bantuan dari SatKorLak, Banyaknya proses penjarahan oleh warga terhadap truk-truk pengangkut barang-barang sumbangan, serta lepasnya para tahanan di LP Bantul akibat robohnya dinding penjara. Fakta-fakta terbaru yang kami dapatkan disini, sebuah kenyataan pahit tentang koordinasi dengan pihak pemerintah yang berbelit-belit, hal yang sama terjadi ketika di Aceh. Info lainnya adalah semua bantuan terpusat di Bupati Bantul dan SatKorLak, sementara itu jika ingin mengambil bantuan harus mendapatkan surat dari kepada dusun, dan menunjukan KTP atau bukti-bukti lainnya, sebuah birokrasi yang tidak manusia ditengah kepanikan pengungsi dalam membutuhkan makanan. Sementara itu kami mendapatkan kabar dari Ibu Kasiah kalau di daerah Plered masih ada jenazah-jenazah yang belum di angkat dari puing-puing bangunan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah cukup lama di Posko UGM dan mendapatkan informasi berduka, yaitu nenek / mbah dari Mas Didik meninggal, akhirnya kami memutuskan kembali ke rumah penginapan. Setelah sampai dirumah, kami melakukan proses koordinasi dan istirahat sebentar sambil menunggu Mama Mika yang dari Kidul, dan sekitar Jam 4 Pagi hari Kamis, tanggal 1 Juni kami pun kembali lagi ke jakarta dan sampai sekitar jam 5 sore dengan selamat.&lt;br /&gt;Demikianlah perjalanan kami selama di Joga dan Bantul. Semua data yang kami dapatkan telah digunakan oleh BEM UI dan UI AID untuk memberangkatkan tim berikutnya. Sementara itu Dana yang terkumpul yang kami bawa ke Jogja sekitar hampir 10 juta, 8 juta di antara kita sampaikan melalui LSM kerabat Ibu Kasiah yang nanti akan memberikan laporan berkala kepada kami.  Terakhir Kami ingin menngucapkan terima kasih kepada 4JJI SWT yang dengan ridho-NYA memberikan kami banyak pembelajaran selama perjalan kami dan memberikan keselamatan kepada kami. Ibu Kasiah sebegai inisiator perjalanan kami dan memberikan tempat teduh sementara untuk kami selama disana.Ibu Mika yang telah dengan ikhlas mengantarkan kami ke Jogja dan menggunakan mobilnya serta membiayai perjalanan kami. Tante Leni yang menghibur kami dan membuat kami tertawa selama dalam perjalanan. Pak Sopir yang berjuang hebat mengantarkan kami dari Jakarta-Jogja-Bantul-Jakarta. Keluarga Ibu Kasiah, yang menerima kami sebagai keluarganya selama disana. Mas Didik, Mas Dono, Mas Fani sebagai Tour Guide kami selama disana. Mba Lala, Mba Ana, Ibu Susan yang rela mengantarkan kami ‘muter-muter’ RS Sarjito. Visna (Mapala UI) &amp; Agung (Ketua BEM UGM) yang membantu kami mendapatkan informasi selama disana. Dan pihak-pihak lain yang telah membantu perjalanan kami ini dan tak lupa juga para penyumbang dana dan sumbangan yang insya 4JJI telah kami sampaikan kepada yang berhak menerimanya. Namun untuk Posko di Fasilkom sendiri kami tetap membuka posko untuk menerima batuan dari teman-teman semua..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup Mahasiswa !!!&lt;br /&gt;Hidup Rakyat Indonesia !!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-114948415414500001?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/114948415414500001/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=114948415414500001' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114948415414500001'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114948415414500001'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2006/06/perjalanan-ke-jogja-bantul.html' title='PERJALANAN ke JOGJA &amp; BANTUL'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-114924788783100209</id><published>2006-06-02T18:31:00.000+07:00</published><updated>2006-06-02T18:31:27.843+07:00</updated><title type='text'>The Greatest</title><content type='html'>The greatest sin is fear&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The greatest recreation is work&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The greatest calamity, hopelessness&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The greatest bravery is patience&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The greatest teacher is experience&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The greatest secret is death&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The greatest honor is faith&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The greatest profit is good child&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The greatest present is influence&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The greatest capital is self-reliance&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosa terbesar adalah ketakutan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rekreasi terbaik adalah bekerja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesulitan terberat adalah keputusasaaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberanian terhebat adalah kesabaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru terbaik adalah pengalaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rahasia yang paling berarti adalah kematian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehormatan terbesar adalah kepercayaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keuntungan terbaik adalah anak yang sholeh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberian yang terbaik adalah partisipasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Modal terbesar adalah rasa percaya diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayyidina Ali bin Abu Thalib ra [35-40H/656-661]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khulafaur Rasyidin -The leader of Moslem&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-114924788783100209?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/114924788783100209/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=114924788783100209' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114924788783100209'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114924788783100209'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2006/06/greatest.html' title='The Greatest'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-114847073200115083</id><published>2006-05-24T18:38:00.000+07:00</published><updated>2006-05-24T18:38:52.013+07:00</updated><title type='text'>KISAH SYIFA kecil</title><content type='html'>Ini cerita tentang syifa, seorang gadis kecil yang ceria berusia Lima tahun. Pada suatu sore, Syifa menemani Ibunya berbelanja di suatu supermarket. Ketika sedang menunggu giliran membayar, Syifa melihat sebentuk kalung mutiara mungil berwarna putih berkilauan, tergantung dalam sebuah kotak berwarna pink yang sangat cantik. Kalung itu nampak begitu indah, sehingga Syifa sangat ingin memilikinya. Tapi... Dia tahu, pasti Ibunya akan berkeberatan. Seperti biasanya, sebelum berangkat ke supermarket dia sudah berjanji tidak akan meminta apapun selain yang sudah disetujui untuk dibeli. &lt;br /&gt;Dan tadi Ibunya sudah menyetujui untuk membelikannya kaos kaki ber-renda yang cantik. Namun karena kalung itu sangat indah, diberanikannya bertanya. "Ibu, bolehkah Syifa memiliki kalung ini ? Ibu boleh kembalikan kaos kaki yang tadi... " Sang Bunda segera mengambil kotak kalung dari tangan Syifa. Dibaliknya tertera harga Rp 15,000. &lt;br /&gt;Dilihatnya mata Syifa yang memandangnya dengan penuh harap dan cemas.Sebenarnya dia bisa saja langsung membelikan kalung itu, namun ia tak mau bersikap tidak konsisten... "Oke ... Syifa, kamu boleh memiliki Kalung ini. Tapi kembalikan kaos kaki yang kau pilih tadi. Dan karena harga kalung ini lebih mahal dari kaos kaki itu,Ibu akan potong uang tabunganmu untuk minggu depan. Setuju ?" Syifa mengangguk lega, dan segera berlari riang mengembalikan kaos kaki ke raknya. "Terimakasih..., Ibu" Syifa sangat menyukai dan menyayangi kalung mutiaranya. Menurutnya, kalung itu membuatnya nampak cantik dan dewasa. Dia merasa secantik Ibunya. Kalung itu tak pernah lepas dari lehernya, bahkan ketika tidur.Kalung itu hanya dilepasnya jika dia mandi atau berenang. Sebab,kata ibunya, jika basah, kalung itu akan rusak, dan membuat lehernya menjadi hijau... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap malam sebelum tidur, ayah Syifa membacakan cerita pengantar tidur. Pada suatu malam, ketika selesai membacakan sebuah cerita, Ayah bertanya "Syifa..., Syifa sayang Enggak sama Ayah ?" "Tentu dong... Ayah pasti tahu kalau Syifa sayang Ayah !"&lt;br /&gt;"Kalau begitu, berikan kepada Ayah kalung mutiaramu..."Yah..., jangan dong Ayah ! Ayah boleh ambil "si Ratu" boneka kuda dari nenek... ! Itu kesayanganku juga "Ya sudahlah sayang,... ngga apa-apa !". Ayah mencium pipi Syifa sebelum keluar dari kamar Syifa. Kira-kira seminggu berikutnya, setelah selesai membacakan cerita, Ayah bertanya lagi, "Syifa..., Syifa sayang nggak sih, sama Ayah?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ayah, Ayah tahu bukan kalau Syifa sayang sekali pada Ayah?"."Kalau begitu, berikan pada Ayah Kalung mutiaramu."&lt;br /&gt;"Jangan Ayah... Tapi kalau Ayah mau, Ayah boleh ambil boneka Barbie ini.."Kata Syifa seraya menyerahkan boneka Barbie yang selalu menemaninya bermain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa malam kemudian, ketika Ayah masuk ke kamarnya, Syifa sedang duduk di atas tempat tidurnya. Ketika didekati, Syifa rupanya sedang menangis diam-diam. Kedua tangannya tergenggam di atas pangkuan. air mata membasahi pipinya..."Ada apa Syifa,&lt;br /&gt;kenapa Syifa ?" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa berucap sepatah pun, Syifa membuka tangan-nya. Di dalamnya melingkar cantik kalung mutiara kesayangannya " Kalau Ayah mau...ambillah kalung Syifa" Ayah&lt;br /&gt;tersenyum mengerti, diambilnya kalung itu dari tangan mungil Syifa. Kalung itu dimasukkan ke dalam kantong celana. Dan dari kantong yang satunya, dikeluarkan&lt;br /&gt;sebentuk kalung mutiara putih...sama cantiknya dengan kalung yang sangat disayangi Syifa..."Syifa... ini untuk Syifa. Sama bukan ? Memang begitu nampaknya,&lt;br /&gt;tapi kalung ini tidak akan membuat lehermu menjadi hijau" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya..., ternyata Ayah memberikan kalung mutiara asli untuk menggantikan kalung mutiara imitasi Syifa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula halnya dengan Allah S.W.T. terkadang Dia meminta sesuatu dari kita, karena Dia berkenan untuk menggantikannya dengan yang lebih baik. Namun, kadang-kadang kita seperti atau bahkan lebih naif dari Syifa : Menggenggam erat sesuatu yang kita anggap amat berharga, dan oleh karenanya tidak ikhlas bila&lt;br /&gt;harus kehilangan. Untuk itulah perlunya sikap ikhlas, karena kita yakin tidak akan Allah mengambil sesuatu dari kita jika tidak akan menggantinya dengan yang lebih baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-114847073200115083?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/114847073200115083/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=114847073200115083' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114847073200115083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114847073200115083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2006/05/kisah-syifa-kecil.html' title='KISAH SYIFA kecil'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-114740189544635141</id><published>2006-05-12T09:42:00.000+07:00</published><updated>2006-05-12T09:44:55.460+07:00</updated><title type='text'>Derita Sakarotul Maut Karena Ibu</title><content type='html'>Di zaman Rasulullah ada seorang pemuda yang bernama Alqomah, ia sangat rajin beribadat. Suatu hari ia tiba-tiba jatuh sakit yang sangat kuat, maka isterinya menyuruh orang memanggil Rasulullah dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengatakan suaminya sakit kuat dan dalam masa sakaratul maut.&lt;br /&gt;Apabila berita ini sampai kepada Rasulullah, maka Rasulullah menyuruh Bilal r.a, Ali r.a, Salamam r.a dan Ammar r.a supaya pergi melihat keadaan Alqomah. Apabila mereka sampai ke rumah Alqomah, mereka terus mendapatkan Alqomah sambil membantunya membacakan kalimah La-ilaa-ha-illallah, tetapi lidah Alqomah tidak dapat menyebutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika para sahabat mendapati bahawa Alqomah pasti akan mati, maka mereka menyuruh Bilal r.a supaya memberitahu Rasulullah tentang keadaan Alqomah. Apabila Bilal sampai dirumah Rasulullah, maka bilal menceritakan segala hal yang berlaku kepada Alqomah. Lalu Rasulullah bertanya kepada Bilal; "Wahai Bilal apakah ayah Alqomah masih hidup?" jawab Bilal r.a, " Tidak, ayahnya sudah meninggal, tetapi ibunya masih hidup dan sangat tua usianya". Kemudian Rasulullah s.a.w. berkata kepada Bilal;&lt;br /&gt;"Pergilah kamu kepada ibunya dan sampaikan salamku, dan katakan kepadanya kalau dia dapat berjalan, suruh dia datang berjumpaku, kalau dia tidak dapat berjalan katakan aku akan kerumahnya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka apabila Bilal sampai kerumah ibu Alqomah, lalu ia berkata seperti yang Rasulullah kata kepadanya, maka berkata ibu Alqomah; " Aku lebih patut pergi berjumpa Rasulullah". Lalu ibu Alqomah mengangkat tongkat dan terus berjalan menuju ke rumah Rasulullah. Maka bertanya Nabi s.a.w. kepada ibu Alqomah; "Terangkan kepada ku perkara yang sebenar tentang Alqomah, jika kamu berdusta nescaya akan turun wahyu kepadaku". Berkata Nabi lagi; "Bagaimana keadaan Alqomah?", jawab ibunya; "Ia sangat rajin beribadat, ia sembahyang, berpuasa dan sangat suka bersedekah sebanyak-banyaknya sehingga tidak diketahui banyaknya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertanya Rasulullah; "Bagaimana hubungan kamu dengan dia?", jawab ibunya; " Aku murka kepadanya", lalu Rasulullah bertanya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mengapa", jawab ibunya; "Kerana ia patut mengutamakan aku dari isterinya, dan menurut kata-kata isterinya sehingga ia menentangku".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka berkata Rasulullah; "Murka kamu itulah yang telah mengunci lidahnya dari mengucap La iilaa ha illallah", kemudian Nabi s.a.w menyuruh Bilal mencari kayu api untuk membakar Alqomah. Apabila ibu Alqomah mendengar perintah Rasulullah lalu ia bertanya; "Wahai Rasulullah, kamu hendak membakar putera ku didepan mataku?, bagaimana hatiku dapat menerimanya". Kemudian berkata Nabi s.a.w; "Wahai ibu Alqomah, siksa Allah itu lebih berat dan kekal, oleh itu jika kamu mahu Allah mengampunkan dosa anakmu itu, maka hendaklah kamu mengampuninya", demi Allah yang jiwaku ditangannya, tidak akan guna sembahyangnya, sedekahnya, selagi kamu murka kepadanya". Maka berkata ibu Alqomah sambil mengangkat kedua tangannya; "Ya Rasulullah, aku persaksikan kepada Allah dilangit dan kau Ya Rasulullah dan mereka-mereka yang hadir disini bahawa aku redha pada anakku Alqomah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka Rasulullah mengarahkan Bilal pergi melihat Alqomah sambil berkata; "Pergilah kamu wahai Bilal, lihat sama ada Alqomah dapat mengucapkan La iilaa ha illallah atau tidak". Berkata Rasulullah lagi kepada Bilal ; "Aku khuatir kalau kalau ibu Alqomah mengucapkan itu semata-mata kerana pada aku dan bukan dari hatinya". Maka apabila Bilal sampai di rumah Alqomah tiba-tiba terdengar suara Alqomah menyebut; "La iilaa ha illallah". Lalu Bilal masuk sambil berkata; "Wahai semua orang yang berada disini, ketahuilah sesungguhnya murka ibunya telah menghalang Alqomah dari dapat mengucapkan kalimah La iila ha illallah, kerana redha ibunyalah maka Alqomah dapat menyebut kalimah syahadat". Maka matilah Alqomah pada waktu sebaik saja dia mengucap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka Rasulullah s.a.w pun sampai di rumah Alqomah sambil berkata; "Segeralah mandi dan kafankan", lalu disembahyangkan oleh Nabi s.a.w. dan sesudah dikuburkan maka berkata Nabi s.a.w. sambil berdiri dekat kubur; "Hai sahabat Muhajirin dan Anshar, barang siapa yang mengutamakan isterinya daripada ibunya maka ia adalah orang yang dilaknat oleh Allah s.w.t, dan tidak diterimanya daripadanya ibadat fardhu dan sunatnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-114740189544635141?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/114740189544635141/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=114740189544635141' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114740189544635141'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114740189544635141'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2006/05/derita-sakarotul-maut-karena-ibu.html' title='Derita Sakarotul Maut Karena Ibu'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-114740049095293859</id><published>2006-05-12T09:19:00.000+07:00</published><updated>2006-05-12T09:21:30.990+07:00</updated><title type='text'>Untuk yang masih punya BUNDA</title><content type='html'>Pernahkah kita duduk dan mendengarnya bercerita tentang kisahnya hari ini? Bagaimana repotnya membuat menu makanan hari ini, atau sibuknya mengurus adik kita yang balita, atau sedihnya karena mendapat jatah belanja yang dikurangi, atau kisah lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada bahasa lain yang ia gunakan selain bahasa cinta. Meski ia tidak tahu bagaimana kisah cinta para pahlawan badar, atau pahlawan ahzab, namun ia tahu arti pengorbanan. Pernahkah kita tatap wajah bunda saat tidur? Guratan kelelahan tampak jelas di wajahnya, tapi tak sekali pun kita dapati bibirnya letih tuk tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari demi hari ia lalui bersama kita dengan setumpuk harap. Meski mungkin raganya tidak bersama kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah apa yang kita ceritakan padanya hari ini? Layakkah kita menceritakan kisah sedih, padahal segudang nikmat kita peroleh? Apakah artinya kesedihan, padahal kita mendapat nikmat yang banyak untuk diceritakan? Kenapa kita harus menceritakan tentang payahnya manajemen manusia, atau menurunnya kualitas dan kuantitas pahlawan, atau melempemnya daya juang….apapun itu bahasa kita? Padahal kita bisa bercerita banyak tentang hikmah keikhlasan atau buah kesabaran atau nikmat ilmu pengetahuan yang membuatnya yakin bahwa anaknya telah tumbuh dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sembahlah Alloh dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu bapak…" (An nisa: 36)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Katakanlah, 'Mari kubacakan apa yang diharamkan atas kamu oleh Tuhanmu, yaitu janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah terhadap kedua orang ibu bapak…." (Al An'am : 151)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya…….." (Al Isro: 23)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Seorang laki-laki datang kepada Nabi SAW untuk berjihad maka beliau bertanya "Apakah kedua orang tuamu masih hidup?" orang itu menjawab "Ya". Beliau bersabda " Dalam berbakti kepada keduanyalah hendaknya kamu berjihad" (Bukhori dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita tidak pernah lupa untuk selalu mengecup tangannya di awal hari dan meminta do'a sambil berkata "Bunda, ananda minta izin pergi berjihad". Tunggulah sebentar, jika ia mengangguk tanda setuju maka berangkatlah. Jika tidak maka diamlah di tempat, kecuali sangat mendesak. Jika mengangguk tapi kau dapati wajahnya tidak setuju dan kau tahu ia begitu mengharapkan engkau tinggal, maka diamlah di tempat kecuali sangat mendesak…. "Dan berbakti kepada keduanyalah hendaknya kamu berjihad"….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah karena ia tak mengenal semboyan para pejuang, lantas kita tak membutuhkan nasehatnya untuk menciptakan atau meneruskan perjuangan? Apakah karena zaman ini adalah zaman informasi sehingga kita tak butuh kebijakan orang-orang zaman "retro"? Bukankan sejarah itu di putar, seperti berputarnya kehidupan ini? Apa salah kalau kita meminta sarannya tentang manajemen konsentrasi dalam kuliah atau memotivasi manusia untuk berbuat baik atau memperbaiki kinerja kita dan organisasi? Sederhana bukan, hanya sebentar mengisi jadwal harian kita diantara agenda-agenda super penting lainnya, bercengkrama dengannya di awal dan di akhir hari. Sadarlah, kita sedang membangun sebuah rumah mungil di surga bersamanya…insya Alloh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada atau tidak adanya pahala berbakti, mencintai dan mentaatinya dalam kebajikan adalah haq. Wajib bagi kita dan hak baginya. Karena kita adalah hamba Alloh, bukan hamba pahala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Suatu ketika aku tidur, bermimpi sedang berada di surga. Lantas aku mendengar suara seseorang yang membaca Al-Qur'an. Aku pun bertanya, 'Siapakah ini?' Mereka menjawab, 'Ini Haritsah bin Nu'man. Lantas Rasulullah SAW bersabda kepada Aisyah, 'Begitulah berbakti itu, begitulah berbakti itu.' Haritsah adalah seorang yang sangat berbakti kepada ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah kita mendengar munajatnya di malam hari? Memohon keselamatan dan ketegaran kita dalam menapaki jalan kebenaran. Air mata meng-amin-kan doanya. Jika di kala malam, kita tidak mendapati ia bersujud di sejadahnya, maukah kita membangunkannya dan dengan lembut berujar, "Bunda, rahmat Alloh turun di waktu malam". Karena ku yakin engkau selalu terjaga di saat rahmat itu hadir, sahabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di usianya yang lanjut, ketika penyakit mulai berdatangan, ia tak mampu lagi berpikir berat. Berbagi beban dengan sang ayah, atau ia pendam sendiri karena sang ayah tiada. Mungkinkah kita sanggup membasuh laranya, sedangkan cerita kita selalu sama, kekalahan? Insya Alloh, kan kita ganti cerita kita menjadi cerita tentang kemenangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sungguh nista, sungguh nista, sungguh nista!" Ditanyakanlah, "Siapakah, Wahai Rasululloh?" Beliau bersabda, "Siapa yang menjumpai kedua orangtuanya dalam usia lanjut baik salah satu atau kedua-duanya, namun ia tidak masuk surga"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hari ketika harus pergi…&lt;br /&gt;Selamat Jalan Mama......&lt;br /&gt;Semoga kelak kita kan menikmati rumah mungil itu di surga…!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27 April 2006&lt;br /&gt;==============================================================================&lt;br /&gt;di ambil dari :&lt;br /&gt;Dika Amelia Ifani&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-114740049095293859?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/114740049095293859/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=114740049095293859' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114740049095293859'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114740049095293859'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2006/05/untuk-yang-masih-punya-bunda.html' title='Untuk yang masih punya BUNDA'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-114707746866923687</id><published>2006-05-08T15:29:00.000+07:00</published><updated>2006-05-08T15:37:48.680+07:00</updated><title type='text'>Lalai</title><content type='html'>Hari ini tepat 2 minggu aku menjadi anak piatu. Perlu waktu dua minggu bagiku untuk menyadari statusku yang baru ini…Bukan status yang membanggakan…bahkan kerap menimbulkan belas kasihan orang ketika melihatku. Anak piatu…berarti aku tidak beribu lagi, itu status baru yang harus kusandang. Status yang menyadarkanku…bahwa semua makhluk pasti akan mati, setiap makhluk akan kembali kepada Sang Pencipta. Teringat aku ketika prosesi pemakaman, Seseorang membacakan do’a untuk jenazah, tetapi kata-kata yang kutangkap justru suatu tohokan-tohokan yang menusuk dadaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Amalan apa yang akan ditanya malaikat kubur?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sholat adalah amal utama yang akan ditanya oleh malaikat penjaga kubur”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan Insyaallah almarhum sudah mempunyai bekal cukup untuk di alam nanti”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Almarhum juga mempunyai bekal amal yang tak terputus yaitu putra-putri yang sholeh dan sholehah”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;……………………………………………………………………………………………&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sebagian kecil dari kata-kata yang membuatku berpikir, apabila aku yang menjadi jenazah, apakah benar bahwa aku sudah benar-benar mempunyai amalan yang cukup untuk bekal di alam barzah dan akhirat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikit banyak ini mengingatkanku kembali pada kematian yang pasti akan terjadi pada semua yang hidup. Mengingatkanku kembali kepada amalan-amalanku yang terus terang saja masih sangat ‘cekak’. Segala ingatan-ingatanku itu membuatku tertunduk malu…bukan pada orang-orang disekitarku..bukan pula kepada sesama peziarah…tetapi malu kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata-kata selanjutnya membuatku semakin bertambah malu….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah benar bahwa aku ini termasuk kategori putra/putri yang sholeh/sholehah? Apakah benar selama ini aku selalu mendoakan kedua orangtuaku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah benar selama ini aku sudah berbakti kepada keduanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa aku tidak bisa menjawab dengan penuh percaya diri, menjawab dengan kepala tertengadah dan bukannya tertunduk malu, menjawab “IYA”. Kenapa sulit sekali melakukannya????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh memalukan sekali, karena selama ini aku berkecimpung di aktivitas dakwah. Aku yang selama ini berusaha menyeru umat tentang kebenaran (eh..ga sehebat itu sih… tapi kalo ga salah itukan pengertian harfiah dari dakwah…), tapi aku lupa pada keluargaku, aku lupa mendoakan kedua orangtuaku, aku lupa berbakti pada kedua orangtuaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan haruskah sebuah kematian yang menyadarkan kelalaianku? Tapi kalo ini sebuah jalan menuju kebaikan, aku terima. Semoga ini sebuah momentum untuk melakukan perubahan bagiku. Sesungguhnya tidak ada manusia yang terlepas dari salah dan lalai, bahkan rasulullah sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai saudaraku, apakah engkau adalah ‘AKU’?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika bukan, maka jadikan kisah ini sebuah kisah pengingat bagi kita semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila engkau adalah ‘AKU’, maka marilah kita sama-sama berubah, sama-sama menuju diri kita yang lebih baik. Sesungguhnya tidak ada kata terlambat untuk berubah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-114707746866923687?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/114707746866923687/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=114707746866923687' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114707746866923687'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114707746866923687'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2006/05/lalai.html' title='Lalai'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-114535413919085582</id><published>2006-04-18T16:44:00.000+07:00</published><updated>2006-04-18T16:55:39.210+07:00</updated><title type='text'>Sebuah Cerita tentang MEMILIKI</title><content type='html'>Tentang Memiliki &lt;br /&gt;‘Kita tidak akan merasa memiliki sebelum kehilangan’ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya kata-kata di atas sudah tidak asing lagi bagi kita. Kata-kata tersebut merepresentasikan sifat manusia yang kurang bersyukur, selalu merasa kekurangan, melihat bahwa orang lain selalu mendapat ‘lebih’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai saudaraku, mari kita berhenti sejenak dan menengok kembali perjalanan kita. Apakah kita sudah bersyukur?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang kita miliki hingga patut disyukuri? Banyak tentunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iman dan Islam. Jawaban standar aktivis dakwah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita punya nyawa, itu patut disyukuri tentunya. Kita diberi kesehatan, kita punya orangtua, kita punya anggota badan lengkap, kita bisa bicara, mendengar dan melihat, kita punya uang, kita bisa kuliah, dan masih banyak lagi ‘bisa-bisa’ dan ‘punya-punya’ lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi apakah kita sadar bahwa kita ‘bisa’ dan kita ‘punya’ ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai saudaraku, inilah kisahku…Tentang Memiliki….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memiliki orangtua lengkap, bagiku itu biasa. Toh, anak-anak lain juga punya ayah-ibu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memiliki keluarga bahagia, ini juga biasa. Banyak oranglain yang memiliki keluarga baha&lt;br /&gt;gia.&lt;br /&gt;Aku memiliki anggota tubuh lengkap, aku bisa bicara, aku bisa mendengar dan melihat, aku bisa berjalan atau berlari. Tapi menurutku itu bukan hal yang istimewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memiliki teman, aku memiliki sahabat, aku memiliki saudara. Ini juga bukan hal yang istimewa kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bisa berpikir, aku bisa sekolah dan kuliah. Aku bisa makan 3 kali sehari. Menurutku ini juga tidak termasuk kemewahan. Walaupun aku sadar bahwa masih banyak orang-orang di luar sana yang tidak mampu sekolah, bahkan tidak mampu makan tiga kali sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua yang aku miliki dan aku ‘bisa’ adalah hal memang sepantasnya aku dapat, bukan sesuatu yang istimewa. Hidupku pun berjalan dengan penuh kewajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga suatu hari kenormalan hidupku tercerabut. Sesuatu yang aku miliki mulai diambil dan pergi. Pertama kali aku kehilangan dompet…kedua kali juga dompet. Tapi belum cukup membuatku bersyukur atas apa yang aku miliki. Kurang bersedekah, itu yang terlintas dalam pikiranku. Bahkan ketika HP-ku hilang pun aku tidak terlalu merasa kehilangan. Lagi-lagi mungkin aku kurang bersedekah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman-temanku mulai menjauh. Yah, mungkin kita sama-sama sibuk. Memang beraktivitas di dunia dakwah cukup menyita waktuku, pikirku waktu itu. Pokoknya semua masih bisa ditolerir-lah, semua masih dalam batas wajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga…aku kehilangan ibuku. Separuh jiwaku menjadi kosong. Ini pasti bukan karena aku kurang bersedekah kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa semua yang hidup pasti mati, bahwa semua manusia akan kembali kepada Sang Pencipta, sudah kudapat konsep itu. Tapi aku ga menyangka bahwa kematian akan terjadi begitu dekat denganku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu tiba-tiba, hingga aku belum mempersiapkan diri untuk rasa kehilangan itu. Tapi siapa sih yang tahu kapan datangnya kematian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…Aku kan baru pulang kampung 4 bulan yang lalu. Aku kan jarang telepon. Aku kan tidak pernah bercakap-cakap dengan beliau. Aku kan sibuk. Aku cuma sempat pulang seminggu selama 3 bulan liburan. Tapi ini kan untuk kepentingan dakwah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai saudaraku, jangan pernah mengalami hal yang sama seperti-ku. Semua penyesalan dan pembenaran bercampur baur dalam pikiranku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap liburan pun berarti daurah, kepanitiaan, dan yang pasti berarti tidak pulang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lupa aku bahwa orang tua pun berhak atas diriku ini. Lupa aku bahwa diriku ini bukan milikku.&lt;br /&gt;Lalai aku akan kewajiban pada orang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah aku, wahai saudaraku, seperti banyak manusia lainnya, kurang mensyukuri apa yang dimiliki, lalai akan kewajiban pada apa yang kumiliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sempatku berhenti sejenak tuk merenungkan keberadaanku, dengan semua yang aku miliki. Mengucap syukur kepada Sang Maha Pemberi. Ya Allah…semoga aku menjadi orang yang lebih baik, dan lebih menghargai…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-114535413919085582?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/114535413919085582/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=114535413919085582' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114535413919085582'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114535413919085582'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2006/04/sebuah-cerita-tentang-memiliki.html' title='Sebuah Cerita tentang MEMILIKI'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-114404429224629524</id><published>2006-04-03T13:03:00.000+07:00</published><updated>2006-04-04T16:55:22.636+07:00</updated><title type='text'>Cinta adalah sebuah gagasan</title><content type='html'>Dapat dari Blognya Nuyi...Boleh juga isinya..&lt;br /&gt;===============================================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sebagian tabiatnya yang paling murni, cinta&lt;br /&gt;menyerupai air. Air adalah sumber kehidupan.&lt;br /&gt;Semua mahlukhidup tercipta dari air. Air&lt;br /&gt;mempunyai mata dan selalu bergerak dari hulu ke&lt;br /&gt;hilir. Ia mengalir tak henti-henti. Ia bergerak tak&lt;br /&gt;selesai-selesai. Setiap sungai dan kali mengalir&lt;br /&gt;dan bergerak pada jalur-jalurnya. Tapi mereka&lt;br /&gt;semua kemudian bertemu pada satu titik, pada&lt;br /&gt;sebuah muara besar. Mata air. Mengalir. Bergerak.&lt;br /&gt;Tak henti-henti. Tak lelah. Tak selesai-selesai.&lt;br /&gt;Menuju muara. Muara besar. Hampir tak terbatas.&lt;br /&gt;Jauh sejauh mata memandang. Jauh seperti&lt;br /&gt;memandang. Jauh seperti menyentuh kaki langit.&lt;br /&gt;Itu sebabnya bumi kita diisi lebih banyak oleh air.&lt;br /&gt;Karena Tuhan ingin menyemai kehidupan disini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara mata air yang kecil kepada muara yang&lt;br /&gt;besar ada aliran. Ada gerak. Ada riak. Ada&lt;br /&gt;gelombang. Ada gemuruh. Ada debur. Ada&lt;br /&gt;percikan. Ada gelora. Ada gairah. Ada dinamika.&lt;br /&gt;Selalu begitu. Senantiasa seperti itu. Tak ada&lt;br /&gt;penghentian. Tak ada stagnasi. Tak ada diam. Ia&lt;br /&gt;membludak jika ditahan. Ia membuncah jika&lt;br /&gt;dibendung. Ia membanjir pada puncak&lt;br /&gt;dinamikanya. Tapi ia selalu membersihkan semua&lt;br /&gt;kotoran yang dilaluinya. Seperti hujan mengusir&lt;br /&gt;mendung yang mengotori biru langit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah cinta. Ia adalah sebuah gagasan yang&lt;br /&gt;murni tentang kehidupan yang lapang. Mata airnya&lt;br /&gt;adalah niat baik dari hati murni. Muara adalah&lt;br /&gt;kehidupan yang lebih baik. Alirannya adalah&lt;br /&gt;gerakan amal dan kerja memberi yang tak henti-&lt;br /&gt;henti. Cinta adalah gagasan tentang penciptaan&lt;br /&gt;kehidupan setelah kehidupan tercipta. Maka kata&lt;br /&gt;Muhammad Iqbal, “Engkau menciptakan hutan&lt;br /&gt;belantara. Dan aku menciptakan taman”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu ada niat baik dan ada muara kehidupan&lt;br /&gt;yang lapang yang hendak kita ciptakan, maka&lt;br /&gt;cinta ciptakan, maka cinta menjadi nyata saat ia&lt;br /&gt;mengalir. Saat ia bergerak. Aliran dan gerakan&lt;br /&gt;itulah yang melahirkan debur, gemuruh, riak dan&lt;br /&gt;ombak. Gairah dan dinamika yan membuatnya&lt;br /&gt;ada, nyata dan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti air yang berhenti mengalir, kehidupan juga&lt;br /&gt;akan berhenti bergerak jika ia tidak mengarah&lt;br /&gt;pada sebuah muara besar. Air yang tergenang&lt;br /&gt;selalu mengalami pembusukan. Begitu juga&lt;br /&gt;kehidupan yang tidak bergerak kehilangan&lt;br /&gt;dinamika dan serta merta menjadi rusak. Bukan.&lt;br /&gt;Bukan Cuma rusak. Tapi bahkan merusak&lt;br /&gt;lingkungan disekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga cinta ketika ia hanya sebuah&lt;br /&gt;perasaan. Bukan sebuah gagasan. Sebab&lt;br /&gt;perasaan adalah bagian dari aliran. Bukan aliran&lt;br /&gt;itu sendiri. Bukan muara. Begitu juga cinta ketika&lt;br /&gt;ia hanya sebuah ruh. Bukan sebuah gagasan.&lt;br /&gt;Sebab ruh adalah mata air. Bukan muara. Begitu&lt;br /&gt;juga cinta ketika ia hanya sebuah raga. Bukan&lt;br /&gt;sebuah gagasan. Apalagi raga; ia hanya riak,&lt;br /&gt;hanya gelombang, hanya debur, hanya gemuruh.&lt;br /&gt;Ia ada karena aliran. Ada gerakan. Perasaanlah&lt;br /&gt;yang memberinya rasa dan nuansa; keindahan.&lt;br /&gt;Tapi keindahan ini tak pernah berdiri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gagasan. Gagasanlah yang mengubah cinta&lt;br /&gt;menjadi sebuah keseluruhan, sesuatu yang utuh,&lt;br /&gt;semacam kumpulan kata-kata yang membentuk&lt;br /&gt;kalimat dan melahirkan makna. Yaitu gagasan&lt;br /&gt;tentang bagaimana menciptakan kehidupan yang&lt;br /&gt;lebih baik, tentang berapa besar energi yang kita&lt;br /&gt;perlukan untuk menyelesaikannya, tentang rincian&lt;br /&gt;tindakan yang harus dilakukan dari awal hingga&lt;br /&gt;akhir. Dalam gagasan itu jiwa, raga dan ruh&lt;br /&gt;menyatu; membuncahkan mata air kebajikan,&lt;br /&gt;mengaliri setiap sudut kehidupan menuju muara&lt;br /&gt;kebahagiaan yang lapang. Disini jiwa, raga dan ruh&lt;br /&gt;menuaikan fungsi-fungsinya. Dan pada penuaian&lt;br /&gt;fungsi itu ada pesona yang memercikan&lt;br /&gt;keindahan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-114404429224629524?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/114404429224629524/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=114404429224629524' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114404429224629524'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114404429224629524'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2006/04/cinta-adalah-sebuah-gagasan.html' title='Cinta adalah sebuah gagasan'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-114187438432347544</id><published>2006-03-09T10:16:00.000+07:00</published><updated>2006-03-09T10:19:44.323+07:00</updated><title type='text'>4JJI telah memberikan Peringatan</title><content type='html'>Terima kasih ya 4JJI atas peringatan MU ini....&lt;br /&gt;Ternyata SEHAT itu sangat MAHAL sekali...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maaf untuk sementara tidak bisa meng-update blog ini atau mengetik lama-lama! Soalna cuma pake tangan kiri aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUNGGU BERIKUTNYA....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-114187438432347544?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/114187438432347544/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=114187438432347544' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114187438432347544'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114187438432347544'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2006/03/4jji-telah-memberikan-peringatan.html' title='4JJI telah memberikan Peringatan'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-114187414279943236</id><published>2006-03-09T10:14:00.000+07:00</published><updated>2006-03-09T10:31:23.456+07:00</updated><title type='text'>Alkisah Seekor burung pipit</title><content type='html'>Ketika musim kemarau baru saja mulai, seekor Burung Pipit mulai merasakan tubuhnya kepanasan, lalu mengumpat pada lingkungan yang dituduhnya tidak bersahabat. Dia lalu memutuskan untuk meninggalkan tempat yang sejak dahulu menjadi habitatnya, terbang jauh ke utara yang konon kabarnya, udaranya selalu dingin dan sejuk.Benar, pelan pelan dia merasakan kesejukan udara, makin ke utara makin sejuk, dia semakin bersemangat memacu terbangnya lebih ke utara lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbawa oleh nafsu, dia tak merasakan sayapnya yang mulai tertempel salju, makin lama makin tebal, dan akhirnya dia jatuh ke tanah karena tubuhnya terbungkus salju.Sampai ke tanah, salju yang menempel di sayapnya justru bertambah tebal. Si Burung pipit tak mampu berbuat apa apa, menyangka bahwa riwayatnya telah tamat.Dia merintih menyesali nasibnya. Mendengar suara rintihan, seekor Kerbau yang kebetulan lewat datang menghampirinya. Namun si Burung kecewa mengapa yang datang hanya seekor Kerbau, dia menghardik si Kerbau agar menjauh dan mengatakan bahwa makhluk yang tolol tak mungkin mampu berbuat sesuatu untuk menolongnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Kerbau tidak banyak bicara, dia hanya berdiri, kemudian kencing tepat diatas burung tersebut. Si Burung Pipit semakin marah dan memaki maki si Kerbau. Lagi-lagi Si kerbau tidak bicara, dia maju satu langkah lagi, dan mengeluarkan kotoran ke atas tubuh si burung. Seketika itu si Burung tidak dapat bicara karena tertimbun kotoran kerbau. Si Burung mengira lagi bahwa mati tak bisa bernapas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun perlahan lahan, dia merasakan kehangatan, salju yang embeku pada bulunya pelan pelan meleleh oleh hangatnya tahi kerbau, dia dapat bernapas lega dan melihat kembali langit yang cerah. Si Burung Pipit berteriak kegirangan, bernyanyi keras sepuas puasnya-nya.Mendengar ada suara burung bernyanyi, seekor anak kucing menghampiri sumber suara, mengulurkan tangannya, mengais tubuh si burung dan kemudian menimang nimang, menjilati, mengelus dan membersihkan sisa-sisa salju yang masih menempel pada bulu si burung. Begitu bulunya bersih, Si Burung bernyanyi dan menari kegirangan, dia mengira telah mendapatkan teman yang ramah dan baik hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun apa yang terjadi kemudian, seketika itu juga dunia terasa gelap gulita bagi si Burung, dan tamatlah riwayat si Burung Pipit ditelan oleh si Kucing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kisah ini, banyak pesan moral yang dapat dipakai sebagai pelajaran:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Halaman tetangga yang nampak lebih hijau, belum tentu cocok buat kita.&lt;br /&gt;2. Baik dan buruknya penampilan, jangan dipakai sebagai satu satunya ukuran.&lt;br /&gt;3. Apa yang pada mulanya terasa pahit dan tidak enak, kadang kadang bisa berbalik membawa hikmah yang menyenangkan, dan demikian pula sebaliknya.&lt;br /&gt;4. Ketika kita baru saja mendapatkan kenikmatan, jangan lupa dan jangan terburu nafsu, agar tidak kebablasan.&lt;br /&gt;5. Waspadalah terhadap Orang yang memberikan janji yang berlebihan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-114187414279943236?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/114187414279943236/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=114187414279943236' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114187414279943236'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114187414279943236'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2006/03/alkisah-seekor-burung-pipit.html' title='Alkisah Seekor burung pipit'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-114144613062711234</id><published>2006-03-04T11:20:00.000+07:00</published><updated>2006-03-04T11:26:04.106+07:00</updated><title type='text'>Mengenang SAHABATKU : SITI FATIHATUL ALIYAH</title><content type='html'>&lt;img src="http://kawung.mhs.cs.ui.ac.id/~yudiariawan/yaya_1.jpg" width="200" height="150" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://kawung.mhs.cs.ui.ac.id/~yudiariawan/yaya_2.jpg" width="200" height="150"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://kawung.mhs.cs.ui.ac.id/~yudiariawan/yaya_3.jpg" width="150" height="200" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://kawung.mhs.cs.ui.ac.id/~yudiariawan/yaya_4.jpg" width="200" height="150"&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-114144613062711234?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/114144613062711234/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=114144613062711234' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114144613062711234'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114144613062711234'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2006/03/mengenang-sahabatku-siti-fatihatul.html' title='Mengenang SAHABATKU : SITI FATIHATUL ALIYAH'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-114144422527042974</id><published>2006-03-04T10:46:00.000+07:00</published><updated>2006-03-04T11:27:18.563+07:00</updated><title type='text'>Makna Surat  An Naziaat: Malaikat-malaikat Pencabut Nyawa</title><content type='html'>Oleh : Dr. Amir Faishol Fath&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disebut dengan An Naziaat, karena dimulai dengan ungkapan tersebut, artinya para malaikat yang mencabut nyawa anak-anak Adam. Adapun hubungan surat An Naziaat dengan surat An Naba' sebelumnya adalah kesamaan tema di mana masing-masing sama-sama menegaskan akan terjadinya hari kebangkitan (Kiamat) sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Ringkasan surat An Naziaat sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. (ayat:1-5) Pembukaan, di dalamnya Allah bersumpah dengan: (a) Malaikat yang mencabut ruh orang-orang kafir dengan keras, membuat orang-orang kafir itu tersiksa dan merasa sakit. (b) Malaikat yang mencabut nyawa orang-orang mukmin dengan lembut (c) Malaikat yang turun dari langit dengan cepat mendahului ruh-ruh orang mukmin menuju surga(d) Malaikat yang mengatur segala sesuatu untuk memenuhi kebutuhan penduduk bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. (ayat: 6-14) Allah menegaskan dengan sumpahnya bahwa Hari Kiamat pasti terjadi, dibuka dengan tiupan sangkakala, dan pada saat itu orang-orang kafir ketakutan, mereka menyesal mengapa selama di dunia tidak mentaati Allah. Mereka merasa rugi, telah membuang-buang waktu dalam pekerjaan tidak ada gunanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. (ayat: 15-26) Allah menghibur Rasulullah dengan kisah Nabi Musa saat menghadapi Firaun. Supaya hatinya tidak sedih ketika melihat orang-orang Kafir Makkah tidak beriman dan mendustakan risalahnya. Pada kesempatan ini seakan Allah berfirman: Wahai Muhammad bukan hanya kamu yang ditolak dan dilawan oleh orang-orang kafir, Musa dulu juga pernah dilawan oleh Fir'aun. Dan Fir'aun perlawanannya lebih sadis lagi, karena tingkat kekafirannya telah mencapai puncak, perhatikan ia berkata " Aku Tuhanmu yang paling tinggi". Kisah ini juga bekal bagi para penerus perjuangan Rasulullah di setiap tempat dan zaman, sehingga ia tidak merasa sedih saat menghadapi tantangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. (ayat: 27-33) Allah menyebutkan bukti-bukti kekuasaannya, agar tidak muncul lagi pribadi seperti Fir'aun yang mengingkari kebenaran. Dalam hal ini Allah menantang: buktikan mana lebih sulit menciptakan langit atau menciptakan kamu? Siapa yang mengangkat langit seluas ini tanpa tiang? Siapa yang mendatangkan malam dan siang? Seandainya semuanya malam apa yang akan terjadi pada kamu? Begitu juga sebaliknya? Siapa yang membuat bumi menghampar? Membuat gunung sebagai pasak sehingga bumi ini tegak dengan seimbang? Memancarkan air dan lain sebagainya? Siapa? Ayo jawab kamu atau Aku? Masihkah kau akan sombong? Merasa bisa segalanya. Lalu tidak mau beriman kapadaKu? Masihkah tidak percaya atas kemampuanku untuk membangkitkan kamu kembali setelah mati?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. (ayat: 34-41) Allah menggambarkan bagaimana keadaan manusia pada saat Hari Kiamat tiba: Pada waktu itu manusia mulai mengingat masa lalunya ketika api neraka benar-benat ditampakkan didepan hidungnya. Masing-masing mulai siap-siap mempertanggungjawabkan sekecil apapun yang pernah ia lakukan selama di dunia. Sebab ternyata semua amal terdaftar secara rapi. Tidak ada amal sekecil atom atau lebih kecil lagi (baca: dzarrah) yang terlewatkan. Lalu Allah membagi manusia dua golongan:   (a) golongan orang-orang yang dulunya tidak mau ikut ajaran Allah, tunduk pada hawa nafsu dan kepentingan dunia, mereka itu ahli neraka Jahim      (b) golongan orang-orang yang dulunya taat kepada Allah dan menahan hawa nafsunya dari perbuatan maksiat, mereka itu penduduk surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. (ayat: 42-46) Allah menutup surat  ini dengan kisah perbuatan orang kafir Makkah yang mengejek Rasulullah dengan bertanya-tanya kapan Muhammad Hari kiamat yang kau janjikan akan terjadi? (Mirip dengan pembukaan surat An Naba'). Tapi Allah segera mengajarkan Rasulullah: wahai Muhammad itu bukan tugasmu menjawab mengenai waktu Kiamat, karena hanya Aku yang tahu. Tugasmu hanya menyampaikan risalah dan ajaran dariKu supaya mereka tahu bahwa Kiamat pasti dan pasti terjadi dalam sekejap dan dalam waktu yang sangat singkat, seperti perubahan dari waktu siang ke malam hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;========================================&lt;br /&gt;Terima kasih Sahabat ku YAYA, Engkau telah mengingatkan Aku lagi Tentang Kepastian ini. Aku tidak tahu,apakah 10 detik lagi aku masih hidup atau 10 tahun lagi. Jadi aku mencoba untuk bersiap-siap diri ketika gilirannya tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Istirahat ya YAYA....&lt;br /&gt;Aku akan selalu mendo'akan mu di setiap Sholat ku..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-114144422527042974?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/114144422527042974/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=114144422527042974' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114144422527042974'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114144422527042974'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2006/03/makna-surat-naziaat-malaikat-malaikat.html' title='Makna Surat  An Naziaat: Malaikat-malaikat Pencabut Nyawa'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-114137763098971149</id><published>2006-03-03T16:20:00.000+07:00</published><updated>2006-03-03T16:20:31.003+07:00</updated><title type='text'>FASILKOM vs MUSMA ???</title><content type='html'>Sebuah keanehan terjadi hari kemarin, pertama dalam sejarah pergerakan mahasiswa (emang ada???) Fasilkom. Sebuah perhelatan akbar baru saja di mulai, sebuah usaha untuk memperbaiki pergerakan mahasiswa di Fasilkom, Iya Musyawarah Mahasiswa (&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;MUSMA&lt;/span&gt;) FASILKOM UI yang PERTAMA. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keanehan ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hm...antara aneh atau tidak sih.Bukannya pesimis atau mengecilkan panitia, tetapi sbuah kenyataan yang tidak bisa ditampik lagi. Image Tentang Fasilkom telah di ketahui oleh semua mahasiswa UI, Mahasiswa Fasilkom UI terkenal dengan "Studie Oriented" nya. Mahasiswa Fasilkom adalah manusia-manusia LAB, jarang berinteraksi, jangan berbicara, jarang bersosialisasi dengan Fakultas lainnya. Itu semua memang benar, atau dengan perkataan yang jelek, tidak pernah ada pergerakan mahasiswa di Fasilkom, Stigma negatif tentang demonstrasi dan aksi melekat dalam sanubari mereka. Aneh... Karena sedang terjadi aktivitas yang ber-kontradiksi dengan karakteristik mahasiswa Fasilkom.Sebuah perjuangan yang harus tetap dipertahankan di tengah kondisi yang tidak memungkinkan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi Awalan itu telah di mulai dengan sukses (menurut ku), ya... walau di hadiri kurang dari 20 orang, aku pikir sudah cukup sukses.Ibarat seorang bayi yang baru belajar jalan, pasti akan merasakn jatuh-bangun ataupun tertatih-tatih. Itu juga yang akan terjadi dengan MUSMA FASILKOM. Hari pertama sudah terlihat keter-tahinnya itu, seperti masih ada orang yang berfikir kalau berdiskusi itu kalau berdialegtika itu kalau berdebat itu membuang-buang banyak waktu, dan terasa di buat-buat.Secara pribadi saya sedikit tersenyum, ya...wajar lah mereka belum merasakan gimana sih dalam lembaga kemahasiswaan, itu bukan salah mereka, tetapi mereka sendiri tidak mau belajar dari sarana yang sudah ada. Tapi ada yang lucu setelah MUSMA kemarin, Ada seseorang yang sms aku kalau ada peserta lain yang kecewa dengan rekayasa politik yang aku buat .. Zing... Rekayasa politik ??? Kecewa ??? Masa situasi kayak gitu sudah membuat orang kecewa, masa di hari pertama MUSMA sudah ada yang kecewa, Bagaimana kalau orang tersebut ikut MUSMA UI yang lebih ganas dibandingkan MUSMA FASILKOM ??? Tetapi bagi ku itu bukan salah dia, melainkan memang kondisi FASILKOM yang belum bisa menerima cara ber-dialegtika seperti itu. Secara keselurahan, bisa dikatakan berhasil, dengan bolong disana-sini dan rapat musma yang hanya 2 Jam sehari dan dari hari selasa sampai kamis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya... Sebuah awalan yang cukup lah bagi Fakultas yang tidak pernah bergelut di dalam bidang kemahasiswaan. Semoga dalam acara MUSMA berikutnya bisa lebih menarik, tidak ada lagi orang yang mudah terkecewakan, dan mudah-mudah Ga' Sepi alias ada orangnya. Selamat berjuang teman-teman !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HIDUP MAHASISWA !!!&lt;br /&gt;HIDUP RAKYAT INDONESIA&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-114137763098971149?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/114137763098971149/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=114137763098971149' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114137763098971149'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114137763098971149'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2006/03/fasilkom-vs-musma.html' title='FASILKOM vs MUSMA ???'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-114127050733466745</id><published>2006-03-02T10:14:00.001+07:00</published><updated>2006-03-02T10:44:21.516+07:00</updated><title type='text'>TERIMA KASIH YAYA</title><content type='html'>Setiap kejadian haruslah bisa di ambil Ibrohnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai Hari senin lalu hidup ku berubah drastis, Aku mulai kembali lagi mencari CINTA-NYA, Setelah sekian lama aku telah dibutakan oleh kehidupan dunia. Terasa berbeda sekali minggu ini, diri ku yang dulu sering ceplas-ceplos, yang sering berci-cilan, yang sering sholatnya tidak tepat waktu, yang jarang sering bangun malam, yang jarang sekali mengerjakan yang shunah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu ini aku berbeda, Aku mulai ingin kembali lagi. Aku saat ini mencoba untuk lebih sedikit menahan dalam berbicara, aku tidak mau ceplos-ceplos lagi. Ketika aku mencoba berfikir tentang ini, aku sadar karena ibroh yang aku dapatkan dari &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SYAHID&lt;/span&gt; nya Sahabatku YAYA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akupun mulai bertekad dari sekarang, untuk merubah keberukan ku semuanya ini, karena ada hikmah yang aku dapatkan, Aku harus menyiapkan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KEMATIAN&lt;/span&gt; ku dengan sebaik-baiknya. Aku ingin sekali meninggalkan Dunia ini seperti YAYA, Dalam berjuang di Agama-NYA. Aku takut sekali jika aku meninggal dalam keadaan keadaan belum sholat, dalam keadaan melakukan maksyiat (Sungguh aku akan menjadi mayat yang najis jika dalam keadan itu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini aku pun merasa ada yang lain, ketika tadi pagi berangkat ke kampus, ketika naik kendaraan 112. Kendaraan yang aku naiki itu membawa diri ku ugal-ugalan dan super ngubet. Yang biasanya aku nge-dumel sama sopir dan mau marah aja ketika macet di lampu merah cibubur, tetapi hari ini aku merasa hati ku meng-ikhlaskan semuanya, ketika ngebut, hati kecil ku mengucapkan "...aku ikhlas jika meninggal saat ini....", aku kaget dengan perasaan itu. tetapi timbangan amalan ku masih jomplang ke kiri. Ya 4JJI berikan lah aku kesempatan untuk bisa mendulang rahmat-MU di alam fana ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAN...&lt;br /&gt;Tempatkanlah Sahabat ku YAYA dalam posisi yang terbaik ya 4JJI....&lt;br /&gt;Ringankanlah dalam penghisabannya&lt;br /&gt;Terima kasih 4JJI...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk YAYA,&lt;br /&gt;Terima kasih, engkau telah memberikan ibroh bagi ku&lt;br /&gt;TERIMA KASIH YAYA....&lt;br /&gt;Aku akan selalu mendo'akan mu...&lt;br /&gt;Selamat Istirahat ya YAYA...&lt;br /&gt;Semoga KITA dapat bertemu lagi di SANA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=====================================&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Teruntuk Sahabatku SITI FATIHATUL ALIYAH (YAYA/LIA)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-114127050733466745?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/114127050733466745/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=114127050733466745' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114127050733466745'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114127050733466745'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2006/03/terima-kasih-yaya.html' title='TERIMA KASIH YAYA'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-114100993968305012</id><published>2006-02-27T10:11:00.000+07:00</published><updated>2006-02-27T10:12:19.696+07:00</updated><title type='text'>Untuk Sahabatku YAYA</title><content type='html'>Saat ini,&lt;br /&gt;Kami tanggalkan jaket perjuangan kami&lt;br /&gt;Untuk sementara waktu&lt;br /&gt;Bukan untuk selama-lamanya&lt;br /&gt;Kami ingin beristrihat sebentar&lt;br /&gt;Bukan selamanya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami ingin mengantar seorang pejuang&lt;br /&gt;Sahabat kami yang telah berjuang&lt;br /&gt;Dengan Senyum &amp; Kebanggaan&lt;br /&gt;Bukan dengan Isak Tangisan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami Bangga kepada mu…&lt;br /&gt;Karena engkau bagian dari kami&lt;br /&gt;Kami Tersenyum kepada mu…&lt;br /&gt;Karena engkau mendapatkan Syahid mu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami akan selalu ingat ceria mu…&lt;br /&gt;Kami akan selalu ingat senyum mu…&lt;br /&gt;Kami akan selalu ingat semangat baja mu…&lt;br /&gt;Kami akan selalu mencintai mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Jalan Sahabat Kami&lt;br /&gt;Selamat Bertemu dengan Kekasih mu&lt;br /&gt;Perjuangan mu tidak akan berhenti disini&lt;br /&gt;Kami akan meneruskan perjuangan mu&lt;br /&gt;Untuk Tuhan, Bangsa &amp; Almamater&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HIDUP MAHASISWA !!!&lt;br /&gt;HIDUP RAKYAT INDONESIA !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Sahabat Kami yang Kami Cintai :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SITI FATIHATUL ALIYAH&lt;br /&gt;( Lia / Yaya )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;-Koordinator Divisi Pusat Kajian &amp; Jaringan Data Departemen.KASTRAT Senat Mahasiswa Fasilkom UI-&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-114100993968305012?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/114100993968305012/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=114100993968305012' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114100993968305012'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114100993968305012'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2006/02/untuk-sahabatku-yaya.html' title='Untuk Sahabatku YAYA'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-114100891241244355</id><published>2006-02-27T09:54:00.000+07:00</published><updated>2006-02-27T09:55:12.426+07:00</updated><title type='text'>Mengenang Sahabatku SITI FATIHATUL ALIYAH (YAYA/LIA)</title><content type='html'>Hari minggu telah menjadi hari kelabu bagi diri ini, seorang sahabatku telah terlebih dahulu meninggalkan aku dan teman-temannya untuk menghadap kekasihnya.&lt;br /&gt;Aku ingat ketika hari kamis lalu, kami masih bersanda gurau. Bercerita tentang kesiapannya untuk ikut suatu acara, namun aku tidak tahu itu akan menjadi pertemuan ku yang terakhir dengannya. Hari Rabu aku masih ingat, Dia walaupun dalam keadaan sakit masih tetap menjalankan proker yang aku bebankan kepadanya, Hari Rabu terbitlah Newslette Kastrat Edisi perdana, Aku tidak tahu kalau itu akan menjadi Newsletter pertama dan terakhir yang Dia buat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaya aku sebut namanya, Dia adalah Staf ku di Departemen Kastrat Senat Fasilkom. Dia sangat berbeda dengan anggota-anggota lainnya, iya… Dia adalah anggota Kastrat yang paling semangat yang pernah aku temui, walaupun yaya sakit, walaupun yaya tidak bisa pergi ke kampus, yaya masih tetap bisa mengerjakan prokernya. Yaya… Maafin yudi yach....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui tulisan ini aku ingin mengingatmu….&lt;br /&gt;Tahun 2004, ketika penerimaan mahasiswa baru (PMB) tertulis nama Siti Fatihatul Aliyah, Aku tidak mengenal awalnya. Lalu selama tahun pertama Yaya, aku tidak begitu kenal dengan yaya, hanya bertegur sapa dan kalau ketemu paling di dalam suatu rapat. Ketika tahun kedua, ketika open rekrutmen senat Fasilkom, tertulis nama dia dalam deretan calon Kastrat, Al-hasil Yaya diterima di Kastrat. Mulai dari sini aku mengenalnya, Melalui rapat-rapat dan lainnya. Aku tidak menyangka ternyata yaya ini seorang wanita yang kuat, bayangkan ketika outbond senat, beliau sanggup berjalan dari villa sampai air terjun yang jalannya sangat terjal tanpa lelah dan sampai disana mengalahkan rekan prianya, begitu juga ketika turun, dia sanggup turun pada posisi terakhir tetapi sampai di villa dia yang pertama sampai. Aku Bangga kepada mu Yaya… Yaya, masih ingatkah ketika kita KASTRAT di Foto depan Villa sambil mengepalkan tangan ke atas, itu adalah foto terkomplit KASTRAT ( eh gak dech, waktu itu gak ada rissa)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teringat lagi aku ketika Yaya menjadi PO ( Ketua Panitia ) Diskusi Sospol tentang Kontraversi kenaikan harga BBM, aku masih bisa melihat yaya duduk di bangku belakang sambil mendengarkan ceramah dan teringat pula aku ketika dia berpapasan dengan aku ketika ingin membeli kue-kue untuk pembicara tersebut, seorang ketua panitia yang mau turun kelapangan untuk beli kue juga. Aku Bangga kepada mu Yaya…&lt;br /&gt;Aku masih ingat tulisan mu tentang ucapan terimakasih kepada dekanat fasilkom ui atas kerjasamanya dalam proses advokasi mahasiswa baru. Di saat lain  Aku ingat ketika kita Krida di Waroeng Steak, ketika kita saling sharing, ketika kita saling berkenalan lebih dalam sesama KASTRAT. &lt;br /&gt;Dan yang masih aku ingat adalah hari rabu dua minggu lalu engkau menagih-nagih aku buka yang ingin aku pinjam kan, tetapi akhirnya aku ingat juga, Maaf jika lama memberikan bukunya.&lt;br /&gt;Namun, ketika kemarin lusa aku mendengar engkau hanyut dan belum ditemukan, aku bingung dan bimbang, Yaya? Staf KASTRAT ku? Yaya yang 2004 itu? Kemarinnya diberitahu kalau YAYA Sahabatku telah meninggal dengan Syahid.&lt;br /&gt;Inna Ilahi Wa Inna Ilaihi Rojiun…&lt;br /&gt;Yaya, Aku rela akan kepergian mu…&lt;br /&gt;Teman-teman kastrat akan meneruskan perjuangan mu sampai tutup usia kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Jalan Yaya&lt;br /&gt;Selamat bertemu dengan Kekasih mu disana&lt;br /&gt;Do’a Kami menyertai mu……&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-114100891241244355?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/114100891241244355/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=114100891241244355' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114100891241244355'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114100891241244355'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2006/02/mengenang-sahabatku-siti-fatihatul.html' title='Mengenang Sahabatku SITI FATIHATUL ALIYAH (YAYA/LIA)'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-114066427442738459</id><published>2006-02-23T09:59:00.000+07:00</published><updated>2006-02-23T10:11:14.443+07:00</updated><title type='text'>KATAKAN “TIDAK” UNTUK KENAIKAN TDL</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KATAKAN “TIDAK” UNTUK KENAIKAN TDL&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Listrik adalah sebuah alat vital bagi suatu Negara pada zaman modern ini, tanpa listrik pada zaman ini maka kita akan mengalami keterbelakangan teknologi yang akan membawa kita ke zaman purb kala lagi. Listrik adalah konsumsi seluruh manusia, tidak hanya konsumsi orang-orang kaya saja tetapi kaum miskin memerlukannya, bayangkan jika dunia ini tidak ada listrik ! Iya itu adalah sebuah awalan pengertian yang berusaha menjelaskan bahwa listrik itu kebutuhan umat  manusia. Dan hari ini, kita telah mendengar bahwa perusahaan listrik Negara (PLN) akan menaikkan Tarif Dasar Listrik (TDL) sekitar 20% - 100% untuk industri. Ada apa sebenarnya?&lt;br /&gt;Sungguh bertubi-tubi tamparan yang diberikan kepada rakyat Indonesia oleh presiden terpilihnya. Setelah menaikkan harga BBM dengan sadis nya tanpa melihat kondisi rakyatnya, dengan dalih kenaikan harga BBM juga PLN berencana menaikkan TDL. Satu hal yang kita catat, dampak kenaikan BBM masih terus bergulir dan sekarang sedang mengarah ke PLN. Kronologisnya setelah minggu lalu saya mendatangi DPR adalah pada tahun ini PLN menaikkan permintaan subsidi dari pemerintah sebesar 35 Triliun, namun yang disepakati oleh DPR hanyalah 15 Triliun dengn 2 triliun lagi cadangan, dan sisanya itulah yang 18 Triliun yang dipermasalahkan sehingga dengan alasan untuk menutupi yang 18 Triliun itu, PLN ingin rakyat yang menanggungnya, sebuah kekeliruan besar. Iya sebuah kekeliruan besar jika kita berlogika, alasan kenaikan anggaran karena PLN menangguh biaya lebih untuk tenaga pembangkitnya yang sampai saat ini menggunakan BBM yang di akibatkan kenaikan BBM oleh pemerintah, sebuah kekeliruan besar jika dampak dari suatu keputusan pemerintah harus dibebankan lagi kepada rakyat, seharusnya pemerintahlah yang menanggung semua dampak kenaikan BBM itu.&lt;br /&gt;Respons terhadap kenaikan TDL pun langsung meluncur dari komunitas masyarakat tidak terkecuali Kadin ( kamar dagang Indonesia ) yang menolak mentah-mentah kenaikan TDL, karena setelah banyaknya perusahaan kecil menengah yang guling tikar akibat BBM maka akan banyak lagi perusahaan-perusahaan yang akan memecat karyawannya akibat kenaikan TDL,berdasarkan hitung-hitung dari ekonom Bung Iksan, Bakal terjadi kehancuran ekonomi jika pemerintah menaikkan TDL, jika pada kenaikan BBM menyebabkan kenaikan inflasi sebesar 0,8 %, maka kenaikan TDL bisa menaikkan inflasi sebesar 3%, sungguh keputusan yang salah jika sampai menaikkan TDL.&lt;br /&gt;Bukan tanpa solusi,mari kita mencari solusi untuk PLN ini. Berdasarkan info dari detik.com, pemerintah sedang melakukan pemercepatan pembayaran hutang “ monster IMF” dari yang direncanakan, satu hal yang bisa kita cerna disini yaitu pemerintah lagi kebanyakan uang. Dari sini seharusnya pemerintah tidak perlu bernafsu mempercepat hutang, lebih baik di alih fungsikan ke PLN yang sedang membutuhkan, toh yang selama ini pemerintah hanya bisa membayar bunga dari hutang Indonesia dan toh yang lebih menyakitkan lagi, hutang kita itu tidak bisa dilunnasi sampai tujuh keturunan kita kecuali menjual pulau-pulau ataupun menyatakan Indonesia tidak akan membayar hutng IMF ( Seperti Brazil ). Solusi bisa kita dapatkan, solusi lainnya adalah Bank Indonesia (BI) saat ini mempunyai dana nganggur sebesar 50 Triliun untuk BUMN, Walaupun PLN adalah perusahaan terbatas tetapi tetap dalam tanggung jawab menteri BUMN, sehingga dana nganggur itu bisa kita alihkan ke PLN. Solusi lainnya adalah PLN meminjam uang kepada departemen-departemen pemerintah yang lain, dan saya yakin untuk tahun depan PLN pasti bisa mengembalikannya lagi. Ataupun solusi terakhir, pemerintah melakukan pemotongan anggaran dari masing-masing departemen sehingga terkumpul 18 Triliun untuk disumbangkan ke anak emas nya yaitu PLN. Solusi yang sebenarnya bisa kita pikirkan oleh orang-orang awam, tidak harus para eknom-ekom yang PhD ataupun Profesor-profesor.&lt;br /&gt;Tetapi sebenarnya itu hanya solusi terhadap satu permasalahan dari PLN yaitu tentang kenaikan anggaran. Ada masalah lain dari internal PLN mengenai ketidak efisienan dan ketidak efektifan kinerja PLN. Kita lihat masih belum transparannya PLN, tidak adanya alih teknolgi ke pembangkit yang lebih murah. Kasus nyata terjadi di medan, yaitu kasus pembuatan Pembangkit listrik tenaga gas alam di boring, malah membawa direktur PLN sebagai saksi dalam persidangan. Selain solusi-solusi yang diberikan di atas, seharus PLN juga harus membenahi ini, tidak afektif dan efisien juga PLN walau sudah merubah menggunakan gas alam ataupun batubara, tetap menggunakan manajemen yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iya, dari itu semua ada satu hal yang bisa kita sepakati, Rakyat tidak boleh lagi menanggung dosa pemerintah dengan menaikkan TDL, masih banyak solusi lain yang lebih savety yang bisa dilakukan pemerintah, jangan asal ada masalah langsung dibebankan kepada rakyatnya. Sebuah kesalahan besar jika TDL dinaikkan, Listrik menghabiskan 30% dana dari produksi tetapi dampaknya bisa 78% terhadap produksinya ( asumsi yang diberikan ahli ekonom FE), bayangkan ketika TDL dinaik kan, perusahaan-perusahaan kesulitan bereproduksi, tingkat beli masyarakat bakal menurun drastic yang mengakibatkan PHK dimana-mana, perusahaan gulung tikar, akhirnya perekonomian menurun drastic. Dampak ini tidak hanya dialami perusahaan, melainkan semua aspek masyarakat, biaya rekening listrik rumah akan menaik, banyak lampu-lampu jalan dimalam hari dimatikan sehingga banyak terjadi kecelakaan dan kejahatan, ataupun yang mengena lagi UI yang paling membutuhkan listrik akan tutup karena tidak bisa membayar listrik. Bagaimana pendapat kamu???&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-114066427442738459?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/114066427442738459/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=114066427442738459' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114066427442738459'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114066427442738459'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2006/02/katakan-tidak-untuk-kenaikan-tdl.html' title='KATAKAN “TIDAK” UNTUK KENAIKAN TDL'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-114066345548954605</id><published>2006-02-23T09:42:00.000+07:00</published><updated>2006-02-23T09:57:35.510+07:00</updated><title type='text'>Aku Binatang Jalang</title><content type='html'>Aku sudah muak dengan ini semuanya....&lt;br /&gt;Setiap hari penuh dengan teror yang tak tampak&lt;br /&gt;Aku ingin bebas&lt;br /&gt;Bebas bisa bernafas dengan sepuasnya&lt;br /&gt;tanpa intervensi dari orang-orang gila&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memang sudah muak dengan ini semuanya...&lt;br /&gt;Tidak ada persaudaraan antara kita&lt;br /&gt;karena apa ???&lt;br /&gt;Mereka tidak pernah tahu apa yang aku alami&lt;br /&gt;Mereka tidak pernah tahu apa yang sedang aku hadapi&lt;br /&gt;Atau mereka memang tidak peduli ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memang sudah muak dengan ini semuanya...&lt;br /&gt;Mereka hanya memikirkan tujuan mereka saja&lt;br /&gt;Tanpa tahu individu setiap orang&lt;br /&gt;Mereka tidak tahu siapa sebenanya aku ini...&lt;br /&gt;Iya.. aku adalah binatang jalang&lt;br /&gt;Yang selalu melakukan dosa yang berulang terus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ADAKAH YANG MENGANGGAPKU BINATANG JALANG???&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-114066345548954605?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/114066345548954605/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=114066345548954605' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114066345548954605'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/114066345548954605'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2006/02/aku-binatang-jalang.html' title='Aku Binatang Jalang'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-113706730973172828</id><published>2006-01-12T18:44:00.000+07:00</published><updated>2006-01-12T19:01:49.743+07:00</updated><title type='text'>Nantikan 2007 "From Bandung To Mecca"</title><content type='html'>Halo semua penghuni maya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena sudah lama gak pernah nulis-nulis lagi &amp; kebetulan lagi liburan maka yudi mulai aktif lagi nih nulis-nulis di Blog lagi.Maaf yach yang sudah lama nunggu tulisan yudi..(hue..hue..emang ada yach)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh iya teman-teman, mohon do'a nya dan bantuannya yach. Setelah Kegagalan dalam membuat Novel "Aku Lulus SPMB" pada tahun 2002 lalu, Sekarang ini yudi sedang membuat novel terbaru, yang berjudul "From Bandung To Mecca".Do'ain yach..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, baru jadi alur kasarnya aja sech.Jadi gambaran singkatnya begini:Cerita ini di ilhami setelah nonton Film perancis yang kalau gak salah berjudul "La grande..." aduh lupa dech nama filmnya. Di dalam novel yudi bercerita:&lt;br /&gt;Ini terjadi pada tahun 1990,Ada seorang bapak tua yang tinggal di daerah pinggiran bandung (Cimahi) dan mempunyai 1 buah mobil tua &amp; 1 orang anak perempuan. Karena keinginannya naik Haji tetapi tidak mempunyai biaya.Maka si bapak nekat bersama anak perempuannya untk pergi Haji menggunakan mobil tua nya itu.Tetapi dia naik Haji bukan naik pesawat, melainkan mereka pergi dari Bandung ke Mekah benar-benar by Mobil.jadi mereka bakal melewati banyak negara dan keragama. Nah disini lah serunya dan pengalaman hidup mereka. Bakal ada benturan-benturan dan konflik-konflik diantara mereka. Cerita komplitnya, tunggu aja yach..Makanya DO'A in yach...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi sampai disini,yudi masih ada masalah ini.Pertama, Yang bagusnya negara-negara yang dilewati oleh mereka apa aja yach, soalnya yudi masih bingung banget jalur nya.terus,kalau sudah tahu melewati negara tertentu, yudi harus tahu juga karakteristik warga tersebut, karena ini berhubungan dengan konflik-konflik yang akan ditampilkan.Yang Kedua, Seni menulis yudi masih buruk banget (Makanya,novel pertama yudi GAGAL keluar), jadi takut gak sukses juga neh novel kedua yudi, soalnya yudi selama ini belajarnya otodidak doank.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi,yudi mengharapkan sekali ada yang bisa bantu dan memberikan saran-saran dan ide-ide untuk perkembangan novel yudi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So' pada do'ain yudi.Insya 4JJI awal 2007 bakal muncul, kelamaan sih, namanya juga sambilan.Okeh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayoo YUDI...GANBATTE KUDASAI..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-113706730973172828?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/113706730973172828/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=113706730973172828' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/113706730973172828'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/113706730973172828'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2006/01/nantikan-2007-from-bandung-to-mecca.html' title='Nantikan 2007 &quot;From Bandung To Mecca&quot;'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-113706225863514566</id><published>2006-01-12T17:35:00.000+07:00</published><updated>2006-01-12T17:37:38.636+07:00</updated><title type='text'>I'M BACK</title><content type='html'>Assalamu'alikum Semuanya...&lt;br /&gt;Yoyoyo....Setelah melewati proses pemikiran yang lama dan melihat blog-blog teman yang lain, jadinya Saya membuat kesimpulan...SAYA KEMBALI...(hue...hue..kaya apa aja)&lt;br /&gt;Ayooo, rame-rame ini blog yudi lagi yach...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-113706225863514566?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/113706225863514566/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=113706225863514566' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/113706225863514566'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/113706225863514566'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2006/01/im-back.html' title='I&apos;M BACK'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-112054340717607007</id><published>2005-07-05T13:01:00.000+07:00</published><updated>2005-07-05T13:03:27.183+07:00</updated><title type='text'>MABA FASILKOM 2005 gagal masuk karena UANG..</title><content type='html'>Dalam otak saya, saya masih ingat tulisan dari Humas UI,Mas Arie&lt;br /&gt;(Dir.MaHaLum Ui)&amp; surat Cinta Rektor yang di publish di beberapa media 1&lt;br /&gt;tahun lalu ketika Penerimaan Mahasiswa Baru UI.&lt;br /&gt;Bahwasanya.."UI menjamin tidak akan ada Mahasiswa Baru yang tidak jadi  masuk&lt;br /&gt;UI karena masalah Uang atau Finansial...".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun,perkataan tersebut ternyata berbeda di lapangan saat ini.Salah&lt;br /&gt;seorang Mahasiswa Baru Fasilkom UI 2005 melalui program PEDATI (&lt;br /&gt;Pengembangan SDM Daerah Bid.teknologi Informasi) asal SMU 1 Lhoksumawe, Aech, &lt;br /&gt;yang bernama Agustin Rizkiana Irfan GAGAL / Mengurungkan niat masuk Fasilkom &lt;br /&gt;karena di tagih oleh PemKotnya 35 Juta untuk masuk Fasilkom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh sangat berbeda dengan perkataan Rektor 1 tahun lalu, bayangkan&lt;br /&gt;seorang yang mungkin berpotensi besar yang berasal dari daerah Musibah&lt;br /&gt;Bencana gagal masuk Fasilkom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berdasarkan informasi yang di dapatkan dari teman sekelasnya yang juga&lt;br /&gt;masuk Fasilkom melalui PEDATI, Agustin gagal tidak jadi masuk Fasilkom &lt;br /&gt;karena keluarganya tidak mampu membayar 35 juta ke PemKot, Padahal&lt;br /&gt;menurutnya sudah ada perjanjian yang antara PemKot &amp; pihak sekolahnya,&lt;br /&gt;bahwa seluruh biaya kuliah Agsutin akan di tanggung oleh PemKot&lt;br /&gt;Lhoksumawe. Info ini sama seperti yang saya dapatkan ketika bertanya ke&lt;br /&gt;salah seorang sepupu dari Agustin yang kuliah di UI angkatan 2001.sepupu&lt;br /&gt;agustin mengatakan PemKot Lhoksumawe tidak memenuhi janjinya untuk&lt;br /&gt;membiayai kuliah program PEDATI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Lihat seperti ini,menurut saya ternyata benar, seleksi masuk UI itu bukan&lt;br /&gt;hanya karena seleksi intelektualitas melainkan seleksi Finansial, dan&lt;br /&gt;yang akhir2 hanya orang-orang yang berduit yang bisa masuk UI. Sungguh&lt;br /&gt;sedih saya melihat kondisi ini.Apakah ini karena dampak dari UI menjadi&lt;br /&gt;BHMN, gimana jadi nya kalau UI jadi BHP,wah tambah mahal kali yach.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika masalah tadi di konfrontir dengan salah seorang staf&lt;br /&gt;Fasilkom.Ternyata secara resmi,Fasilkom UI tidak bisa mencampuri urusan&lt;br /&gt;antara PemKot Lhoksumawe dan Agustin, karena Fasilkom UI hanya&lt;br /&gt;mendapatkan nama-nama &amp; atribut-atributnya dari PemKot tersebut.Ketika&lt;br /&gt;di tanya kembali, sebenarnya Agustin bisa dateng ke Depok untuk&lt;br /&gt;mendaftar tanpa bayar selama ada kepastian dari PemKot Lhoksumawe untuk&lt;br /&gt;pembiayaan tersebut. Namun sepertinya informasi ini tidak sampai ke&lt;br /&gt;Agustin atau ke PemKot Lhoksumawe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui tulisan ini,saya tidak ingin menyalahkan pihak Fasilkom UI.&lt;br /&gt;Tetapi, adalah suatu kerugian besar bagi kita telah kehilangan satu orang yang&lt;br /&gt;mungkin berpotensi besar untuk Fasilkom dan daerahnya ke depannya.&lt;br /&gt;kalaupun saya boleh memberikan usulan,tolong ingat kembali perkataan&lt;br /&gt;surat cinta dari rekor yang di sebar hampir keseluruh daerah.Seleksi&lt;br /&gt;masuk UI bukanlah seleksi Finansial, melainkan seleksi Intelektualitas.&lt;br /&gt;Dari situ,mungkin pihak Fasilkom bisa mencoba menghubungi pihak PemKot &amp;&lt;br /&gt;Agustin tentang informasi itu,atau mungkin diberikan keringanan&lt;br /&gt;terhadap PemKotnya yang saya tahu habis terkena bencana besar.Saya yakin&lt;br /&gt;Fasilkom UI seleksinya hanya satu yaitu seleksi Intelektualitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=========&lt;br /&gt;Tulisan ini di copy ketika saya menulisnya melalui forum di Fasilkom.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-112054340717607007?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/112054340717607007/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=112054340717607007' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/112054340717607007'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/112054340717607007'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2005/07/maba-fasilkom-2005-gagal-masuk-karena.html' title='MABA FASILKOM 2005 gagal masuk karena UANG..'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-112046469625171301</id><published>2005-07-04T15:08:00.000+07:00</published><updated>2005-07-05T11:34:16.233+07:00</updated><title type='text'>Dokumentasi Pemakaman Ust.Rahmat</title><content type='html'>Bagi sahabat-sahanat yang tidak ikut prosesi pemakaman guru kita Ust.Rahmat.&lt;br /&gt;Bisa di lihat dokumetasinya di homepage ku di :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://members.lycos.co.uk/yudiariawan/charity"&gt;klik ini aja&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silhkan di download...&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-112046469625171301?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/112046469625171301/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=112046469625171301' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/112046469625171301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/112046469625171301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2005/07/dokumentasi-pemakaman-ustrahmat.html' title='Dokumentasi Pemakaman Ust.Rahmat'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-112046380351397760</id><published>2005-07-04T14:55:00.000+07:00</published><updated>2005-07-04T15:03:00.473+07:00</updated><title type='text'>Kasih Sayang Ibu</title><content type='html'>&lt;img src="http://www.members.lycos.co.uk/yudiariawan/satu.jpg" width="400" height="300"&gt;&lt;br /&gt;Siang itu, aku berada dalam bis ekonomi jurusan Bekasi - Bogor yang sesak oleh penumpang. Bau keringat menusuk hidung, bercampur cuaca panas dan kepulan asap rokok disana-sini. Meski aku berdiri dekat ventilasi udara, tetap saja tak bisa mengurangi rasa gerah. Panas sekali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun di ujung sana, di atas kap mesin bis yang kutumpangi, seorang ibu menarik perhatianku. Sepertinya ia tidak memedulikan panas ruangan di sekitarnya. Dengan tenang digendongnya sang anak yang masih balita. Sambil menyusui anaknya lewat botol susu, sesekali ia mengajak sang anak bergurau dan bercanda. Walaupun mungkin anak seusianya belum mampu merespon senda-gurau itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat pemandangan itu, sejenak pikiran ini menerawang jauh, Subhanallah, begitu dahsyatnya kasih sayang orang tua kepada anaknya. Terutama kasih sayang seorang ibu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Setiap kita tak akan bisa menghitung, berapa banyak kesusahan yang telah kita timpakan kepada orang tua- dari mulai kita berada dalam kandungan sampai saat ini. Sembilan bulan kita berada dalam rahim ibu, dibawa-dirawatnya janin kita yang tak berdaya itu dimanapun ia berada. Tak ada kata istirahat buat Ibu. Saat tidurnyapun kita ini masih begitu menyusahkan. Jangankan tengkurap, tidur telentang saja dirasakan ibu begitu berat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika detik-detik kelahiran kian dekat, perjuangan Ibupun semakin berat- dihadapkan pada dua pilihan antara hidup atau mati. Bersimbah peluh, berlumur darah untuk melahirkan anak kesayangan yang telah lama dinanti-nantikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kita lahir, kesusahan yang kita timpakan kepada duanya semakin bertambah pula. Kita minum air susunya kapanpun kita mau. Ditengah kerewelan kita, segala macam kebutuhan dan keinginan kita dengan sabar dilayaninya. Waktu istirahat Ibupun sering kita "rampas." Siang hari kita enak tidur, namun malam hari, saat Ibu atau Bapak membutuhkan istirahat, tangisan kita malah santer membuat mereka terjaga dan sulit terlelap kembali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apakah kesusahan yang kita timpakan kepada ibu selesai sampai di situ ? Tentu tidak. Justru semakin bertambah usia kita semakin bertambah pula kesulitan yang ditanggungkan Ibu. Saat sekolah, misalnya, tak jarang kita yang menjalani ujian, namun justru ibu kita yang lebih banyak berdoa dan lebih khawatir. Takut tidak bisa-lah, takut tidak lulus-lah, dan kecemasan lain, yang kita sendiri kurang peduli. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kita bekerja atau berkeluarga, berkurangkah kasih sayang mereka ? Tidak sama sekali. Biarpun diri kita telah dianggap mandiri, tetap saja Ibu mengkhawatirkan keadaan kita. Seperti saat kita sakit misalnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Setelah kita berkeluarga, kasih sayang Ibu tetap tak berujung. Walaupun secara kasat tampaknya lebih banyak dicurahkan kepada sang cucu, Toh, tetap saja itu termasuk salah satu wujud kasih sayangnya kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, jika keduanya masih ada, bersikap santunlah kepada ibu dan bapak. Berbuatlah yang terbaik bagi mereka. Simak Firman Allah SWT dalam Al Qur'an surat Al 'Isra, ayat 23 : "Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia. Dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang diantara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan perkataan "ah", dan janganlah kamu membentak mereka. Dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andaikan orang tua kita telah dipanggil Allah SWT, doakanlah mereka. Karena beliau begitu merindukan doa-doa kita. Semoga saja kita tergolong sebagi anak-anak yang shaleh. Aamiin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-112046380351397760?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/112046380351397760/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=112046380351397760' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/112046380351397760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/112046380351397760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2005/07/kasih-sayang-ibu.html' title='Kasih Sayang Ibu'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-111950241621378955</id><published>2005-06-23T11:44:00.000+07:00</published><updated>2005-06-23T11:53:36.220+07:00</updated><title type='text'>TERIMA KASIH</title><content type='html'>Alhamdulillah....&lt;br /&gt;Akhirnya kepenatan selama 3 minggu ini berakhir sudah.&lt;br /&gt;Ujian Akhir Semester akhirnya selesai sudah walau harus babak belur selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya 4JJI Engkau maha besar! Sungguh besar sekali nikmat Mu! Terima Kasih ya 4JJI kau telah membantu dalam menghadapi UAS ini,Engkau yang menemani aku di sepinya malam ketika aku belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teruntuk teman-teman ku semua, Terima kasih banyak atas doa-doanya yang telah teman-teman berikan untuk saya. Semoga 4JJI akan membalasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah,pokoknya sekarang sudah agak legaan dech. Waktu dulu selama 3 minggu benar-benar jadi SO trus pulang siang terus.HUe..Hue...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sekarang mau ngapain yach??? Sebenarnya masih banyak kerjaan, besok ada Demo JarKom terus rapat Banglades di Ragunan, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga aja liburan ini benar-benar dapat dimanfaatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My Planning : Jumat-&gt;Demo Jarkom,Sabtu-&gt;Ke Ragunan,-&gt;Minggu-&gt;reuni MA ITB&amp;Nikahan Teh Yentri,Senin-Rabu-&gt; Jalan-jalan BEM,Rabu-&gt;Jalan-jalan Angkatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BTW, terima kasih semuanya yang telah membantu saya baik moral maupun spirit selama UAS saya ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I Love You All Cause 4JJI...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-111950241621378955?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/111950241621378955/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=111950241621378955' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111950241621378955'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111950241621378955'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2005/06/terima-kasih.html' title='TERIMA KASIH'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-111950097470213630</id><published>2005-06-23T11:25:00.000+07:00</published><updated>2005-06-23T11:29:34.716+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>KISAH POHON APEL &lt;br /&gt;Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan&lt;br /&gt;anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon&lt;br /&gt;apel itu setiap hari.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan&lt;br /&gt;buahnya, tidur-tiduran di keteduhan rindang&lt;br /&gt;daun-daunnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak kecil&lt;br /&gt;itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu terus berlalu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak&lt;br /&gt; lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap&lt;br /&gt; harinya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Suatu hari ia mendatangi pohon apel. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Wajahnya tampak sedih.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; "Ayo ke sini bermain-main lagi denganku," pinta&lt;br /&gt; pohon apel itu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; "Aku bukan anak kecil yang bermain-main dengan pohon&lt;br /&gt; lagi," jawab anak lelaki itu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; "A! ku ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak&lt;br /&gt; punya uang untuk membelinya." &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Pohon apel itu menyahut, "Duh, maaf aku pun tak&lt;br /&gt; punya uang... tetapi kau boleh mengambil semua buah&lt;br /&gt; apelku dan menjualnya. Kau bisa mendapatkan uang&lt;br /&gt; untuk membeli mainan kegemaranmu." &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Anak lelaki itu sangat senang. Ia lalu memetik semua&lt;br /&gt; buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan penuh&lt;br /&gt; suka cita.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Namun, setelah itu anak lelaki tak pernah datang&lt;br /&gt; lagi. Pohon apel itu kembali sedih. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Suatu hari anak lelaki itu datang lagi. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Pohon apel sangat senang melihatnya datang.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; "Ayo bermain-main denganku lagi," kata pohon apel.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; "Aku tak punya waktu," jawab anak lelaki itu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; "Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami&lt;br /&gt; membutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Maukah kau&lt;br /&gt; menolongku?"&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; "Duh, maaf a! ku pun tak memiliki rumah. Tapi kau&lt;br /&gt; boleh menebang semua dahan rantingku untuk membangun&lt;br /&gt; rumahmu," kata pohon apel.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Kemudian anak lelaki itu menebang semua dahan dan&lt;br /&gt; ranting pohon apel itu dan pergi dengan gembira.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Pohon apel itu juga merasa bahagia melihat anak&lt;br /&gt; lelaki itu senang, tapi anak lelaki itu tak pernah&lt;br /&gt; kembali lagi. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Pohon apel itu merasa kesepian dan sedih. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Pada suatu musim panas, anak lelaki itu datang lagi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Pohon apel merasa sangat bersuka cita menyambutnya. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; "Ayo bermain-main lagi deganku," kata pohon apel. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; "Aku sedih," kata anak lelaki itu. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; "Aku sudah tua dan ingin hidup tenang. Aku ingin&lt;br /&gt; pergi berlibur dan berlayar. Maukah kau memberi aku&lt;br /&gt; sebuah kapal untuk pesiar?"&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; "Duh, maaf aku tak punya kapal, tapi kau boleh&lt;br /&gt; memotong batang tub! uhku dan menggunakannya untuk&lt;br /&gt; membuat kapal yang kau mau. Pergilah berlayar dan&lt;br /&gt; bersenang-senanglah." &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Kemudian, anak lelaki itu memotong batang pohon apel&lt;br /&gt; itu dan membuat kapal yang diidamkannya. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Ia lalu pergi berlayar dan tak pernah lagi datang&lt;br /&gt; menemui pohon apel itu. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Akhirnya, anak lelaki itu datang lagi setelah&lt;br /&gt; bertahun-tahun kemudian. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; "Maaf anakku," kata pohon apel itu. "Aku sudah tak&lt;br /&gt; memiliki buah apel lagi untukmu."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; "Tak apa. Aku pun sudah tak memiliki gigi untuk&lt;br /&gt; mengigit buah apelmu,"&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; jawab anak lelaki itu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; "Aku juga tak memiliki batang dan dahan yang bisa&lt;br /&gt; kau panjat," kata pohon apel.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; "Sekarang, aku sudah terlalu tua untuk itu," jawab&lt;br /&gt; anak lelaki itu. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; "Aku benar-benar tak memiliki apa-apa lagi yang bisa&lt;br /&gt; aku berikan padamu.&lt;br /&gt; Yang tersisa hanyalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; akar-akarku yang sudah tua dan sekarat ini," kata&lt;br /&gt; pohon apel itu sambil menitikkan air mata.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; "Aku tak memerlukan apa-apa lagi sekarang," kata&lt;br /&gt; anak lelaki.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; "Aku hanya membutuhkan tempat untuk beristirahat.&lt;br /&gt; Aku sangat lelah setelah sekian lama&lt;br /&gt; meninggalkanmu."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; "Oooh, bagus sekali. Tahukah kau, akar-akar pohon&lt;br /&gt; tua adalah tempat terbaik untuk berbaring dan&lt;br /&gt; beristirahat. Mari, marilah berbaring di pelukan&lt;br /&gt; akar-akarku dan beristirahatlah dengan tenang."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Anak lelaki itu berbaring di pelukan akar-akar&lt;br /&gt; pohon. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Pohon apel itu sangat gembira dan tersenyum sambil&lt;br /&gt; meneteskan air matanya. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Ini adalah cerita tentang kita semua. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Pohon apel itu adalah orang tua kita.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Ketika kita muda, kita senang bermain-main dengan&lt;br /&gt; ayah ! dan ibu kita. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Ketika kita tumbuh besar, kita meninggalkan mereka,&lt;br /&gt; dan hanya datang ketika kita memerlukan sesuatu atau&lt;br /&gt; dalam kesulitan. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Tak peduli apa pun, orang tua kita akan selalu ada&lt;br /&gt; di sana untuk memberikan apa yang bisa mereka&lt;br /&gt; berikan untuk membuat kita bahagia. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Anda mungkin berpikir bahwa anak lelaki itu telah&lt;br /&gt; bertindak sangat kasar pada pohon itu, tetapi&lt;br /&gt; begitulah cara kita memperlakukan orang tua kita.   &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Dan, yang terpenting: cintailah orang tua kita. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Sampaikan pada orang tua kita sekarang, betapa kita&lt;br /&gt; mencintainya; dan berterima kasih atas seluruh hidup&lt;br /&gt; yang telah dan akan diberikannya pada kita. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Teruntuk Mama Dan Bapak, Maafkan anak mu ini yang lebih banyak menuntut dibandingkan berbakti kepada kalia.  Maaf yach....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-111950097470213630?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/111950097470213630/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=111950097470213630' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111950097470213630'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111950097470213630'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2005/06/kisah-pohon-apel-suatu-ketika-hiduplah.html' title=''/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-111659029851442151</id><published>2005-05-20T18:45:00.000+07:00</published><updated>2005-05-20T18:58:54.090+07:00</updated><title type='text'>Apakah aku tidak bisa membagi-bagi waktu</title><content type='html'>Waaaa..........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu ini minggu yang paling menyebalkan, sepertinya waktu di minggu ini berjalan sangat cepat. Entah kenapa sebabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya aku selalu dinamis hidupnya, jam segini di Lab, jam segini di kantin, jam lain di BEM, jam lain di MUI dan lain-lain. Tapi minggu ini, hidup ku statis sekali, aku hanya hidup di bangku kuliah dan LAB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wuaaahh.... woi.... aku ini bukan manusia statis.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebel banget, ini semua karena minggu ini dan minggu depan deadline pengumpulan tugas seluruh mata kuliah.Wuaahhh, GOD.... Help... ME...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu ini harus buat laporan rutin RPL, trus harus buat program AI, belum lagi BAsdat yang minta di pukul itu, and Jarkom yang eror-eror terus.Program AI ganti-ganti terus lagi, gara-gara program ku sudah ada yang sama dengan angkatan tahun lalu, ajdi harus ganti, dan deadline nya RABu depan bo', gila bisa ngerjain ga ni yach program , kurang 5 hari lagi man... yang ada juga mabok kali aku ini.Wuahhh... kalau gini mendingan balik lagi ke ITB ( Oh ITB, my favorite place...)&lt;br /&gt;ITB??? aduh... kok mikirin itu lagi, jadi inget teman-teman disana dech. STOP, jangan mikirin itu lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mana tugas yang lain belum kelar lagi. Ada tugas Buku Tahunan BEM, aduh... design nya masih jelek banget. Trus LPH UI Fair yang MOOOOLOOOOOR banget gara-gara 3 bidang belum ngumpulin.Aduh... penat sekali otak ini. Bagai memanggul seekor gajah yang selalu bertambah berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya 4JJI.... Bantu lah hamba mu ini yang sedang di Uji ini.Semoga..apa yang aku kerjakan ini masih kulakukan dengan ikhlas dan hanyalah untuk mendapatkan ridho MU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekian.....KONBANWA.......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-111659029851442151?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/111659029851442151/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=111659029851442151' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111659029851442151'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111659029851442151'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2005/05/apakah-aku-tidak-bisa-membagi-bagi.html' title='Apakah aku tidak bisa membagi-bagi waktu'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-111658940373665353</id><published>2005-05-20T18:41:00.000+07:00</published><updated>2005-05-20T18:45:11.566+07:00</updated><title type='text'>ANDAI KATA LEBIH PANJANG LAGI</title><content type='html'>Seperti yang telah biasa dilakukannya ketika salah satu sahabatnya meninggal dunia &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW mengantar jenazahnya sampai ke kuburan. Dan pada saat pulangnya disempatkannya singgah untuk menghibur dan menenangkan keluarga almarhum supaya tetap bersabar dan tawakal menerima musibah itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Rasulullah SAW berkata,"tidakkah almarhum mengucapkan wasiat sebelum wafatnya?" Istrinya menjawab, saya mendengar dia mengatakan sesuatu diantara dengkur nafasnya yang tersengal-sengal menjelang ajal" "Apa yang di katakannya?" "saya tidak tahu, ya Rasulullah SAW, apakah ucapannya itu sekedar rintihan sebelum mati, ataukah pekikan pedih karena dasyatnya sakaratul maut. Cuma, ucapannya memang sulit dipahami lantaran merupakan kalimat yang terpotong-potong." "Bagaimana bunyinya?" desak Rasulullah SAW. Istri yang setia itu menjawab, "suami saya mengatakan "Andaikata lebih panjang lagi....andaikata yang masih baru.... andaikata semuanya...." hanya itulah yang tertangkap sehingga kami bingung dibuatnya. Apakah perkataan-perkataan itu igauan dalam keadaan tidak sadar, ataukah pesan-pesan yang tidak selesai?" Rasulullah SAW tersenyum."sungguh yang diucapkan suamimu itu tidak keliru,"ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisahnya begini. Pada suatu hari ia sedang bergegas akan ke masjid untuk melaksanakan shalat Jum'at. Ditengah jalan ia berjumpa dengan orang buta yang bertujuan sama. Si buta itu tersaruk-saruk karena tidak ada yang menuntun. Maka suamimu yang membimbingnya hingga tiba di masjid. Tatkala hendak menghembuskan nafas penghabisan, ia menyaksikan pahala amal sholehnya itu, lalu iapun berkata "andaikan lebih panjang lagi". Maksudnya, andaikata jalan ke masjid itu lebih panjang lagi, pasti pahalanya lebih besar pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ucapan lainnya ya Rasulullah SAW?" tanya sang istri mulai tertarik. Nabi menjawab, "adapun ucapannya yang kedua dikatakannya tatkala, ia melihat hasil perbuatannya yang lain. Sebab pada hari berikutnya, waktu ia pergi ke masjid pagi-pagi, sedangkan cuaca dingin sekali, di tepi jalan ia melihat seorang lelaki tua yang tengah duduk menggigil, hampir mati kedinginan. Kebetulan suamimu membawa sebuah mantel baru, selain yang dipakainya. Maka ia mencopot mantelnya yang lama, diberikannya kepada lelaki tersebut. Dan mantelnya yang baru lalu dikenakannya. Menjelang saat-saat terakhirnya, suamimu melihat balasan amal kebajikannya itu sehingga ia pun menyesal dan berkata, "Coba andaikan yang masih yang kuberikan kepadanya dan bukan mantelku yang lama, pasti pahalaku jauh lebih besar lagi". Itulah yang dikatakan suamimu selengkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, ucapannya yang ketiga, apa maksudnya, ya Rasulullah SAW?" tanya sang istri makin ingin tahu. Dengan sabar Nabi menjelaskan, "ingatkah kamu pada suatu ketika suamimu datang dalam keadaan sangat lapar dan meminta disediakan makanan? Engkau menghidangkan sepotong roti yang telah dicampur dengan daging. Namun, tatkala hendak dimakannya, tiba- tiba seorang musafir mengetuk pintu dan meminta makanan. Suamimu lantas membagi rotinya menjadi dua potong, yang sebelah diberikan kepada musafir itu. Dengan demikian, pada waktu suamimu akan menghembuskan nafasnya, ia menyaksikan betapa besarnya pahala dari amalannya itu. Karenanya, ia pun menyesal dan berkata ' kalau aku tahu begini hasilnya, musafir itu tidak hanya kuberi separoh. Sebab andaikata semuanya kuberikan kepadanya, sudah pasti ganjaranku akan berlipat ganda. Memang begitulah keadilan Tuhan. Pada hakekatnya, apabila kita berbuat baik, sebetulnya kita juga yang beruntung, bukan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantaran segala tindak-tanduk kita tidak lepas dari penilaian Allah. Sama halnya jika kita berbuat buruk. Akibatnya juga akan menimpa kita sendiri. Karena itu Allah mengingatkan: "kalau kamu berbuat baik, sebetulnya kamu berbuat baik untuk dirimu. Dan jika kamu berbuat buruk, berarti kamu telah berbuat buruk atas dirimu pula." (surat Al Isra': 7)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-111658940373665353?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/111658940373665353/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=111658940373665353' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111658940373665353'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111658940373665353'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2005/05/andai-kata-lebih-panjang-lagi.html' title='ANDAI KATA LEBIH PANJANG LAGI'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-111460326424678290</id><published>2005-04-27T19:00:00.000+07:00</published><updated>2005-05-04T11:25:56.170+07:00</updated><title type='text'>Ingatkah Engkau tentang Hari Itu?</title><content type='html'>Ingatkah Engkau tentang Hari Itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apabila shakhkhah (suara yang memekakkan telinga) telah tiba. Pada hari&lt;br /&gt;itu seorang manusia lari dari saudaranya dan dari ibu serta ayahnya.&lt;br /&gt;Juga dari istri dan anak-anaknya. Setiap orang pada hari itu mempunyai&lt;br /&gt;urusan yang mengganggunya (sehingga tidak sempat memikirkan urusan orang&lt;br /&gt;lain)." (QS Abasa: 33-37)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tsunami yang melanda Aceh sudah hampir beberapa bulan berlalu. Ratusan&lt;br /&gt;ribu nyawa terenggut dalam sekejap. Masih segar dalam ingatan&lt;br /&gt;mayat-mayat itu berderet tanpa ampun sebelum kemudian dikuburkan secara&lt;br /&gt;massal. Belum hilang dari benak, wajah tanah rencong yang berduka, duka&lt;br /&gt;teramat dalam. Tak akan segera pupus ingatan ini akan ujud bumi serambi&lt;br /&gt;Makkah yang porak-poranda seperti habis terhempas. Saat itu semua benak&lt;br /&gt;mempertanyakan, peringatan Allah kah ini? Murkakah Allah atas manusia?&lt;br /&gt;Ataukah sebuah ujian sehingga manusia mampu mengambil banyak hikmah dan&lt;br /&gt;pelajaran?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, beberapa saat yang lalu kabar serupa datang kembali, Nias dan Simeuleu, dig&lt;br /&gt;uncang gempa.&lt;br /&gt;Korban manusia kembali berderet dalam sejumlah angka. Tidak sedikit.&lt;br /&gt;Alam seolah ingin berkabar tentang banyak hal kepada manusia yang masih&lt;br /&gt;diberi porsi usia. Kembali kita lihat wajah-wajah penuh gundah menerima&lt;br /&gt;realita kehilangan keluarga, musnahnya tempat tinggal dan trauma&lt;br /&gt;psikologis akibat bencana. Dan kembali kita mempertanyakan, apakah ini?&lt;br /&gt;Mengapa bencana seolah bertubi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum, belum berhenti, masih ada musibah lain, gunung Talang di Padang&lt;br /&gt;meletus dan memuntahkan abu dari kepundannya dan gempa terjadi lagi,&lt;br /&gt;ribuan manusia mengungsi dari sejumlah nagari. Saat ini, media massa&lt;br /&gt;memberitakan sejumlah gunung berapi dinyatakan status waspada dan&lt;br /&gt;sewaktu-waktu bisa saja meletus dan menimbulkan bencana yang lebih parah&lt;br /&gt;lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai fenomena ini, kemarin beberapa rekan kerja di kantor&lt;br /&gt;membincangkan bahwa mungkin saja kiamat sudah dekat. Bukankah salah satu&lt;br /&gt;pertanda kedatangannya adalah bencana demi bencana terjadi? Saya hanya&lt;br /&gt;menyimak. Yah, bisa jadi demikian, siapa pun tidak ada yang tahu kapan&lt;br /&gt;hari itu datang. Sebagai muslim, mempercayai kedatangannya adalah&lt;br /&gt;merupakan keimanan. Hari kiamat adalah perkara ghaib. Duh, jika kiamat&lt;br /&gt;sudah sedemikian dekat, apa jadinya saya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan malam tadi, seolah lelap itu sangat jauh. Saya teringat tentang&lt;br /&gt;obrolan rekan-rekan kerja di kantor. Hari kiamat mungkin sudah dekat.&lt;br /&gt;Saya mengingat utuh beberapa malam yang telah lewat saya bermimpi&lt;br /&gt;tentang kejadian hari kiamat. Sebuah mimpi yang begitu teguh berada&lt;br /&gt;dalam ingatan. Mimpi yang kemudian menjadikan seharian itu saya hening&lt;br /&gt;dan tak bertenaga. Mimpi yang mudah-mudahan bukan hanya sekedar bunga&lt;br /&gt;tidur tetapi sebuah peringatan ampuh bagi kelalaian saya. Sebelum&lt;br /&gt;terjaga, saya masih mengingat penghujungnya. Sesosok laki-laki berteriak&lt;br /&gt;lantang, "Kiamat bukan hari ini, masih ada adzan terdengar". Mata saya&lt;br /&gt;terbuka. Bulir keringat membasah. Dan dunia berada di depan mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, bagaimana dengan mu sahabat? Apa kabarnya? Ingatkah engkau tentang&lt;br /&gt;hari itu? semoga Allah selalu menganugerahi kehidupan terbaik untukmu.&lt;br /&gt;Semoga saat ini, engkau masih berada dalam kenikmatan tertinggi, menjadi&lt;br /&gt;seorang muslim. Mudah-mudahan hari ini, sehatmu ditunaikan untuk&lt;br /&gt;sebaik-baik amalan. Porsi usiamu tak terlampaui dengan tersia. Senyummu&lt;br /&gt;ibadah, gerak kerjamu ibadah, uluran tangan untuk anak-anak jalanan&lt;br /&gt;adalah helai ikhlasmu. Belaian tulus untuk buah hatimu tercatat sebagai&lt;br /&gt;kebaikan. Sujud heningmu bukanlah riya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersyukurlah, berbahagialah, karena hari ini, kita masih menjumpa dunia.&lt;br /&gt;Kita diperkenankan Allah melahap jeda demi jeda. Kemarin, tak mungkin&lt;br /&gt;engkau raih kembali. Ia sudah tercecer di belakang sana, mustahil engkau&lt;br /&gt;memunguti hamburan waktu itu meski hanya sedetik saja. Besok, sebuah&lt;br /&gt;waktu yang masih belum pasti tertapaki. Ia adalah masa depan yang hanya&lt;br /&gt;karena karunia Allah saja kita memasukinya. Kita hanya punya saat ini.&lt;br /&gt;Saat terbaik. Saat yang paling nyata untuk memperbaiki. Hingga saat ini&lt;br /&gt;menjadi masa lalu yang indah, dan berikhtiar mewujudkan kenyataan&lt;br /&gt;menyenangkan di kelak kemudian hari. Syukuri keberadaan mu hari ini.&lt;br /&gt;Sebelum hari itu tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, hari itu. Sebuah hari yang sudah pasti kedatangannya. Hari yang tak&lt;br /&gt;mungkin dapat kau bayangkan walau itu secuil saja. Seperti Allah&lt;br /&gt;berfirman bahwa kejadian pada saat itu sungguh sebuah kejadian yang&lt;br /&gt;sangat dahsyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya keguncangan pada saat hari kiamat adalah suatu hal yang&lt;br /&gt;dahsyat sekali." (Q.S. Al-Hajj:1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika waqi'ah (peristiwa dahsyat) telah tiba. Tidak seorang pun dapat&lt;br /&gt;mendustakan terjadinya itu. Ada golongan yang direndahkan (yakni kaum&lt;br /&gt;kafirin) dan ada pula golongan yang ditinggikan (yakni kaum mukminin)."&lt;br /&gt;(Q.S. Al-Waqi'ah:1-3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat, sesungguhnya jika Allah mau, mudah saja bagi Nya, menjadikan&lt;br /&gt;sebentar lagi, besok, lusa, seminggu, setahun yang akan datang,&lt;br /&gt;kapanpun, menjadikan bumi ini hancur sehancur-hancurnya, menjadikan&lt;br /&gt;matahari terbit dari barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya pertanda demi pertanda itu sudah dengan nyata singgah di&lt;br /&gt;depan mata. Adakah kita sadar dan dengan segenap jiwa memperbaik diri.&lt;br /&gt;Adakah bencana demi bencana yang terjadi hanya sepintas lalu saja.&lt;br /&gt;Adakah dunia begitu mengalihkan perhatian kita hingga kita hanya&lt;br /&gt;mengingat bagaimana menyelesaikan deadline pekerjaan, hanya berkutat&lt;br /&gt;dengan target-target yang ditetapkan perusahaan. Kita lupa dengan target&lt;br /&gt;tilawah, kalah oleh penat untuk tegak di sepertiga malam, bahkan shalat&lt;br /&gt;wajib itu dikerjakan mendekati akhir. Astagfirullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tetapi kamu semua lebih mengutamakan kehidupan dunia, padahal kehidupan&lt;br /&gt;di akhirat lebih baik dan lebih kekal." (Q.S. Al-A'la:16-17)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, sebelum hari itu tiba, mari bersegera memperbaiki diri dan&lt;br /&gt;'kembali', karena sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a'lam bish-shawab&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-111460326424678290?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/111460326424678290/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=111460326424678290' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111460326424678290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111460326424678290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2005/04/ingatkah-engkau-tentang-hari-itu.html' title='Ingatkah Engkau tentang Hari Itu?'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-111398429939842530</id><published>2005-04-20T14:48:00.000+07:00</published><updated>2005-04-20T15:06:17.940+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>VOTE AZMAN FOR BEM UI!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;U/ Teman - teman UI yang lagi baca ini, nanti waktu pemilihan ketua BEM UI 2005 - 2006, pada milih Azman yach ! OK !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa Azman :&lt;br /&gt;  Saya melihat Azman memang sudah di didik menjadi seorang pemimpin, hal ini bisa dilihat dari Trak record nya :&lt;br /&gt;                Ketua BEM FT UI ( 2004 - 2005 )&lt;br /&gt;                Ketua Ikatan Mahasiswa Metalurgi &amp; MIneral ( 2003 - 2004 )&lt;br /&gt;                Ketua Osis SMU Modal Bangsa, NAD  ( 1998 - 1999 )&lt;br /&gt;                Ketua Osis SMP PT.Pupuk Iskandar Muda, Aceh Utara ( 1996 - 1997 )&lt;br /&gt;                Ketua PMR SMP Iskandar Muda ( 1996 - 1997 )&lt;br /&gt;                Dan ketua - ketua lain - lainnya .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Back Ground nya gimana?&lt;br /&gt; Azman, Seorang putra bangsa yang dilahirkan di negeri yang sedang tercabik - cabik 7 oktober 1982 di Cunda Lhokseumawe, Nanggroe Aceh Darussalam.  Azman, sekarang kuliah di Jurusan Teknik Metelurgi &amp; Mineral Angkatan 2001. Sekarang tinggal di asrama ppsdms Nurul Fikri.&lt;br /&gt; Azman, walaupun sangat aktif sekali di kegiatan kemahasiswaan, dia tetap bisa mengontrol akademiknya, Salah satu diantaranya : Tahun ini Azman menjdai Mahasiswa Berprestasi Departemen FT UI, Outstanding Student Exxonmobil Scholarship, Juara I Indonesian Student Mining Comptetion ( ISMC ) IV di ITB Bandung, dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa harus milih?&lt;br /&gt; Karena Azman memilik visi misi yang jelas.&lt;br /&gt;  VISI : BEM UI SINERGIS DAN BERKONTRIBUSI&lt;br /&gt;Masalah kepemimpinannya saya kira tidak perlu di pertanyakan kembali. Dia memang sudah bisa siap menerima amanah ( Insya 4JJI )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, Mau apa lagi ? Gak usah bingung dech. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                        PILIH AZMAN FOR BEM UI&lt;br /&gt;                     Insya 4JJI gak bakal nyesel dech.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-111398429939842530?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/111398429939842530/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=111398429939842530' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111398429939842530'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111398429939842530'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2005/04/vote-azman-for-bem-ui-u-teman-teman-ui.html' title=''/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-111347094266603020</id><published>2005-04-14T16:23:00.000+07:00</published><updated>2005-04-14T16:29:29.820+07:00</updated><title type='text'>Ketika Ajal datang menjemput ...</title><content type='html'>Perlahan, tubuhku ditutup tanah,&lt;br /&gt;perlahan, semua pergi meninggalkanku,&lt;br /&gt;masih terdengar jelas langkah langkah terakhir&lt;br /&gt;mereka aku sendirian,&lt;br /&gt;di tempat gelap yang tak pernah terbayang, sendiri,&lt;br /&gt;menunggu keputusan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istri, belahan hati, belahan jiwa pun pergi,&lt;br /&gt;Anak, yang di tubuhnya darahku mengalir, tak juga&lt;br /&gt;tinggal,&lt;br /&gt;Apatah lagi sekedar tangan kanan, kawan dekat,&lt;br /&gt;rekan bisnis, atau orang-orang lain,&lt;br /&gt;aku bukan siapa-siapa lagi bagi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istriku menangis, sangat pedih, aku pun demikian,&lt;br /&gt;Anakku menangis, tak kalah sedih, dan aku juga,&lt;br /&gt;Tangan kananku menghibur mereka, kawan dekatku&lt;br /&gt;berkirim bunga dan ucapan,&lt;br /&gt;tetapi aku tetap sendiri, disini,&lt;br /&gt;menunggu perhitungan ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyesal sudah tak mungkin,&lt;br /&gt;Tobat tak lagi dianggap,&lt;br /&gt;dan ma'af pun tak bakal didengar,&lt;br /&gt;aku benar-benar harus sendiri...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhanku, (entah dari mana kekuatan itu datang,&lt;br /&gt;setelah sekian lama aku tak lagi dekat&lt;br /&gt;dengan-Nya), jika kau beri aku satu lagi&lt;br /&gt;kesempatan, jika kau pinjamkan lagi beberapa hari&lt;br /&gt;milik-Mu,beberapa hari saja...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku harus berkeliling, memohon ma'af pada mereka,&lt;br /&gt;yang selama ini telah merasakan zalimku,&lt;br /&gt;yang selama ini sengsara karena aku, yang&lt;br /&gt;tertindas dalam kuasaku. yang selama ini telah aku&lt;br /&gt;sakiti hati nya, yang selama ini telah aku&lt;br /&gt;bohongi. Aku harus kembalikan, semua harta kotor ini,&lt;br /&gt;yang kukumpulkan dengan wajah gembira, yang&lt;br /&gt;kukuras dari sumber yang tak jelas, yang kumakan,&lt;br /&gt;bahkan yang kutelan. Aku harus tuntaskan janji&lt;br /&gt;janji palsu yg sering kuumbar dulu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Tuhan,&lt;br /&gt;beri lagi aku beberapa hari milik-Mu,&lt;br /&gt;untuk berbakti kepada ayah dan ibu tercinta,&lt;br /&gt;teringat kata kata kasar dan keras yg menyakitkan&lt;br /&gt;hati mereka,&lt;br /&gt;maafkan aku ayah dan ibu, mengapa tak kusadari&lt;br /&gt;betapa besar kasih sayang mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beri juga aku waktu,&lt;br /&gt;untuk berkumpul dengan istri dan anakku,&lt;br /&gt;untuk sungguh sungguh beramal soleh,&lt;br /&gt;Aku sungguh ingin bersujud dihadap-Mu,&lt;br /&gt;bersama mereka...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;begitu sesal diri ini&lt;br /&gt;karena hari hari telah berlalu tanpa makna&lt;br /&gt;penuh kesia-siaan&lt;br /&gt;kesenangan yg pernah kuraih dulu, tak ada artinya&lt;br /&gt;sama sekali mengapa ku sia sia saja, waktu hidup&lt;br /&gt;yg hanya sekali itu andai ku bisa putar ulang&lt;br /&gt;waktu itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku dimakamkan hari ini, dan semua menjadi tak&lt;br /&gt;terma'afkan, dan semua menjadi terlambat,&lt;br /&gt;dan aku harus sendiri, untuk waktu yang tak&lt;br /&gt;terbayangkan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;http://muslimahberjilbab.blogspot.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-111347094266603020?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/111347094266603020/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=111347094266603020' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111347094266603020'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111347094266603020'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2005/04/ketika-ajal-datang-menjemput.html' title='Ketika Ajal datang menjemput ...'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-111295894102445843</id><published>2005-04-08T18:13:00.000+07:00</published><updated>2005-04-13T09:50:43.790+07:00</updated><title type='text'>Adilkah 4JJI itu ?</title><content type='html'>Seperti biasanya aku selalu menghela nafas panjang apabila dosen memberiku tugas. Bagaimana tidak, tugas yang satu belum aku kerjakan, tugas yang lain terus saja berdatangan bagaikan air yang mengalir dari sebuah mata air. Begitu banyak waktu yang aku korbankan untuk mengerjakan tugas yang aku terima, tapi hasilnya…sangat jauh dari yang aku harapkan. Padahal setiap harinya aku selalu mengikuti kuliah dengan rajin, bahkan aku selalu datang lebih awal agar aku bisa duduk di bangku terdepan.Yang sangat saya herankan, sebagian besar teman-teman di kelasku tidak merasakan hal yang aku rasakan ini. Mereka tetap saja bisa menikmati hari-hari mereka, tetap saja bisa tertawa riang meskipun banyak tugas yang “membelenggu” mereka. Bahkan ada diantara mereka yang jarang mengikuti kuliah, tetapi bisa mendapatkan nilai yang jauh lebih baik dariku. Doa selalu aku panjatkan kepada-NYA. Ibadah sunah juga selalu aku lakukan untuk mendekatkan diriku dari nikmat-NYA, tapi sepertinya aku belum mendapatkan apa-apa. Apa artinya semua ini ? Tidakkah ALLAH melihat jerih payahku….tidakkah ALLAH mendengar doa-doa ku…tidakkah ALLAH menyayangiku…..tidakkah ALLAH berlaku adil padaku….&lt;br /&gt; Hari-hari yang seperti ini yang tiap kali aku jalankan. Rasa bosan, marah, dan sedih yang tiap hari aku rasakan. Bahkan sempat terpikir olehku untuk “menyerah”saja, karena aku berpikir bahwa segala sesuatu  aku kerjakan hanyalah sia-sia belaka dan sama sekali tidak menghasilkan apa-apa. Semua itulah yang selalu aku pikirkan dahulu. **&lt;br /&gt; Aku ingat hari itu, hari jumat  setelah kuliah pagi berakhir, aku melihat salah satu temanku sedang duduk sendiri dengan wajah yang sangat sedih. Nama temanku itu adalah Danar. Dia adalah salah satu murid terpandai di kelas. Dia selalu mendapat nilai yang tinggi untuk setiap tugas dan ujiannya. Rasa heran dan penasaran timbul di benakku. Apakah Danar mengalami masalah seperti yang aku hadapi ? Tapi rasanya hal itu tidak mungkin, karena aku sangat tau mengenai nilai-nilainya. Rasa penasaran di benakku tidak bisa aku tahan lagi, akhirnya aku memutuskan untuk menanyakan langsung kepadanya, masalah apa yang sedang dia hadapi. Dengan nada pelan aku bertanya kepadanya, “ Dari tadi aku perhatikan, sepertinya kau sedang ada masalah ya Nar ? Apa boleh aku tau, mungkin saja aku bisa membantumu.” Segera saja Danar menjawab “ Ah tidak ada apa-apa kok !” kemudian aku sedikit mendesaknya, “ Ayolah Nar, aku tau kau sedang ada masalah, mungkin akan terasa lebih  ringan apabila kau mau menceritakannya padaku.” “ Baiklah aku akan cerita.” Jawab Danar.&lt;br /&gt; Dengan suara yang sangat sedih Danar mulai menceritakan masalahnya. Danar bercerita bahwa kemarin dia baru saja mendapat surat dari keluarganya yang berada di kampung. Melalui surat itu Danar diberitahu bahwa bapaknya sekarang sedang sakit keras dan harus segera dirawat di rumah sakit. Keluarga Danar bisa dibilang keluarga yang kurang mampu, orang tuanya bekerja sebagai buruh tani yang menggarap sawah orang. Penghasilannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Namun dengan usaha yang sangat keras, akhirnya orangtua Danar bisa menyekolahkan Danar hingga tingkat universitas. Dalam surat itu diberitahukan juga bahwa Danar harus segera pulang ke kampong dan berhenti dari kuliahnya. Alasannya adalah tidak ada lagi uang untuk membiayai kuliah dan biaya hidup Danar di sini. Uang yang tersisa akan digunakan untuk biaya pengobatan bapaknya yang sedang sakit. Sambil sesekali menyeka air mata di pipinya, Danar juga menceritakan bahwa dia sudah memutuskan untuk berhenti dari kuliahnya dan akan pulang ke kampungnya untuk membantu keluarganya disana. Aku hanya bisa diam saja mendengar cerita Danar. Sedikitpun aku tak mampu untuk berkata-kata atau memberikan nasehat untuk Danar. Baru kali ini aku mendengar cerita yang sangat menyedihkan. Hatiku merasa iba dan kasihan kepada Danar. Danar yang begitu pintar, Danar yang begitu unggul, ternyata harus berhenti dari kuliahnya dan terpaksa melepas semua impiannya karena masalah biaya. Tapi sejujurnya….jauh di lubuk hatiku aku sangat bersyukur karena aku dilahirkan di keluarga yang berkecukupan, hingga aku tidak perlu menghadapi masalah seperti yang Danar hadapi. &lt;br /&gt; Dari kejauhan rupanya sudah terdengar suara Adzan shalat jumat. Dengan suara yang sangat pelan, aku mengajak Danar untuk segera mengambil air wudlu dan segera berangkat ke masjid untuk melaksanakan shalat jumat. **   &lt;br /&gt; Sehabis aku melaksanakan shalat jumat, masih di hari yang sama, aku kembali ke kampus untuk mengikuti kuliah siang. Dalam perjalanan menuju kampus, aku bertemu dengan teman SMA ku dulu yang kuliah di fakultas lain, Deri namanya. Deri ini adalah teman sekelas ku semenjak aku duduk di kelas satu SMA sampai kami berdua lulus. Deri adalah anak yang cerdas. Pernah beberapa kali dia meraih rangking pertama di kelas dan menjuarai beberapa lomba cerdas cermat. Orang tua Deri adalah orang yang kaya raya. Segala kebutuhan Deri selalu dapat dipenuhi bahkan bisa dibilang berlebih.&lt;br /&gt; Ada sesuatu yag berbeda dari Deri saat itu. Wajah Deri terlihat sangat pucat dan badannya pun keliatan sangat lemah seperti orang yang tidak makan berhari-hari. Tanpa rasa ragu-ragu aku langsung bertanya kepadanya, mengapa dia terlihat sangat lemah. “ Deri, apa kamu sedang sakit, wajahmu terlihat sangat pucat ?” Tanya ku kepadanya. Dengan nada bicara yang lemah dia menjawab,” Iya, penyakit maag ku sepertinya kambuh. Perutku terasa sangat sakit sekali.” “ Apa ada yag bisa aku lakukan unutkmu ?” Tanyaku kepadanya. “ Ah tidak usah terima kasih, aku sudah meminum obat…sebentar lagi juga sakitnya hilang. Aku sudah terbiasa seperti ini..” Jawab Deri kemudian. Lalu kemudian kami pun berpisah untuk menuju fakultas kami masing-masing.&lt;br /&gt; Sungguh sangat disayang kan sekali…walaupun mempunyai otak yang cerdas, orang tua yang kaya raya, tetapi Deri mempunyai penyakit yang sangat membuatnya merintih kesakitan saat penyakit itu kambuh. Aku bersyukur sekali karena aku tidak harus mengalami penderitaan penyakit seperti yang deri alami.**&lt;br /&gt; Astagfirullah…. Akhirnya aku mengerti akan takdir ALLAH. Masalah yang dialami Danar, penderitaan penyakit yang diderita Deri, semuanya telah membuka mata hatiku. Selama ini aku berfikir kalau ALLAH telah berlaku sangat tidak adil padaku, tapi kenyataannya tidaklah begitu. ALLAH sangat menyayangiku, ALLAH sangat memanjakanku, ALLAH telah berlaku adil kepadaku dan berlaku adil pada semua orang. Selama ini aku hanya melihat keatas saja, selama ini aku hanya iri melihat teman-temanku yang lebih berhasil daripadaku. Ternyata dibalik semua itu…semua orang mempunyai masalahnya sendiri-sendiri. Sungguh sangat egoisnya aku ini, sungguh sangat kufurnya diriku ini. ALLAH memberi keluargaku rizki hingga aku bisa berkuliah, ALLAH memberiku rizki hingga aku hidup dalam keadaaan yang sehat., tapi apa yang aku lakukan ….bukannya bersyukur aku malah meragukan-MU wahai Tuhanku. Terima kasih KAU telah mengingatkanku, terima kasih KAU masih mau membukakan pintu hatiku sebelum KAU memanggilku.**&lt;br /&gt; Alhamdullillah hatiku kini telah terbuka. Sekarang aku mengerti bahwa ALLAH telah menetukan takdir dari tiap hamba-hamba-NYA. Kita manusia hanya bisa berusaha dengan sekuat tenaga disertai  dengan hati yang ikhlas…sisanya biar ALLAH lah yang menentukan semuanya, karena hanya DIA lah yang maha tau apa yang terbaik bagi hamba-hamba-NYA. Boleh jadi hal itu tidaklah kita sukai atau malah kita benci. Tapi yakinlah bahwa ALLAH tidak akan menyengsarakan pengikut-NYA. ALLAH hanya akan memberi kita ujian sesuai dengan kemampuan kita. Semakin tinggi kita memanjat pohon, maka makin kencang pulalah angin yang akan menerpa kita, sama halnya dengan ujian ALLAH, semakin tinggi kualitas iman kita, maka makin beratlah ujin yang akan kita terima sebagai tanda cinta dari-NYA. Satu hal yang harus kita pahami bahwa adil tidaklah harus sama rata, ALLAH lah yang berkuasa untuk menentukan semuanya.**&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-111295894102445843?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/111295894102445843/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=111295894102445843' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111295894102445843'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111295894102445843'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2005/04/adilkah-4jji-itu.html' title='Adilkah 4JJI itu ?'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-111293214773515834</id><published>2005-04-08T10:15:00.000+07:00</published><updated>2005-04-08T11:02:39.030+07:00</updated><title type='text'>My Diary today</title><content type='html'>Ya Alloh, Engkau maha Besar...&lt;br /&gt;Mungkin karena setumpuknya dosa yang telah ku timbun, Engkau memberikan peringatan kepada ku melalui sakit ku ini, terima kasih ya 4JJI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya,itulah awalan hari ku, multi desease masuk ke tubuh, mulai dari demam, dehidrasi, pilek , dan batuk - batuk. Aduh...,padahal PR masih ada yang belum dikerjain lagi, gimana yach...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh my Godness, PR yang aku kerjain salah nomor lagi, wa..... gimana neh...&lt;br /&gt;Tahu dech, mudah - mudahan dosennya gak begitu strick bgt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Help God!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-111293214773515834?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/111293214773515834/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=111293214773515834' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111293214773515834'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111293214773515834'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2005/04/my-diary-today_08.html' title='My Diary today'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-111286159197444429</id><published>2005-04-07T15:01:00.000+07:00</published><updated>2005-04-07T15:13:24.736+07:00</updated><title type='text'>CHARITY FOR ACEH</title><content type='html'>CHARITY 4 ACEH adalah sebuah konser amal untuk membantu pembangunan kembali bumi Aceh pasca gempa bumi dan gelombang Tsunami. Dilaksanakan Insya Allah 21 Mei 2005 di Balairung UI. &lt;br /&gt;Semua keuntungan dari acara ini akan disumbangkan untuk membangun kembali propinsi Aceh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon Do'a dan bantuannya yach!&lt;br /&gt;Bagi yang ingin bekontribusi, silahkan bergabung dengan kami di kepanitiaan CHARITY, kalian bisa dateng langsung ke Sekretariat BEM UI Gd.Pusgiwa Lt.2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CP :&lt;br /&gt; - Reka (0856 790 7717)&lt;br /&gt; - Leli (0856 705 1607)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-111286159197444429?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/111286159197444429/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=111286159197444429' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111286159197444429'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111286159197444429'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2005/04/charity-for-aceh.html' title='CHARITY FOR ACEH'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-111284849025377652</id><published>2005-04-07T11:26:00.001+07:00</published><updated>2005-04-07T14:40:06.526+07:00</updated><title type='text'>Teman satu Angkatan</title><content type='html'>&lt;img src="http://www.members.lycos.co.uk/yudiariawan/DCP_5093.JPG" width="400" height="300"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.members.lycos.co.uk/yudiariawan/DCP_4655.JPG" width="400" height="300"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.members.lycos.co.uk/yudiariawan/DCP_4508.JPG" width="400" height="300"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah, kangen neh teman - teman satu angkatan sdudah gak ngumpul lagi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-111284849025377652?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/111284849025377652/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=111284849025377652' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111284849025377652'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111284849025377652'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2005/04/teman-satu-angkatan.html' title='Teman satu Angkatan'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-111284680269374023</id><published>2005-04-07T11:04:00.000+07:00</published><updated>2005-04-07T14:30:16.466+07:00</updated><title type='text'>BAHAYA ...... Mohon Do'anya!</title><content type='html'>10 April 2005 Al-Aqsa akan di serang oleh Anjing Zionis Yahudi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.members.lycos.co.uk/yudiariawan/mosques.jpeg" width="450" height="260"&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadi (6/04/05) teman saya ikut Training Palestina yang diadain oleh Kastrat&lt;br /&gt; SALAM UI, dan semua pembicara (termasuk yang dari Palestina) bilang&lt;br /&gt; bahwa :&lt;br /&gt;      PADA TANGGAL 10 APRIL 2005, 10.000 EKSTRIMIS YAHUDI BAKAL&lt;br /&gt;             MENYERBU DAN MENGHANCURKAN MASJIDIL AQSHO&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; saudara2 semua, permusuhan Yahudi terhadap umat Islam memang tiada&lt;br /&gt; kenal henti, kecuali hari kiamat telah menjelang...&lt;br /&gt; dan memang usaha2 kaum yang di laknat Allah SWT itu untuk menghancurkan&lt;br /&gt; bangunan suci itu sudah sedari dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; cara pertama yang digunakan adalah, Israel menggali terowongan di bawah&lt;br /&gt; komplek masjid  al-aqsho sejak tahun 1968 dengan alasan penelitian,&lt;br /&gt; padahal yang mereka inginkan adalah runtuhnya bangunan al-aqsho jika&lt;br /&gt; terjadi gempa bumi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; cara kedua adalah dengan pembakaran, cara ini pernah digunakan pada&lt;br /&gt; tahun 1969 oleh seorang Yahudi asal Australia bernama Danis Dohan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; cara ketiga adalah dengan pengeboman menggunakan pesawat tanpa awak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; sodara2 semua, sungguh gerak maju Yahudi telah membuat dinding yang&lt;br /&gt; menutup pandangan kita akan kejadian2 di dunia ini. dan dampaknya,&lt;br /&gt; kepedulian kita akan permasalahan al-aqsho benar-benar ringkih...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; sodara2, permasalahan ini bukan hanya permasalahan bangsa Palestina&lt;br /&gt; saja, tapi ini adalah permasalahan ummat Islam dimanapun ia berada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; minimal lantunkanlah do'a-do'a keselamatan bagi saudara2 kita disana...&lt;br /&gt; ayolah, mereka menunggu kita....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Wassalamu'alaykum wr. wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; "Dan sesungguhnya mereka telah membuat makar yang besar padahal di&lt;br /&gt; sisi Allah-lah (balasan) makar mereka itu. Dan sesungguhnya makar&lt;br /&gt; mereka itu (amat besar) sehingga gunung-gunung dapat lenyap karenanya"&lt;br /&gt; (Q.S. Ibrahim : 46)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-111284680269374023?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/111284680269374023/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=111284680269374023' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111284680269374023'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111284680269374023'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2005/04/bahaya-mohon-doanya.html' title='BAHAYA ...... Mohon Do&apos;anya!'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-111278655025125378</id><published>2005-04-06T18:16:00.000+07:00</published><updated>2005-04-06T18:22:56.843+07:00</updated><title type='text'>Tausyiah hari ini</title><content type='html'>Berubah atau diRubah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua yang ada dimuka bumi ini selalu bergerak dan pergerakan itu menunjukkan indikasi adanya perubahan. Hanya orang-orang yang mau berubah, mereka tidak akan dirubah oleh keadaan zaman, yaitu ditelan zaman. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kita adalah pemimpin, yaitu kita diciptakan oleh Allah swt sebagai pemimpin dunia, maka kepemimpinan kita akan dimintai pertanggungjawaban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar kepemimpinan kita bertanggungjawab secara produktif, maka perubahan dan perubahan, itulah yang akan mampu menjawab segala perubahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau seorang mahasiswa misalnya, yang hanya membanggakan jurusan dimana mereka kuliah, karena kebetulan jurusan prospektif, maka itupun tidak menjamin dirinya akan kompetitif. Sebab masih diperlukan lompatan-lompatan perubahan, misalnya memahami hadist serahkan segala sesuatu sesuai dengan ahlinya tidak diterjemahkan dengan serahkan segala sesuatu sesuai dengan jurusannya. Sebab ahlinya tidak selamanya identik dengan jurusannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga dalam kepemimpinan kehidupan kita, apapun aktivitas yang sekarang kita pegang, kalau tidak menyiapkan agenda lompatan perubahan dalam setiap gerak kehidupan, maka cepat atau lambat akan dirubah oleh keadaan, yaitu ditelan perubahan itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak modal yang bisa digunakan untuk berubah, namun ada satu hal yang sangat penting yaitu “sence of power” untuk mau berubah. Dan sense of power ini harus terus diberi vitamin-vitamin agar tidak menjadi layu sebelum perubahan itu terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak harus rumit-rumit “sense of power” untuk perubahan itu, yang sederhana saja, asal menyentuh pondasi perubahan. Kalau Singapura, diawali dengan bersih, bebas korup, dan penduduknya tidak boleh berambut gondrong. Sedangkan pegadaian oleh Bapak Sjamsir Kadir, kantor-kantor cabang semuanya di cat dengan warna yang menyegarkan, istri ibu pimpinan kalau mendampingi suaminya rapat kerja ke salon dulu agar lebih membuat suami dan dirinya percaya diri dengan penampilannya, kemudian membuat motto mengatasi masalah tanpa masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;teman - teman,&lt;br /&gt;Setiap kita berhak untuk berubah, tapi perubahan itu juga punya hak untuk merubah dan menelan orang-orang yang tidak mau berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berani hadapi tantangan perubahan? Bagaimana pendapat sahabat!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-111278655025125378?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/111278655025125378/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=111278655025125378' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111278655025125378'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111278655025125378'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2005/04/tausyiah-hari-ini.html' title='Tausyiah hari ini'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-111278612259987902</id><published>2005-04-06T18:14:00.000+07:00</published><updated>2005-04-06T18:15:49.763+07:00</updated><title type='text'>Untuk Saudari Ku</title><content type='html'>Apa yang Menghalangimu Belum Berjilbab?  &lt;br /&gt;Oleh Hj. Dewi Setiani  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saudariku yang baik, hijab adalah pakaian wanita muslim yang menutup bagian kepala sampai dengan kaki (termasuk didalamnya jilbab/kerudung dan pakaian yang longgar tidak memperlihatkan lekuk tubuh). Bagi orang awam, masalah hijab mungkin dianggap masalah sederhana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal sesungguhnya, ia adalah masalah besar. Karena ia adalah perintah Allah SWT yang tentu didalamnya mengandung hikmah yang banyak dan sangat besar. Ketika Allah SWT memerintahkan kita suatu perintah, Dia Maha Mengetahui bahwa perintah itu adalah untuk kebaikan kita dan salah satu sebab tercapainya kebahagiaan, kemuliaan dan keagungan wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti firman Allah SWT: "Hai Nabi, katakan kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin untuk mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka, yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu”.(QS. Al Ahzab:59)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam pernah bersabda: "Akan ada di akhir umatku kaum lelaki yang menunggang pelana seperti layaknya kaum lelaki, mereka turun di depan pintu masjid, wanita-wanita mereka berpakaian (tetapi) telanjang, diatas kepala mereka (terdapat suatu) seperti punuk onta yg lemah gemulai. Laknatlah mereka! Sesunggunya mereka adalah wanita -wanita terlaknat."(Diriwayatkan oleh Imam Ahmad(2/33)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabda Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam juga pernah bersabda: “Dua kelompok termasuk penghuni Neraka, Aku (sendiri) belum pernah melihat mereka, yaitu seperti orang yg membawa cemeti seperti ekor sapi, dengannya mereka mencambuki manusia dan para wanita yg berpakaian (tetapi ) telanjang, bergoyang berlenggak lenggok, kepala mereka (ada suatu) seperti punuk unta yg bergoyang goyang. Mereka tentu tidak akan masuk Surga, bahkan tidak mendapat baunya. Dan sesungguhnya bau Surga itu tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian."(HR. Muslim, hadits no. 2128).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimasa kini banyak alasan atau sebab yang sering dijadikan alasan mengapa para wanita enggan untuk berhijab, diantaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Belum mantap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila ukhti/saudari berdalih dengan syubhat ini hendaknya bisa membedakan antara dua hal. Yakni antara perintah Tuhan dengan perintah manusia. Selagi masih dalam perintah manusia, maka seseorang tidak bisa dipaksa untuk menerimanya. Tapi bila peritah itu dari Allah SWT tidak ada alasan bagi manusia untuk mengatakan saya belum mantap, karena bisa menyeret manusia pada bahaya besar yaitu keluar dari agama Allah SWT sebab dengan begitu ia tidak percaya dan meragukan kebenaran perintah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT berfirman Allah: "Dan tidak patut bagi lelaki mukmin dan wanita mukminah, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan yang lain tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah SWT dan Rasul-Nya maka sesungguhnya dia telah sesat, sesat yang nyata.” (QS. Al-Ahzab: 36)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Iman itu letaknya di hati bukan dalam penampilan luar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ukhti/saudari yang belum berhijab berusaha menafsirkan hadist, tetapi tidak sesuai dengan yang dimaksudkan, seperti sabda Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasalam: “Sesungguhnya Allah SWT tidak melihat pada bentuk-bentuk (lahiriah) dan harta kekayaanmu tapi Dia melihat pada hati dan amalmu sekalian.”(HR. Muslim, Hadist no. 2564 dari Abu Hurairah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampaknya mereka menggugurkan makna sebenarnya yang dibelokkan pada kebathilan. Memang benar Iman itu letaknya dihati tapi Iman itu tidak sempurna bila dalam hati saja. Iman dalam hati semata tidak cukup menyelamatkan diri dari Neraka dan mendapat Surga. Karena definisi Iman Menurut jumhur ulama Ahlus Sunnah wal Jama'ah: "keyakinan dalam hati, pengucapan dengan lisan, dan pelaksanaan dengan anggota badan". Dan juga tercantum dalam Al-Quran setiap kali disebut kata Iman, selalu disertai dengan amal, seperti: "Orang yg beriman dan beramal shalih....". Karena amal selalu beriringan dengan iman, keduanya tidak dapat dipisah-pisahkan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-111278612259987902?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/111278612259987902/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=111278612259987902' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111278612259987902'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111278612259987902'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2005/04/untuk-saudari-ku.html' title='Untuk Saudari Ku'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-111278567914214026</id><published>2005-04-06T18:05:00.000+07:00</published><updated>2005-04-06T18:12:20.756+07:00</updated><title type='text'>Diary hari ini</title><content type='html'>Wah hari ini sibuk sama kuliah euy.Tapi sayang,gak ada yang negrti,padahal minggu depan bakal ujian semuanya,waduh pusing dech.Gotu dulu dech, soalnya udah mau magrib, mau solat dulu.&lt;br /&gt;Bye...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-111278567914214026?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/111278567914214026/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=111278567914214026' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111278567914214026'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111278567914214026'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2005/04/diary-hari-ini.html' title='Diary hari ini'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-111275750006126528</id><published>2005-04-06T10:16:00.000+07:00</published><updated>2005-04-06T10:18:43.003+07:00</updated><title type='text'>Santapan Pagi Hari</title><content type='html'>JANGAN TUJUAN UTAMA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw bersabda: “ Seseorang yang ketika waktu pagi menjadikan dunia sebagai tujuan terbesarnya, maka ia tidak akan mempunyai kedudukan apapun disisi Allah swt. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah swt, juga akan memberikan empat hal dalam hatinya.&lt;br /&gt;Pertama, kesedihan yang tidak pernah berakhir&lt;br /&gt;Kedua, kesibukkan yang tidak pernah ada waktu luang&lt;br /&gt;Ketiga, kefakiran yang tidak pernah mencapai kekayaannya&lt;br /&gt;Keempat, angan-angan yang tidak pernah mencapai tujuannya.&lt;br /&gt;Hadist ini diriwayatkan oleh Thabrani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman-temanku, sekarang sudah zaman teknologi. Beli hand phone, sudah seperti beli kacang goreng. Sehingga, hampir semua orang punya hand phone.&lt;br /&gt;Mungkin kita juga termasuk orang-orang yang punya hand phone.Dan itu, alhamdulillah.&lt;br /&gt;Namun Teman-temanku, secara jujur kita sering ketika waktu sholat berjamaah maupun sendiri masih sering terdengar suara hand phone berbunyi dan ini menganggu kekhusukan diri dan orang lain. &lt;br /&gt;Bahkan kita masih sering melihat atau mengalami sendiri, ketika Jumat, banyak disana sini terdengar hand phone berbunyi.&lt;br /&gt;Mungkin inilah salah satu, kesibukan kita yang tidak pernah ada waktu luang. Sehingga disaat ibadah sholatpun, hand phone tidak dimatikan atau dinonderingkan.&lt;br /&gt;Teman-temanku, berani hadapi tantangan untuk  tidak merasa sibuk sehingga punya waktu luang untuk mematikan hand phone. Bagaimana pendapat anda !!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-111275750006126528?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/111275750006126528/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=111275750006126528' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111275750006126528'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111275750006126528'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2005/04/santapan-pagi-hari.html' title='Santapan Pagi Hari'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-111268912749950245</id><published>2005-04-05T15:15:00.000+07:00</published><updated>2005-04-05T15:19:13.266+07:00</updated><title type='text'>Jadwal Pemira IKM UI</title><content type='html'>JADWAL PEMIRA IKM UI &lt;br /&gt;(pemilihan raya ka.BEM &amp; anggota MPM UI)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. GRAND OPENING : 20-21 APRIL 2005&lt;br /&gt;2. KAMPANYE : 25APRIL-6 MEI 2005&lt;br /&gt;3. SEMINAR : 9-12 MEI 2005&lt;br /&gt;4. DEBAT KANDIDAT : 13 MEI 2005&lt;br /&gt;5. PENCOBLOSAN : 16-20 MEI&lt;br /&gt;6. PERHITUNGAN SUARA : 20-21MEI 2005&lt;br /&gt;7. SOSIALISASI HASIL : 23MEI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INI BUKTI BAHWA MAHASISWA MASIH EKSIS &lt;br /&gt;DALAM PERGERAKAN UNTUK PERUBAHAN &lt;br /&gt;BANGSA INDONESIA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TTD &lt;br /&gt;PANITIA PEMIRA IKM UI&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-111268912749950245?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/111268912749950245/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=111268912749950245' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111268912749950245'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111268912749950245'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2005/04/jadwal-pemira-ikm-ui.html' title='Jadwal Pemira IKM UI'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-111268841876869470</id><published>2005-04-05T15:03:00.000+07:00</published><updated>2005-04-05T15:11:35.440+07:00</updated><title type='text'>My Diary today</title><content type='html'>Woahh..Ngantug euy.Semalem gak tidur karena habis belajar buat UTS tadi pagi. Eh UTSnya astagfirulloh susahnya. Cuma 5 soal dan 100 menit, tapi susah teing.Aduh...Ujian pertama kayanya jelek dech. Duh, hancur dech... gak bisa Cumlaude lagi dech. Ampuuuunn....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-111268841876869470?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/111268841876869470/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=111268841876869470' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111268841876869470'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111268841876869470'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2005/04/my-diary-today.html' title='My Diary today'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-111268233661261148</id><published>2005-04-05T13:15:00.000+07:00</published><updated>2005-04-05T13:27:04.813+07:00</updated><title type='text'>Tausiah hari ini</title><content type='html'>KOTOPO&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KOTOPO adalah singkatan dari Kritis Optimal, Tobat Optimal, dan Produktif Optimal. Hal ini seperti terjadi pada pertempuran Hudaibiyah, saat itu kaum muslimin berazam mengunjungi Rumah Allah swt dengan penuh kerinduan. &lt;br /&gt;Ditengah perjalanan, kafilah Rasulullah SAW dihadang oleh kaum kafir musyrik. Kemudian, Rasulullah saw membuat perjanjian dengan mereka. &lt;br /&gt;Dengan demikian, batallah niat ziarah ke Ka'bah, tindakan Rasulullah saw ini menimbulkan protes dan kekecewaan di kalangan para sahabat.&lt;br /&gt;Salah satu yang protes keras adalah Umar bin Khatab ra, beliau menemui Rasulullah saw, '' Ya Rasulullah, bukankah kita berada di pihak yang benar sedangkan musuh kita berada di pihak yang salah?'' Rasulullah saw menjawab, ''Betul Umar.'' &lt;br /&gt;Kata Umar, ''Mengapa engkau biarkan mereka seenaknya menghina dan meremehkan agama kita?'' Rasulullah SAW menjawab, ''Sesungguhnya aku adalah Rasulullah.” Aku tidak berani durhaka kepada Allah. Dan Dialah penolongku.'' &lt;br /&gt;Kemudian Umar protes lagi, ''Tetapi, bukankah engkau telah mengatakan kepada kami bahwa kita akan mengunjungi Kakbah untuk thawaf?'' &lt;br /&gt;Lalu Rasulullah SAW bersabda, ''Betul, tapi perlu aku katakan kepadamu bahwa hal itu akan kita tunaikan tahun depan saja.&lt;br /&gt;Umar protes lagi, ''Tidak.'' Rasulullah saw kembali bersabda, ''Percayalah, kita akan mengunjungi Baitullah dan berthawaf di sana.'' &lt;br /&gt;Merasa tidak mendapat jawaban yang memuaskan, Umar menemui Abu Bakar. Namun ketika bertanya kepada Abu Bakar, Umar mendapatkan jawaban sama sebagaimana jawaban Rasulullah. (HR. Bukhari Muslim).&lt;br /&gt;Setelah peristiwa itu, Umar merasa berdosa besar walaupun Rasulullah SAW telah memaafkannya. Yang menarik Teman-temanku, untuk menghapus dosanya itu, Umar  kemudian banyak beramal saleh. &lt;br /&gt;Umar pernah curhat sendiri kepada Abu Ishak, ''Setelah peristiwa itu, aku berpuasa, bersedekah, shalat, membebaskan budak, dan berbuat kebajikan apa saja yang dapat aku lakukan.'' &lt;br /&gt;Teman-temanku, peristiwa tadi memberi pelajaran berharga bahwa sekecil apa pun dosa yang dilakukan para sahabat terdahulu selalu disusul dengan penyesalan, taubat dan amal produktif. &lt;br /&gt;Padahal bisa jadi, apa yang dilakukan Umar bukanlah perbuatan dosa dan kemaksiatan, namun indikator kegeniusan untuk menyelesaikan permasalahan karena merasa direndahkan oleh orang kafir yang menghambat perjalanannya. &lt;br /&gt;Pertanyaannya adalah apakah kita punya keberanian untuk mengoptimalkan kegeniusan sehingga punya kekritisan dan kemudian bertobat, sebab takut melakukan kesalahan?.&lt;br /&gt;Jangan-jangan, “kita sudah tidak kritis,  tidak bertobat dan tidak melakukan amal produktif. &lt;br /&gt;Teman-temanku , siapa berani hidup KOTOPO (Kritis Optimal, Tobat Optimal, dan Produktif Optimal)? Berani hadapi tantangan !!! Bagaimana pendapat anda? (Hwk)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-111268233661261148?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/111268233661261148/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=111268233661261148' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111268233661261148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111268233661261148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2005/04/tausiah-hari-ini.html' title='Tausiah hari ini'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11935720.post-111268142348716262</id><published>2005-04-05T13:08:00.000+07:00</published><updated>2005-04-05T13:10:23.486+07:00</updated><title type='text'>WELLCOME</title><content type='html'>Wellcome to my Blog! I'm so happy now, because you just open my blogger. Btw, i'ms sorry my english is bad. But, yach enoy - enjoy lah yach!&lt;br /&gt;Bye...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;~Aku ini hanya hanya manusia yang sedang mencari jalan keluar di tengah hutan yang luas&amp; rimba ini&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11935720-111268142348716262?l=yudi-ariawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/feeds/111268142348716262/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11935720&amp;postID=111268142348716262' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111268142348716262'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11935720/posts/default/111268142348716262'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yudi-ariawan.blogspot.com/2005/04/wellcome.html' title='WELLCOME'/><author><name>yudiariawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04154740267374723283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://photos.friendster.com/photos/18/69/4609681/16553438938341l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
